I Can’t Live Without You Part 10(B) End

Main cast :

  • Sooyoung SNSD
  • Kyuhyun Suju
  • Siwon Suju
  • Changmin DBSK

Other cast :

  • All member SNSD
  • All member Suju
  • All member DBSK

Sooyoung POV

“Ah segarnya!!”

Aku baru saja pulang dari pemotretan yang baru saja kulakukan, setelah sampai di dorm aku langsung mandi membersihkan diriku.

“Soo.. kau sudah memikirkan jawaban untuk Changmin dan Siwon Oppa?” Jessica yang sedang duduk di depan meja rias bertanya padaku.

“Untuk Siwon Oppa sudah, tapi untuk Changmin Oppa aku masih belum tau Sica!!” ucapku.

“Kau sudah mengatakan pada Siwon Oppa?” tanya Jessica lagi.

Aku menggelengkan kepalaku menjawab pertanyaan Jessica

“Kenapa untuk Changmin Oppa belum? Kau harus secepatnya memikirkan itu dan memberitahu Changmin Oppa, jangan terlalu lama mebuatnya menunggu jika itu jawaban yang nanti akan membuatnya kecewa!” Jessica berbalik ke arahku dan menatapku.

“Aku tidak tau harus menjawab apa Sica, Changmin Oppa terlalu baik padaku aku tidak tega padanya!” ucapku lemah.

Jessica berjalan mendekat ke arahku dan sekarang ia telah duduk di hadapanku.

“Youngie..  sekarang aku mau bertanya padamu, bagaimana perasaanmu pada Changmin Oppa?” Jessica bertanya padaku.

“Kan, aku sudah memberitahumu berulang kali kalau aku hanya menganggapnya sahabat sekaligus Oppaku!” jawabku.

“Kalau begitu kau tidak menyukainya kan?” tanyanya lagi.

“Tentu saja.. kau ini aneh sekali” jawabku.

“Nah, kalau begitu kan sudah jelas.. kau tidak menyukai Changmin Oppa.! Kau menunggu apalagi, kau harus segera memberikan jawaban pada Changmin Oppa” ucapnya.

“Tapi, Sica aku tidak tega untuk mengatakan itu pada Changmin Oppa.. bagaimana jika nanti dia merasa sedih?” jawabku pada Sica.

“Mau sampai kapan kau membiarkan Changmin Oppa menunggu?” tanya Jessica.

“Bagaimana jika aku menerimanya saja Sica?” tanyaku meminta pendapat Jessica.

“Lalu kau akan pura-pura untuk mencintainya begitu?” tanya Jessica dengan menatapku tajam.

“Aku akan mencoba untuk mencintainya Sica..!!” jawabku.

“Apa kau yakin, kau akan bisa mencintainya?” tanya Jessica lagi.

“Aku tidak yakin!!” jawabku lemas.

“Kau sendiri saja tidak yakin..!!”

“Aku sarankan lebih baik kau memberitahu perasaanmu sebenarnya, kau akan membuat Changmin Oppa lebih sakit jika kau menerimanya karena tidak tega padanya dan berpura-pura untuk mencintainya!”

Aku menundukkan wajahku, sekarang pipiku telah basah dengan air mataku.

“Katakanlah yang sebenarnya, walaupun itu menyakitkan untuk Changmin Oppa namun itu tidak seberapa dibandingkan kau berpura-pura untuk mencintainya dan membohongi perasaanmu sendiri”

Aku mendongakkan wajahku, Jessica tersenyum padaku.

“Bagaimana dengan Kyuhyun Oppa?” Jessica bertanya padaku.

“Kenapa dengan Kyuhyun?” tanyaku balik.

“Kau menyukainya?” tanya Jessica lagi.

“Yak.. kau jangan sembarangan!” aku tak terima dengan ucapan Jessica.

“Kenapa kau marah? Aku kan hanya bertanya padamu..!” jawab Jessica.

“Ti..dak, siapa yang marah?” jawabku.

“Tuh, sekarang kau gugup begini!!” Jessica kembali menggodaku.

“Tapi, kalau diperhatikan kau dan Kyuhyun Oppa sekarang tidak seperti dulu!” lanjut Jessica.

“Maksudmu?” tanyaku bingung.

“Iya, kau dan Kyuhyun Oppa sudah tidak sering bertengkar seperti dulu!” jawabnya.

“Aku bosan saja jika harus selalu bertengkar dengannya!!” jawabku, Jessica menaikkan alisnya mendengar jawabanku.

“Kemarin kau memasak untuk Kyuhyun Oppa.. suu..”

“Itu karena aku ingin berterima kasih padanya!!” jawabku cepat memotong ucapan Jessica.

“Tapi kenapa harus memasak untuknya?”

“Itu karena Kyuhyun tidak mau aku mengganti uangnya, dan hanya itu yang terpikirkan olehku!” jawabku.

“Oh.. begitu arasso! Kalau kau suka sama Kyuhyun Oppa juga tak masalah!” ucap Jessica yang sudah berada di depan pintu kamar.

“Yak.. awas kau Jung Sooyeon!!” teriakku.

**********

Siwon POV

“Othokhae..!!” bagaimana ini, kenpa Kyuhyun juga menyukai Sooyoung. Masa aku harus bersaing dengan Dongsaengku.

Andai saja waktu itu aku langsung menyadari perasaanku, mungkin sekarang aku sudah menjadi Namjachingu Sooyoung. Dan aku tidak perlu takut bersaing dengan Kyuhyun.

Saat ini aku ragu Sooyoung akan menerimaku, karena sampai saat ini dia juga tidak menjawab perasaanku. Aku tidak boleh memaksakan perasaanku, aku akan merasa bahagia asalkan orang yang aku sayangi juga bahagia.

Aku akan menerima semuanya yang terjadi, walaupun itu akan membuatku sakit sekalipun. Sekarang semuanya berada di tangan Sooyoung, semua keputusan ada padanya.

Kyhuyun POV

“Kyu kau akan keluar hari ini?” tanya Sungmin Hyung saat aku sedang menyemprotkan parfum pada bajuku.

“Iya Hyung, Victoria Noona mengajakku bertemu” jawabku tanpa mengalihkan wajahku dari kaca.

“Oh.. kalau begitu hati-hati!” ucap Sungmin Hyung dan pergi dari hadapanku.

“Selesai!” aku segera mengambil ponsel dan dompetku yang kuletakkan di samping tempat tidur.

Saat aku keluar dari kamar, aku melihat Siwon Hyung duduk manis di depan televisi bersama dengan Donghae Hyung.

Aku merasa tidak enaka padanya, karena beberapa hari ini aku selalu bersikap sinis padanya. Lebih baik aku menyapanya sajalah.

“Annyeong Hyung..!!” ucapku dengan menunjukkan senyum paling manis yang aku punya. Aku tidak peduli dengan tatapan aneh dari para Hyungku, aku segera pergi meninggalkan mereka daripada mereka bertanya yang macam-macam padaku.

Author POV

“Kenapa lagi bocah itu?” tanya Eunhyuk yang baru saja keluar dari kamar mandi, dan melihat sikap aneh Kyuhyun.

“Molla..!” jawab Ryeowook sambil menggelengakan kepalanya.

“Kemarin bersikap sinis sekarang manis” ucap Yesung bingung.

Member Super Junior mulai ribut membicarakan tingkah Kyuhyun yang menurut mereka sangat aneh. Sedangkan Siwon hanya mendengarkan tanpa ikut-ikutan menyela dengan tatapan datar.

“Won.. kau merasa aneh tidak dengan sikap Kyuhyun padamu?” tanya Donghae yang duduk di samping Siwon.

“Eh.. I..iya !” jawab Siwon gelagapan.

“Kemarin dia bersikap sinis padamu, tapi sekarang dia bersikap manis padamu!” lanjut Donghae.

Siwon hanya diam tidak menjawab pertanyaan Donghae, hal ini membuat Donghae mengalihkan wajahnya ke ara Siwon.

“Apa kau tau kenapa Kyuhyun bersikpa seperti itu?” tanya Donghae.

“Aniyo.. aku tidak tau!!” jawab Siwon cepat.

“Mian aku harus menjawab panggilan teleponku dulu!!” ucap Siwon dengan menujukkan ponselnya yang berbunyi pada Donghae.

Donghae menganggukkan kepalanya, Siwon segera berjalan ke balkon dorm Super Junior menjauh dari kerumunan member Super Junior lainnya.

Siwon POV

“Yobboseo!” jawabku tanpa melihat siapa yang menelpon.

“Oppa.. apa kau hari ini ada waktu?” aku sangat mengenal suara ini, tidak salah lagi pasti Sooyoung.

“Ne Youngie, hari ini aku free!!” jawabku.

“Apakah kita bisa bertemu sekarang?” tanyanya.

“Tentu saja.. kau di mana aku akan segera kesana!” jawabku.

“aku sekarang sedang berada di Kantor Oppa!”

“Ok.. tiga puluh menit lagi aku akan segera ke sana!” jawabku.

Aku tau Sooyoung mengajakku bertemu pasti dia ingin memberikan jawaban padaku. Perasaanku jadi tidak enak seperti ini, aku rasa Sooyoung akan menolakku.

**********

Kyuhyun POV

“Di mana Vic Noona ini?” tanyaku bingung melihat sekelilingku, aku sudah mengelilingi Kantor mencari Victoria Noona tapi aku tidak juga melihatnya.

“Bukankah dia bilang tadi dia menunggu di kantor?” gumamku.

Lebih baik aku menelponnya saja, aku segera merogoh kantong jaketku untuk mengambil ponselku.

Tak menunggu lama, panggilanku segera di angkat olehnya.

“Yobboseo, Noona kau sekarang di mana?” tanyaku to the point.

“Ah.. mianhae Kyu, aku lupa memberitahumu. Aku sekarang sedang berada di Cafe seberang kantor !” jawabnya dari seberang telepon.

“Baiklah Noona, aku ke sana sekarang!”

Aku segera memutuskan sambungan telepon dan langsung pergi ke Cafe yang dimaksud oleh Vic Noona.

Sooyoung POV

“Bukankah itu Kyuhyun? Tapi kenapa dia terlihat seperti terburu-buru?” tanyaku.

Sekarang aku sedang menunggu Siwon Oppa di lobby kantor, aku akan menjawab perasaannya padaku hari ini. Aku tidak enak jika harus membuat Siwon Oppa menunggu lebih lama lagi. Tanpa sengaja aku melihat Kyuhyun berjalan dengan tergesa-gesa meninggalkan kantor.

“Mau kemana dia?”

“Buat apa kau pikirkan dia Soo, itu urusansnya tidak ada hubungannya denganmu!”

“Annyeong Youngie.. mianhae membuatmu menunggu!” Siwon Oppa sekarang sudah berdiri di depanku.

Aku berdiri dari dudukku, dan tersenyum padanya. “Gwenchana Oppa!” jawabku.

“Oppa ada yang ingin ku katakan padamu!” ucapku padanya setelah mempersilahkannya untuk duduk.

“Kau ingin memberi jawaban padaku sekarang?” tanya Siwon Oppa, aku rasa Siwon Oppa sudah mengetahui tujuan aku mengajaknya bertemu.

Aku menganggukkan kepalaku menjawab pertanyaannya.

“Lalu apa jawabanmu?” tanyanya lagi.

“Mianhae Oppa.. aku rasa saat itu Oppa benar bahwa kita lebih baik sebagai Oppa dan dongsaeng saja!” jawabku dengan menunduk, aku tidak tega jika melihat wajah Siwon Oppa.

“Aku tau Oppa pasti kecewa denganku, tapi aku rasa inilah yang terbaik buat kita Oppa!” lanjutku.

“Apa kau sudah tidak mempunyai perasaan lagi padaku?” tanya Siwon Oppa getir.

“Mianhae Oppa, aku sudah mencoba untuk melupakan perasaanku padamu!” jawabku, air mataku kini sudah mulai membanjiri wajahku.

“Baiklah, jika itu jawabanmu aku tidak bisa untuk memaksamu untuk menyukaiku lagi. Aku memang Namja yang bodoh!” ucapnya mencoba tegar.

“Oppa mianhae..!” ucapku dengan mendongakkan wajahku.

“Gwenchana.. aku tau ini pasti akan terjadi!” jawab Siwon Oppa.

“Aku yakin, Oppa pasti akan mendapatkan Yeoja yang lebih baik dariku!” ucapku. Siwon Oppa menganggukkan kepalanya dengan senyum yang sangat dipaksakan.

“Bolehkah aku memelukmu youngie?” tanya Siwon Oppa meminta ijin padaku.

Aku tidak menjawab pertanyaan Siwon Oppa dan langsung memelukknya. Setelah beberapa lama Siwon Oppa melepaskan pelukannya padaku.

“Youngie, apa kau sedang menyukai seseorang sekarang?” tanyanya.

“Molla Oppa, aku juga bingung dengan perasaanku padanya!” jawabku.

“Kau harus cepat-cepat menyadarinya jangan sampai aku akan menyesal seperti Oppa” jawabnya.

“Youngie, Oppa harus pergi sekarang!” ucap Siwon Oppa berdiri.

“Ne Oppa, hati-hati!” jawabku. Siwon Oppa mengacak rambutku sebentar kemudian pergi.

Changmin POV

“Mereka ini, makan tapi kenapa tidak mengajakku!!” ucapku uring-uringan.

Saat ini Kyuhyun dan Victoria Noona sedang makan bersama, tapi kenapa mereka tidak mengajakku. Lebih baik aku menyusul mereka saja.

“Hyung, aku pergi sebentar!!” teriakku pada Yunho Hyung yang sedang mengobrol dengan Kangta Hyung.

Ketika aku sampai di Lobby lantai satu, aku melihat pemandangan yang membuatku mengerutkan kening.

“Bukankah itu Sooyoung dengan Siwon Hyung, tapi kenapa mereka berpelukan?”

Setelah beberapa lama akhirnya mereka berhenti berpelukkan, aku terus memperhatikan mereka dari tempatku berdiri sekarang. Sampai Siwon Hyung mengacak rambut Sooyoung dan pergi.

Sekarang berbagai pertanyaan berkecamuk di kepalaku. “Apa Sooyoung sekarang sudah berpacaran dengan Siwon Hyung?”

“Lalu bagaimana denganku jika mereka berpacaran?”

Aku segera menghampiri Sooyoung, “Youngie!!” panggilku padanya. Sooyoungpun melihatku dan tersenyum.

“Oppa..!” jawabnya. Aku melihat matanya seperti habis menangis.

“Kau habis menangis?” tanyaku padanya.

“Aniyo Oppa..! hanya kelilipan saja” jawabnya berbohong.

“Kau tidak usah berbohong, aku tau kau habis menangis. Kau bisa bercerita padaku!” ucapku.

“Baiklah jika kau tidak ingin bercerita padaku juga tidak apa-apa!” ucapku kemudian.

“Sooyoungie, tadi aku melihat Siwon Hyung!” ucapku.

“Iya, tadi aku sedang mengorol dengan Siwon Oppa!” jawabnya.

“Kau berpacaran dengan Siwon Hyung sekarang?” tanyaku pelan.

“Aniyo.. Oppa!!” jawabnya.

“Syukurlah jika tidak!” ucapku dalam hati lega.

“Oppa mau kemana?” tanyanya.

“Aku mau ke Cafe seberang, kau mau ikut?” tanyaku padanya.

“Tidak usah Oppa!!” jawabnya.

“Baru kali ini aku mengajakmu ke Cafe tapi kau menolak.. apa kau tidak akan menyesal?” tanyaku. Sooyoung terlihat berpikir aku tersenyum melihatnya bingung.

“Kajja.. !!” ajakku dengan menarik tangannya.

“Oppa..!!” Sooyoung protes karena aku menarik tangannya tiba-tiba.

“Habis kau lama sekali berpikirnya, aku sudah lapar!” jawabku.

Siwon POV

“Youngie, apa kau sedang menyukai seseorang sekarang?” tanyaku.

“Molla Oppa, aku juga bingung dengan perasaanku padanya!”jawabnya.

Aku tidak tau pasti siapa orang yang dia maksud, tapi aku rasa Kyuhyun orangnya.

“Kau harus cepat-cepat menyadarinya jangan sampai aku akan menyesal seperti Oppa” ucapku.

“Youngie, Oppa harus pergi sekarang!” ucapku dengan berdiri.

“Ne Oppa, hati-hati!” balasnya. Aku mengacak-acak rambutnya sebentar kemudian segera pergi.

Sejujurnya aku kecewa dengan jawabannya tadi, tapi mau bagaimana lagi itu sudah menjadi keputusannya dan aku tidak bisa memaksanya.

Aku masih memikirkan siapa yang dimaksud Sooyoung tadi. Jadi sekarang Sooyoung sedang bingung dengan perasaannya pada seseorang. Tapi siapa itu.

Aku harap mudah-mudahan saja itu Kyuhyun, aku akan senang jika Kyuhyun bersama dengan gadis  yang dia cintai walaupun aku juga mencintai gadis itu.

Kyuhyun POV

“Noona.. sudahlah tidak usah menangis!” ucapku menenangkan Vctoria Noona.

Vic Noona mengajakku bertemu, karena dia ingin curhat padaku mengenai kekasihnya. Vic Noona melihat kekasinya jalan dengan wanita lain.

“Noona..  kau harus mendengarkan penjelasannya dulu!! Belum tentu kan kalau wanita itu pacarnya bisa saja adiknya, atau hanya temannya saja!” ucapku.

“Tapi Kyu..”

“Sudahlah Noona, kan tidak ada salahnya jika kau mendengarkan penjelasannya dulu!” ucapku memotong ucapannya.

Vic Noona terlihat memikirkan ucapanku barusan.

Aku memegang tangan Vic Noona  untuk membuatnya lebih tenang. “Aku yakin jika ini hanya salah paham saja.. tidak mungkin Nickhun berselingkuh di belakang Noona!”

“Kyu, Noona..!!” saat sedang menenangkan Vic Noona aku dikejutkan dengan suara Changmin yang tiba-tiba datang.

Aku semakin terkejut melihat bersama siapa Changmin sekarang, dan lagi kenapa mereka bergandengan tangan. Sooyoung juga sama terkejutnya denganku ketika melihatku dengan Vic Noona.

“Kemarin dengan Siwon Hyung dan sekarang dengan Changmin!! Kapan kau akan berhenti membuatku cemburu!” ucapku geram dalam hati.

“Kau datang Changmin-ah!!” ucap Vic Noona dengan menghapus sisa air matanya.

“Iya Noona.. aku mengajak Sooyoung!” ucapnya tersenyum.

“Cihh.. apa dia sesenanng itu mengajak Sooyoung!” cibirku pelan agar tidak terdengar mereka.

Sooyoung POV

“Oppa.. apa kau janjian dengan seseorang?” tanyaku ketika melihat Changmin Oppa seperti mencari seseorang.

“Ah.. itu dia, Kajja!” ajak Changmin Oppa masih menggandeng tanganku tanpa menjawab pertanyaanku sebelumnya.

“Kyu, Noona..!!” panggil Changmin Oppa. Ternyata dia janjian dengan Kyuhyun dan Victoria Eonni.

“Mereka berpegangan tangan? Apa aku tidak salah lihat?” ucapku dalam hati. Tapi kenapa aku tidak suka melihat mereka yah.

“Apa mungkin aku cemburu?” pikirku.

Jadi Kyuhyun terburu-buru tadi karena ingin bertemu dengan Vic Eonni.

“Cihh.. katanya dia menyukai Seohyun, tapi kenapa dia senang sekali bertemu dengan Vic Eonni berbegangan tangan lagi!” cibirku pelan.

“Kau datang Changmin-ah!!” ucap Vic Eonni dengan mengusap pipinya.

“Iya Noona.. aku mengajak Sooyoung!” jawab Changmin Oppa tersenyum.

“Annyeong Sooyoung-ah!” ucap Victoria Eonni menyapaku.

“Annyeong Eonni!” jawabku.

“Kalian silakan duduk!” Victoria Eonni menyuruh aku dan Changmin Oppa untuk duduk.

Aku kemudian duduk di sebelah Changmin Oppa, sedangkan di depanku Kyuhyun.

Kamipun makan bersama dan mengobrol, tak jarang pandanganku bertemu dengan Kyuhyun, dan saat itu aku akan menjadi salah tingkah. Aku merasa Kyuhyun memperhatikanku dari tadi.

Kyuhyun POV

Selama makan, aku hanya memandangi Sooyoung. Aku sangat kesal sekarang mereka semua mengabaikan aku.

“Kyu.. kenapa kau hanya diam saja?” tanya Vic Noona padaku.

“Tidak apa-apa Noona, aku hanya sedang tidak mood saja!” jawabku.

“Tadi kau baik-baik saja, tapi kenapa sekarang bad mood?” tanya Vic Noona. Aku hanya diam tidak berniat untuk menjawab pertanyaannya.

“Mian.. aku harus segera kembali Yunho Hyung memanggilku!!” ucap Changmin setelah membaca pesan di ponselnya.

“Yah.. Oppa kau kan tadi yang mengajakku ke sini, kenapa kau pergi duluan?” jawab Sooyoung cemberut.

“Apa-apaan gadis ini.. sebegitu tidak relanyakah dia ditinggal Changmin, dan lagi dia saja memanggil Changmin dengan sebutan Oppa tapi kenapa memanggilku seenaknya padahal kami kan seumuran?” cibirku.

“Mianhae Youngie..!” ucap Changmin terlihat menyesal.

Aku sudah tidak tahan melihat pemandangan ini. “Yak.. biarkan saja Changmin pergi, kenapa kau yang jadi susah?” ucapku sebal pada Sooyoung.

“Yak.. kau kenapa marah-marah?” tanyanya tidak terima.

“Sudahlah.. kalian ini seperti anak-anak saja!” Vic Noona merelai kami.

“Changmin-ah pergilah, jangan pedulikan dia!” ucapku padan Changmin dengan menunjuk Sooyoung.

“Ne.. Youngie, Noona aku pergi dulu, Annyeong!” pamit Changmin pada kami.

Sekarang Sooyoung menatapku dengan pandangan seperti ingin menerkamku.

“Wae?” tanyaku santai seolah tidak terjadi apa-apa.

Sooyoung tidak menjawab pertanyaanku, dia membuang muka dan segera menghabiskan makanannya.

“Kyu.. sepertinya Noona juga harus pergi sekarang!” ucap Victoria Noona.

“Wae..? kenapa buru-buru Noona?” tanyaku.

“Aku lupa, hari ini aku harus latihan dengan f(x)” jawabnya.

“Soo-ah, Eonni pergi dulu!” ucap Vic Noona pada Sooyoung kemudian pergi meninggalkanku dan Sooyoung yang bingung ditinggal berdua seperti ini.

Tak lama setelah Vic Noona pergi Sooyoung segera berdiri dari kursinya.

“Mau kemana kau?” tanyaku.

“Mau pulang, buat apa aku di sini denganmu!” jawabnya sinis, rupanya dia masih marah denganku gara-gara tadi.

“Tunggu aku..!!” ucapku padanya tapi dia berpura-pura tidak mendenngarku dan berjalan meninggalkanku.

“Yak.. aku bilang tunggu!!” ucapku mengejarnya dan menarik tangannya.

Sooyoung POV

“Yak.. aku bilang tunggu!!” panggil Kyuhyun dan menarik tanganku.

“Aduh kenapa jantungku berdebar seperti ini, dan mukaku terasa panas!”

“Wa..wae?” tanyaku gugup.

“Aku akan mengantarmu ke dorm!” jawabnya berjalan di depanku masih dengan memegang tanganku, dan itu membuatku mengikutinya.

“Ti..tidak usah, aku bisa pulang sendiri!” jawabku mencoba menolaknya.

“Diamlah.. aku akan mengantarmu!” jawabnya cuek kini Kyuhyun malah mengeratkan genggaman tangannya padaku.

Canggung, itulah yang kurasakan saat ini. Bagaimana tidak Kyuhyun memaksa untuk mengantarku pulang dan lagi dia menggenggam tanganku.

Tidak ada yang kami bicarakan saat berada di dalam mobil Kyuhyun, “Kenapa suasananya jadi tidak enak begini!” rutukku dalam hati.

“Soo..!!” panggilnya memecah keheningan di antara kami.

“Hmm.. wae?” jawabku.

“Jangan dekat-dekat dengan Namja lain kecuali itu aku!” ucapnya, apa maksudnya ini.

“Ke..kenapa?” tanyaku meminta penjelasan.

“Yang penting kau jangan berdekatan dengan Namja lain!” jawabnya tegas.

“Mwoo?” tanyaku bingung.

“Aku bilang tidak boleh, yah tidak boleh sudah kau tidak usah membantah!” lanjutnya fokus dengan menyetir.

Kyuhyun POV

“Jangan dekat-dekat dengan Namja lain kecuali itu aku!” aku tidak tau kenapa kata-kata itu bisa meluncur dari bibirku.

“Ke..kenapa?” tanyanya meminta penjelasan.

“Yang penting kau jangan berdekatan dengan Namja lain!” jawabku tegas.

“Mwoo?” tanyaku bingung.

“Aku bilang tidak boleh, yah tidak boleh sudah kau tidak usah membantah!” jawabku kembali fokus menyetir.

Setelah itu keadaan hening seperti sebelumnya, hingga mobilku memasuki kawasan Dorm SNSD dan aku menghentikan mobilku.

“Sudah sampai!” ucapku menyadarkannya sepertinya dia melamun karena aku sudah menghentikan mobilku dari tadi tapi dia juga tidak turun dari mobilku.

“Ehh.. i..iya, Gomawo Kyu!” jawabnya kemudian turun dari mobilku.

**********

Author POV

Sooyoung berjalan dengan gontai di lorong apartement Dorm SNSD, hingga dia dikagetkan dengan teriakan Jessica.

“Soo..!!” panggil Jessica namun Sooyoung tidak mendengar panggilannya.

“Sooyoung-ah!!” Panggil Jessica lagi dengan suara yang lebih keras dari sebelumnya, namun Sooyoung juga tidak membalikkan badannya.

“Yak..Choi SOOYOUNG!!!” teriak Jessica, berhasil Sooyoungpun membalikkan badannya dan menatap Jessica tajam.

“Ya.. Jung Sooyeon kau tidak bisa memanggilku dengan pelan?” tanyanya sebal pada Jessica.

“Aku sudah memanggilmu dari tadi, tapi kau juga tidak mendengarnya shikshin!!” jawab Jessica dengan menoyor kepala Sooyoung.

“Kau ingin mati?” tanya Sooyoung menatap Jessica tajam.

Jessica segera kabur dari hadapan Sooyoung, sebelum Sooyoung mengamuk.

Sooyoung POV

“Yoong, Seobaby kemana?” tanyaku pada Yoona yang kebetulan sedang berada di Dorm.

“Molla..wae?” tanyanya.

“Ani! tapi kenapa aku merasa akhir-akhir ini Seohyun sering pergi, apa kalian juga merasa seperti itu?” tanyaku pada member SNSD yang lain.

“Iya, aku baru sadar kalau akhir-akhir ini Seohyun sering pergi!” jawab Hyoyeon menganggukkan kepala.

“Apa kalian tau kemana dia?” tanyaku.

Member SNSD serempak menggelengkan kepala, mereka tidak ada yang tahu pergi ke mana maknae kami.

“Sica..!!” panggilku pada Jessica yang sedang memakai masker.

“Wae?” tanya Jessica.

“Kyuhyun tadi menyuruhku untuk tidak dekat-dekat dengan Namja, kecuali dia!” ucapku pada Jessica.

“Mwoo? Kau serius?” tanya Jessica membelalakkan matanya kaget.

“Ne..!” aku menganggukkan kepalaku.

“Menurutmu kenapa dia berkata begitu Sica?” tanyaku.

“Itu sudah jelas, Kyuhyun menyukaimu Youngie!” jawab Jessica antusias.

“Kau ini ada-ada saja!” balasku tidak percaya dengan ucapan Jessica.

TAAKK!!

“Appo Sica!!” rengekku, tiba-tiba saja Jessica memukul kepalaku.

“Kau sih PABO..!! apalagi namanya kalau bukan suka jika seorang Namja menyuruh seorang Yeoja untuk tidak dekat-dekat dengan Namja lain kecuali dirinya sendiri!!” jelas Jessica.

“Trus kenapa harus menyuruhku untuk menjahui Namja lain?” tanyaku.

“Yah itu karena dia cemburu!!”

“Tidak mungkin itu Sica, Kyuhyun itu menyukai Seohyun. Dia pernah bilang sendiri padaku!”

“Lalu bagaimana perasaanmu padanya?” tanya Jessica.

“Aku masih bingung Sica..!” aku kemudian menceritakan pada Jessica perasaanku saat melihat Kyuhyun dan Victoria Eonni berpegangan tangan.

“Sepertinya kau mulai menyukai Kyuhyun, Youngie!!” ucap Jessica.

“Lalu bagaimana dengan Seohyun?” tanyaku.

“Kau kan juga tidak tau Seohyun menyukai Kyuhyun atau tidak!” balas Jessica.

Changmin POV

“Apa mungkin Sooyoung menyukai Kyuhyun?” pertanyaan itu selalu melintas di pikiranku.

Tapi aku melihat Sooyoung selalu mencuri-curi pandang ke Kyuhyun saat di Cafe tadi. Dan Sooyoung akan salah tingkah jika bertemu pandang dengan Kyuhyun.

“Apa aku akan kalah lagi?”

Apa yang aku pikirkan, tidak ada yang kalah ataupun yang menang dalam mencintai seseorang.

“Youngie.. jika kau memang bukan jodohku, aku tidak bisa memaksakannya bukan”.

Aku akan selalu merasa bahagia jika kau juga merasakan bahagia, apapun yang kau pilih mudah-mudahan itu yang terbaik untukmu dan kita semua.

**********

Sooyoung POV

“Soo.. kau mau pergi ke mana?” tanya Taeyeon yang melihatku sudah rapi.

“Oh.. hari ini aku dan pemeran lain akan mempelajari skript drama!” jawabku.

“Wuah.. kau pasti sudah tidak sabar untuk segera berakting!” sambut Tiffany antusias.

“Ne.. aku sudah tidak sabar!” jawabku.

“Kau menyetir sendiri?” tanya Hyoyeon.

“Ani.. mobilku masih di bengkel, aku diantar manajer Oppa!” jawabku memberku yang lain mengangguk mengerti.

“Aku berangkat!” pamitku pada member SNSD.

“Hwaiting Youngie!” teriak mereka. Aku tertawa mendengar mereka, terima kasih Tuhan telah memberiku teman sekaligus Eonni dan Dongsaeng yang baik dan pengertian seperti mereka.

“Annyeong..!! sampai jumpa!” ucapku dengan membungkukkan badan pada orang-orang yang akan berpartisipasi dalam Drama yang akan aku bintangi.

“Huft.. selesai! Aku tidak sabar untuk mulai syuting!” aku merasakan tasku bergetar, pasti ponselku. Aku segera mengambil ponselku dan mangangkatnya setelah melihat nama Manajer Oppa di layar ponselku.

“Yobboseo!” ucapku.

“Sooyoung-ah mianhae.. aku tidak bisa menjemputmu!” ucapnya di seberang telepon.

“Mwoo… trus aku pulang naik apa?” tanyaku.

“Kau bisa cari taksi, Sajangnim tiba-tiba memanggilku!” ucapnya.

“Ya sudah Oppa.. aku akan mencari taksi!” ucapku lemah.

“Kenapa tidak ada taksi yang lewat?” sudah lebih dari dua jam aku menunggu taksi lewat namun tidak ada satupun yang lewat.

Aku mengecek jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan kiriku, jam 9 malam. Udara semakin dingin, aku memeluk tubuhku untuk menghilangkan rasa dingin.

“Bagaimana ini? Kenapa tidak ada taksi!!” aku semakin gelisah.

“Apa aku minta jemput saja yah? Tapi siapa?” aku memikirkan siapa yang bisa untuk menjemputku.

“Tidak mungkin aku meminta memberku untuk menjemput, Changmin Oppa! Iya lebih baik aku minta jemput Changmin Oppa saja!”

Aku segera mencari nomor ponsel Changmin Oppa di kontakku, lalu menelponnya.

“Syukurlah.. Changmin Oppa mau menjemputku!” setelah lima belas menit menunggu Changmin Oppa akhirnya sampai.

“Kenapa sepi sekali, yang lainnya kemana?” tanya Changmin Oppa saat aku masuk ke mobilnya.

“Sudah pulang dari tadi Oppa!” jawabku bergetar.

“Kau kedinginan Youngie, pakailah jaketku!” ucap Changmin Oppa memakaikan jaketnya di tubuhku.

“Gomawo Oppa..!!” balasku.

“Kau selesai jam berapa?” tanya Changmin Oppa lagi, kini mobilnya sudah melaju.

“Jam 7 Oppa!” jawabku.

“Kenapa kau tidak memintaku untuk menjemputmu dari tadi?”

“Tadi aku akan naik taksi Oppa, tapi selama dua jam menunggu tidak ada taksi yang lewat!” jawabku menjelaskan.

“Kau sudah makan?” tanya Changmin Oppa. Aku hanya menggelengkan kepalaku.

“Kita makan dulu, baru akan mengantarkanmu pulang!” ucap Changmin Oppa kemudian.

Mobil Changmin Oppa berhenti di depan sebuah kedai yang tidak terlalu kecil dan juga tidak besar.

Kami segera turun dari mobil, aku masih memakai jaket Changmin Oppa karena aku masih merasa dingin.

Ketika akan masuk aku melihat pemandangan yang membuat mataku sakit, Kyuhyun berpelukan dengan Victoria Noona di dalam kedai.

“Wae.. Youngie?” tanya Changmin Oppa melihatku berdiri mematung.

“Gwenchana Oppa!” jawabku, aku mencoba untuk bersikap tenang saat ini, sepertinya Jessica benar aku memang menyukai Kyuhyun, itu terbukti. Aku tidak suka melihat Kyuhyun berpelukan dengan Victoria Noona, hatiku terasa sakit dan perasaanku menjadi tidak karuan.

Changmin Oppa membuka pintu kedai, dan kami masuk ke dalamnya. Aku sengaja untuk berpura-pura tidak melihat Kyuhyun dengan Victoria Noona. Setelah memesan makanan aku dan Changmin Oppa hanya diam. Sepertinya Changmin Oppa tidak menyadari keberadaan Kyuhyun dan Victoria Noona.

“Soo, ikut aku!!” aku merasa tanganku ditarik oleh seseorang, ketika aku melihatnya ternyata Kyuhyun sedang menatapku tajam.

“Ada apa ini?” Changmin Oppa bingung melihat Kyuhyun yang tiba-tiba menarik tanganku.

“Aku harus bicara dengan Sooyoung sekarang!” kata Kyuhyun dan menarik tanganku kasar membawaku keluar dari kedai.

“Yak.. lepaskan tanganku, sakit!!” aku tidak terima dengan perlakuannya padaku.

Setelah berjalan cukup jauh Kyuhyun berhenti dan menghempasakan tanganku dengan kasar. Aku melihat sekeliling, sepi tidak banyak orang di sekitar kami.

“Sekarang katakan apa maumu?” tanyaku emosi.

Kyuhyun POV

“Noona.. sudahlah kau jangan menangisi Namja brengsek itu!” kataku menenangkan Vic Noona. Ternyata Namjachingunya berselingkuh dan Wanita yang bersamanya waktu itu adalah kekasihnya juga.

Aku memeluk Victoria Noona untuk membuatnya lebih tenang. Hingga aku melihat sesuatu yang membuat darahku mendidih. Sooyoung bersama dengan Changmin dan yang membuatku tidak terima adalah Sooyoung memakai jaket Changmin, aku tau betul kalau itu adalah jaket milik Changmin.

Aku melepas pelukanku dengan Victoria Noona dan segera menghampiri mereka. Aku menarik tangan Sooyoung dengan kasar.

“Soo, ikut aku!!”

“Ada apa ini?” Changmin bingung melihatku menarik tangan Sooyoung.

“Aku harus bicara dengan Sooyoung sekarang!” kataku singkat dan menarik tangan Sooyoung, membawanya menjauh dari kedai.

“Yak.. lepaskan tanganku, sakit!!” teriaknya, aku tidak peduli dan terus berjalan sampai tempat yang aku rasa lebih sepi dibandingkan sebelumnya. Aku menghempaskan tangannya kasar.

“Sekarang katakan apa maumu?” tanyanya emosi.

“Aku kan sudah bilang padamu, untuk tidak dekat dengan Namja lain kecuali aku. Tapi kau malah pergi dengan Changmin dan lagi coba kau lihat apa yang kau gunakan sekarang?” jawabku tidak kalah keras dengannya. Sooyoung melihat jaket Changmin yang sedang dia pakai sekarang.

“Yak.. apa hakmu mengaturku, kau itu bukan siapa-siapaku dan aku juga bukan siapa-siapamu!” ucapnya marah.

“Aku memang bukan siapa-siapamu, dan kau juga bukan siapa-siapaku. Tapi aku menyukaimu, aku tidak suka melihatmu dengan Namja lain aku cemburu!” jawabku.

Sooyoung terlihat kaget dengan ucapanku barusan, mungkin dia mengira aku sedang berbohong sekarang.

“Saranghae Choi Sooyoung!!” ucapku lebih tenang dari sebelumnya.

“Kyu.. kau?” tanyanya tidak percaya.

“Bukankah kau menyukai Seohyun?” tanyanya.

“Kau tidak tau? Seohyun sudah punya Namjachingu sekarang!” jawabku.

“Lalu kalau kau menyukaiku kenapa kau tadi berpelukan dengan Vic.. hmmft!” belum selesai dia bicara aku segera membungkam mulutnya dengan bibirku.

Aku melepaskan bibirku dari bibirnya, dan menatap matanya. Dia terlihat shock dengan apa yang baru saja aku lakukan.

“Aku dan Victoria Noona tidak ada hubungan apa-apa! Tadi aku memeluknya karena aku hanya ingin menenagkannya saja, Noona baru saja putus dengan pacarnya!” jelasku pada Sooyoung.

“Saranghae” ucapku tulus.

Sooyoung POV

“Apa yang baru saja terjadi? Kenapa dia menciumku? “

“Aku dan Victoria Noona tidak ada hubungan apa-apa! Tadi aku memeluknya karena aku hanya ingin menenagkannya saja, Noona baru saja putus dengan pacarnya!” Kyuhyun menjelaskan yang terjadi di antara dirinya dan Victoria Eonni.

“Saranghaeyo” ucapnya terdengar tulus.

Aku tidak bisa membantah bahwa aku senang mengetahui bahwa Kyuhyun mencintaiku.

“Apa kau mau menjadi Yeojachinguku?” tanyanya menatapku dalam.

“Kyu.. Nado Saranghaeyo!” jawabku akhirnya. Dan kyuhyun segera memelukku akupun membalas pelukannya.

“Berarti sekarang kau sudah resmi menjadi Yeojachinguku dong?” tanya Kyuhyun di tengah pelukan kami.

“Siapa bilang aku mau menjadi Yeojachingumu?” tanyaku. Kyuhyun melepaskan pelukannya.

“Kau bilang tadi kau juga mencintaiku..!!” jawab Kyuhyun tidak terima.

“Iya.. tapi aku kan tidak bilang kalau aku mau jadi Yeojachingumu..!” jawabku menggodanya.

“Terserah kau.. pokoknya sekarang kau adalah Yeojachinguku..!! balas Kyuhyun.

“Tidak bisa seperti..! hmmft!!” belum selesai aku bicara Kyuhyun sudah membungkam mulutku dengan bibirnya, aku hanya diam tidak membalasnya.

Kyuhyun melepaskan ciumannya dan melihatku kesal.

“Kenapa kau tidak membalas?” tanyanya kesal.

“Kau selalu membuatku kaget dengan menciumku tiba-tiba!” jawabku polos. Kyuhyun tersenyum mendengar jawabanku.

“Kajja.. kita kembali mereka pasti menunggu kita!!” ajaknya.

“Eh.. tunggu dulu!” tiba-tiba Kyuhyun berhenti dan melepas jaketnya.

“Kau pakai jaketku saja.. lepas jaket Changmin sekarang, pakailah jaketku!” ucapnya.

Aku hanya menuruti perintahnya, dan berjalan di sampingnya.

“Kau harus memanggilku Oppa mulai dari sekarang!”

“Tidak mau!!” jawabku cepat.

“Kau memanggil Changmin saja dengan sebutan Oppa tapi kenapa kau memanggilku tidak?” tanyanya sebal.

“Kau kekanakan!” jawabku.

“Ya sudah kalau kau tidak mau memanggilku Oppa, panggila aku Chagi!” ucapnya lagi.

“Mwo.. yang benar saja, shireo!!” tolakku.

“Ya sudah kalau begitu panggil aku Oppa!” ucapnya tidak mau kalah.

“Ne… Oppa! Kau puas?” tanyaku. Dan Kyuhyun mengangguk dan tersenyum. Ah aku tidak menyangka kalau Kyuhyun sekarang adalah Namjachinguku.

Kami sampai di dalam kedai, aku melihat Changmin Oppa dan Victoria Eonni seperti sedang mengobrol.

“Mianhae Oppa, Eonni tadi kami meninggalkan kalian!” ucapku meminta maaf pada mereka.

“ini jaketmu!!” ucap Kyuhyun pada Changmin Oppa mengembalikan jaketnya.

Changmin Oppa terlihat bingung namun tetap menerima jaketnya.

Setelah makan Kyuhyun Oppa mengantarku pulang, masih janggal aku memanggilnya begini. Tadinya Changmin Oppa ingin mengantarku tapi Kyuhyun bersikeras kalau dia akan mengantarku.

“Kyu..!!” panggilku.

“Kya Kyu Kya Kyu.. berhenti memanggilku begitu, panggil aku Oppa!” ucapnya jutek.

“Ne.. Opppppa!!” ucapku menggodanya, Kyuhyun tersenyum aku memanggilnya Oppa. Lucu sekali evil ini.

“Ottokhae..!!” aku memukul keningku mengingat sesuatu.

“Wae?” tanyanya bingung melihatku.

“Aku belum menjawab pertanyaan Changmin Oppa.. bagaimana ini?” ucapku gelisah.

“Pertanyaan apa?” tanyanya.

“Changmin Oppa pernah mengatakan kalau dia mencintaiku, tapi sampai sekarang aku belum menjawabnya!” ucapku.

“Mwoo? Cepat katakan padanya kalau kau sekarang adalah milikku!” jawabnya cepat.

“Kau bilang aku tidak boleh dekat dengan Namja lain, kalau kau menyuruhku mengatakan pada Changmin Oppa itu artinya aku harus bertemu dengannya!” ucapku.

“Untuk itu aku ijinkan!!” jawabnya.

Tak terasa mobil Kyuhyun sudah berhenti di Parkiran Dorm SNSD.

“Aku akan mengantarmu sampai Dormmu..!!”

“Ini sudah malam.. lebih baik sampai sini saja!!” tolakku.

“Tak apa, aku ingin memastikan Yeojachinguku ini selamat sampai Dorm!!” jawabnya membuatku tersipu.

Kami sampai di depan pintu Dorm SNSD, Aku berhenti dan melihat Kyuhyun.

“Pulanglah.. aku sudah sampai dengan selamat di Dormku!!” ucapku.

“Apa tidak ada Goodbye Kiss?” tanyanya genit.

“Tidak.. hari ini kau sudah menciumku dua kali!!” tolakku padanya.

“Kau ini tidak romantis sekali..!!” jawabnya .

“Kau bilang itu romantis? Kau ini mesum!!” jawabku.

“Baiklah aku akan menunjukkannya padamu kalau aku ini benar-benar mesum!” jawabnya kemudian menarik tubuhku mendekat ke arahnya dan dia langsung membungkam mulutku dengan bibirnya, kali ini aku membalas ciumannya.

“Hmmft..Kyu!!” ucapku di sela ciuman kami.

“Oppa.. nanti ada yang melihat!!”

Ketika kami masih berciuman, tiba-tiba pintu Dorm terbuka. Aku segera mendorong tubuh Kyuhyun Oppa menjauh.

Aku melihat memberku berrdiri di depan pintu dengan wajah shock, pasti mereka melihatnya.

“Ah.. Oppa sebaiknya kau pulang, ini sudah malam!!” ucapku menyuruhnya pulang.

“Ne.. Annyeong!!” ucapnya kemudian pergi meninggalkanku dan member SNSD yang masih terbengong.

“Soo.. kau?” ucap Yuri terputus.

“Kau masuk sekarang!!” perintah Taeyeon yang sudah mulai sadar.

Memberku sekarang duduk mengelilingiku, menunggu penjelasan dariku.

“Katakan pada kami sekarang!!” perintah Taeyeon tegas.

“Apa lagi yang harus aku katakan? Bukankah kalian sudah melihatnya sendiri?” tanyaku polos.

“Jadi, sekarang kau berpacaran dengan Kyuhyun Oppa?” tanya Jessica semangat. Aku menganggukkan kepalaku.

“Wuahh… Chukkae, Eonni kau harus menraktir kami!!” ucap Seohyun.

“Yak.. kau, kau membohongi kami. Kau sudah punya Namjachingu kan sekarang?” tanyaku tajam pada Seohyun, membuta member SNSD menatap Seohyun tajam. Aku pura-pura marah padanya. Aku memberi isyarat member SNSD yang lain untuk mengikutiku pura-pura marah Seohyun.

“Benar itu, Seo?” tanya Hyoyeon tajam dibalas dengan anggukan Seohyun. Sepertinya mereka mengerti isyaratku.

“Kau membohongi kami semua!!” ucap Taeyeon berpura-pura marah. Seohyun kini hanya menundukkan wajahnya, takut.

“Lalu siapa Namja itu?” kini Yoona yang bertanya padanya.

“Yonghwa Oppa!” balasnya dengan suara bergetar, aku tau sekarang Seohyun pasti menangis.

“Mianhae Eonni.. aku tidak bermaksud untuk menyembunyikan ini dari kalian semua” ucapnya.

“Lalu kenapa kau tidak memberitahu kami?” Tiffani ikut-ikutan bertanya.

“Sudahlah, lebih baik kita semua tidur sekarang!!” ucapku.

“Fanny-ah malam ini aku tidur denganmu, aku tidak mau tidur dengan orang yang sudah membohongi kita!” ucap Hyoyeon.

“Ayo Hyo..!!” ajak Tiffany pada Hyoyeon.

Satu persatu member masuk ke kamar mereka masing-masing, hingga hanya Seohyun sendiri yang tersisa. Aku mengintip dari belakang pintu.

“Soo, apa ini tidak keterlaluan?” tanya Jessica padaku.

“Iya juga sih, tapi kapan lagi kita mengerjainya begini!” jawabku.

“Ahh.. malam ini benar-benar menyenangkan!!” ucapku merentangkan tanganku.

Ketika aku akan memejamkan mataku, ponselku berbunyi aku segera mengambil ponselku dan melihat layarnya ternyata ada pesan.

From: Kyu Evil

Chagiya.. Good Night J

Aku langsung membalas pesan dari Kyuhyun Oppa.

To: Kyu Evil

Ne Oppa..

Have a nice dream J

Balasku padanya, aku tidak menyangka bahwa kami sekarang adalah sepasang kekasih. Aku sangat ingat betul ketika kami saling mengejek satu sama lain. Aku tertawa membayangkannya.

“Ternyata benar, cinta dan benci itu hanya beda tipis!!”

**********

SNSD Dorm

Author POV

“Eonni.. Mianhae!!” Seohyun masih meminta maaf pada Eonni-eonninya. Terlihat matanya bengkak seperti habis menangis.

Sooyoung yang merasa tidak tega, langsung memeluk Seohyun. “Kami hanya bercanda, kami tidak benar-benar marah padamu!” ucap Sooyoung.

“Jinja?” tanya Seohyun.

“Ne.. ini semua idenya Youngie jika kau ingi marah, marah saja pada Eonnimu itu!” kata Hyoyeon.

“Eonni..!!” Seohyun mencubit Sooyoung yang sedang memeluknya. Sooyoung hanya meringis.

“Youngie.. coba kau lihat mata Seohyun sampai bengkak begitu, pasti semalaman dia menangis..!! haha” ucap Taeyeon.

SuJu Dorm

Author POV

“Kyu kenapa dari tadi kau senyum-senyum sendiri?” tanya Donghae melihat Kyuhyun yang dari tadi hanya senyum-senyum.

Kyuhyun memandang Donghae sebentar kemudian tersenyum lagi. Melihat ini Donghae merapat pada Eunhyuk, takut dengan Kyuhyun.

Sungmin yang mengetahui kenapa Kyuhyun senyum-senyum dari tadi hanya tersenyum melihat membernya.

“Apa kalian tau, Kyuhyun sedang senang. Sekarang dia punya Yeojachingu!” ucap Sungmin akhirnya.

“Mwoo?? Nugu?” tanya member Super Junior berbarengan.

“Kalian pasti tidak menyangka, Choi Sooyoung!!” jawab Sungmin.

BYUUR!! Eunhyuk yang sedang minum menyemburkan minumannya ke wajah Donghae.

“Yak.. Hyukjae, kenapa kau menyemburkan minumanmu itu di wajahku yang tampan ini?” Donghae tidak terima.

“Anggap saja itu sebagai balas dendam Hae-ah!! Kau kan juga pernah begitu kan?” tanya Euhyun dengan wajah innocent.

Ruang makan Dorm Super Junior sekarang sedang heboh karena Maknae mereka sudah mempunyai Yeojachingu.

Siwon hanya bisa tersenyum melihat Dongsaengnya senang, dia sudah merelakan Sooyoung untuk Kyuhyun.

**********

Changmin POV

“Changmin Oppa!!” aku melihat Sooyoung melambai ke arahku. Dia bersama dengan membernya sekarang.

Aku melihatnya berjalan ke arahku meninggalkan membernya. “Annyeong Oppa!!”

“Annyeong Youngie!!” balasku.

“Oppa aku ingin bicara!” ucapnya mulai serius.

“Kau ingin bicara apa?” tanyaku.

“Oppa sebenarnya.. sebenarnya aku dan Kyuhyun Oppa sekarang berpacaran!!” ucapnya memberitahuku. Aku tidak kaget mendengarnya, karena semalam aku sudah menduganya.

“Ne.. Gwenchana!” jawabku.

“Mianhae Oppa.. aku tidak bisa menerimamu!!” ucapnya merasa bersalah.

“Tak apa, Oppa akan merasa bahagia juga kau bahagia Youngie!!” ucapku tersenyum.

“Oppa gomawo!!” ucapnya dan memelukku.

Author POV

“Kyu.. kau akan mengajakku kemana?”Sooyoung bertanya pada Kyuhyun dengan mata yang ditutup dengan kain hitam.

“Sudah berapa kali aku bilang, panggil aku Oppa!!” jawab Kyuhyun dengan menggandeng tangan Sooyoung.

“Iya.. Oppa kita mau kemana?” tanya Sooyoung lagi.

“Lihat saja nanti, sebentar lagi kita sampai!!” jawa b Kyuhyun.

“Sudah sampai.. jangan buka matamu dulu sebelum aku menyuruhmu!” perintah Kyuhyun membuka ikatan yang menutupi mata Sooyoung.

“Han.. dul.. set, sekarang kau boleh membuka matamu..!” ucap Kyuhyun.

Sooyoung membuka matanya dan terkejut melihat pemandangan di depannya. Saat ini mereka sedang berada di atas bukit, dan di depan Sooyoung sekarang ada Meja yang sudah disiapkan untuk makan malam mereka dengan dikelilingi lilin yang membentuk love.

“Oppa..!!” Sooyoung memandang Kyuhyun terharu.

“Ini..!!” Kyuhyun menyerahkan seikat mawar merah untuk Sooyoung.

Kyuhyun menggandeng tangan Sooyoung mendekati meja yang dikelilingi oleh lilin dengan membentuk love. Kyuhyun menarikkan kursi untuk Sooyoung, dan Sooyoung segera duduk.

Setelah makan malam romantis, Kyuhyun membimbing Sooyoung untuk mengikutinya duduk di bawah pohon.

“Chagi.. duduklah!” Kyuhyun menyuruh Sooyoung untuk duduk. Sooyoung mengikuti Kyuhyun.

“Oppa.. apa kau yang menyiapkan semua ini?” tanya Sooyoung pada Kyuhyun.

“Tentu saja!!” jawab Kyuhyun dengan senyum mengembang di bibirnya.

“Saranghae Choi Sooyoung, aku akan membuat margamu berubah menjadi Cho!!” ucap Kyuhyun.

Sooyoung tersipu malu dengan perkataan Kyuhyun barusan.

“Nado Saranghaeyo Oppa!!” jawabnya.

Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Sooyoung, hingga bibirnya menyentuh bibir Sooyoung dan melumatnya lembut. Sooyoung mengalungkan tangannya ke leher Kyuhyun.

*THE END*

Annyeong 🙂

Huft akhirnya nyampe ending juga nih ff 🙂

Mian kalau hasilnya mengecewakan 😦

Stay Comment and Like🙂

18 thoughts on “I Can’t Live Without You Part 10(B) End

  1. mian baru komen hehhe
    akhirnya kyuyoung bersatu…
    masih betah nih bacanya…
    pengen after story nya
    kayaknya lucu deh kalo mereka pas pacaran heheh

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s