Nae Namja Part 3

Cast :

Choi Sooyoung

Choi Siwon

Another

Annyeong 🙂

Mianhae baru ngepost lanjutannya..😦

Author kemaren sibuk, tes masuk universitas (Mohon doanya yah)

Author kelabakan nih lanjutin ff ini, jadi kalau ceritanya ngecewain mohon maaf yah..

No siders please..!! Komen dong, kau author udah cape-cape nulis.. 😦

Langsung aja ke cerita yah..

Author POV

“Sepertinya kau tidak takut dengan ancamanku Oppa.. baik aku akan membuatmu takut dengan ancamanku!!” Ucap seorang Yeoja dengan mengenggam sebuah amplop berukuran sedang.

“Mungkin ini bisa membantuku untuk menghancurkan hubungan kalian!!” ucapnya dengan memandang Amplop yang sedang digenggam.

Flashback

Siwon POV

“Huft akhirnya terbebas juga dari orang-orang yang mengganguku!!” ucapku lega.

Setelah menginjakkan kakiku di Korea, aku segera mengantarkan Stella ke rumah Orang tuaku. Appa yang menyuruhku, setelah mengantarnya aku meminta ijin pada Appa untuk mengunjungi Dorm Super Junior padahal sebenarnya aku ingin mengunjungi Sooyoung. Aku sudah tidak sabar untuk menemui Yeojaku itu, apakah dia marah padaku.

Sekarang aku sedang berada di dalam mobilku untuk menuju lokasi syuting Sooyoung. Mudah saja bagiku untuk mengetahui lokasi Sooyoung berada, aku tinggal bertanya pada manajernya.

Setelah sampai aku segera memarkirkan mobilku dan turun dari mobil. Aku melihat sekelilingku ramai dengan orang berkeliaran dan berbagai perlengkapan yang digunakan untuk syuting. Mataku berkeliling mencari keberadaan Sooyoung, “Di mana dia?” tanyaku bergumam pelan.

“Permisi Agashi!!” aku memanggil seorang yang sepertinya kru dari drama ini yang sedang melintas di depanku.

Mendengar panggilanku, orang itu berhenti dan memandangku. “Mianhae.. apa kau tau di mana Sooyoung?” tanyaku padanya.

“Bukankah anda Choi Siwon member Super Junior?” tanyanya padaku. Aku menganggukkan kepalaku dan tersenyum padanya.

“Bisakah kau sampaikan padanya jika ada seseorang yang mencarinya?” ucapku meminta tolong.

“Ne.. akan saya beritahu!!” ucapnya lalu berniat pergi.

“Changkaman..!” ia menghentikan langkahnya dan menatapku bingung.

“Tapi, jangan beritahu padanya jika aku yang sedang mencarinya!!” ucapku.

“Ah.. arasso!!” jawabnya kemudian benar-benar pergi dari hadapanku.

Aku melihat sekelilingku dan menemukan sebuah bangku di bawah pohon yang kebetulan bangku itu tidak ada yang menduduki, aku berjalan mendekati bangku itu dan mendudukinya.

Aku merasa ada seseorang berjalan di belakangku dan mendekat  ke arahku, aku segera membalikkan badanku dan melihat Sooyoung sudah berdiri di sana dengan pandangan terkejut.

“Tuhan.. aku sangat merindukan Yeoja ini!!”

Flashback end

Sekarang kami duduk di bangku yang sebelumnya aku duduki, aku sangat merindukan saat-saat aku dan Sooyoung bersama seperti ini.”Tuhan, jangan pisahkan kami. Aku sangat mencintainya, aku tidak ingin berpisah darinya!!”

“Oppa.. jeongmal bogoshippo!!” ucapnya manja padaku.

“Nado.. Youngie!!” jawabku.

“Oppa.. kenapa kau tidak menghubungiku?” tanyanya dengan senyum mengembang.

Aku melihat senyumnya, aku ingin melihatnya terus seperti ini. Aku tidak ingin senyum itu menghilang jika mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

“Itu.. karena Oppa sangat sibuk!!” jawabku dengan merangkulnya. Aku terpaksa berbohong padanya kali ini.

“Kalau Oppa sibuk.. kenapa Oppa sempat jalan-jalan dengan lawan main Oppa di drama itu?”tanyanya kesal. Aku tersenyum mendengarnya, rupanya dia sedang cemburu.

“Tidak hanya kami berdua .. semua kru juga ikut kok!” jawabku mencoba menjelaskannya.

“Tapi.. kenapa ka..”. “Apa kau cemburu?” ucapku memotong perkatannya.

“Tidak.. buat apa aku cemburu!!” jawabnya ketus.

“Benarkah? Apa Yeojachinguku tidak cemburu melihatku berfoto berdua dengan gadis lain?” aku menggodanya dan menoel pipinya yang chuby itu.

“Oppa..!!” rengeknya, aku gemas melihatnya dan mencubit kedua pipinya.

“Oppa hentikan..!!” teriaknya dan mencubit lenganku.

“Aww.. Appo Youngie!!” dia mencubit lenganku terlalu keras.

“Makanya Oppa singkirkan tangan Oppa dari pipiku sekarang!!” ucapnya.

“Ne.. ne aku lepasakan!!” jawabku akhirnya.

Sooyoung POV

Aku sangat merindukan saat-saat seperti ini, bersama Siwon Oppa. Tuhan aku ingin selamanya seperti ini aku tidak ingin Siwon  Oppa meninggalkanku.

Aku melihat jam tangan yang kukenakan kemudian memandang Siwon Oppa, Siwon Oppa menyadari tatapanku padanya.

“Wae?” tanyanya.

“Oppa.. aku harus segera kembali ke lokasi syuting sekarang!!” jawabku.

“Aissh.. padahal aku masih ingin berlama-lama denganmu Youngie!!” jawab Siwon Oppa manja. Aku tersenyum melihat tingkahnya dan mencubit hidungnya.

“Yak.. aku tidak bisa bernafas!!” ucap Siwon Oppa megap-megap. Aku tertawa melihat eksepresi wajahnya yang sangat lucu itu.

“Aigoo.. Oppa neomu Kyeopa!!” batinku, tidak mungkin aku mengatakan langsung padanya bisa-bisa Siwon Oppa malah mengejekku nanti.

“Sudah sana.. kau nanti diomelin sutradara!!” ucap Siwon Oppa dengan menunjuk kumpulan orang yang akan memulai syuting.

“Oppa kau mengusirku?” tanyaku jahil.

“Sudah bagus aku mengjinkanmu.. apa kau mau kutahan di sini? Supaya tidak bisa syuting?” tanyanya.

“Aniya.. nanti aku bisa diomelin Sajangnim!!” jawabku cepat.

“Sudah sana.. aku akan menunggumu di sini!!” ucapnya.

“Oppa mau menungguku? Ini tidak sebentar Oppa!!” tanyaku tidak percaya Siwon Oppa akan menungguiku sampai syuting selesai.

“Gwenchana.. aku ingin mengawasi Yeojaku!!” jawabnya genit.

“Isshh.. ya sudah Oppa, aku ke sana dulu yah..!!” ucapku dengan melambaikan tangan pada Siwon Oppa.

Selama syuting berlangsung tidak jarang aku melihat ke arah Siwon Oppa. Siwon Oppa ternyata memandangiku dari jauh, sesekali dia juga terlihat sibuk dengan ponselnya sepertinya Siwon Oppa bermain game untuk menghilangkan kebosanannya.

Setelah 4 jam akhirnya syuting hari ini selesai.. aku segera berpamitan pada semua kru yang ada dan cepat-cepat berjalan menemui Siwon Oppa.

“Oppa.. kajja!!” ajakku padanya.

“Eodiga?” tanyanya bingung.

“Tentu saja pulang.. Oppa mau sampai besok pagi di sini?” tanyaku.

“Mau.. asalkan kau yang menemaniku !!” jawabnya.

“Issh.. dasar Ajusshi genit!!” jawabku.

“Tapi kau suka kan? Pada Ajushi yang genit ini?” tanyanya menggodaku, wajahku seketika berubah merah.

“Oppa.. ayo cepat di sini dingin!!” ucapku padanya menghilangkan kegugupanku.

“Ne.. kajja!!” Siwon Oppa menggandeng tanganku menuju mobilnya.

**Nae Namja**

Siwon POV

“Soo!!” panggilku pada Sooyoung ketika kami berada di dalam mobil. Selama perjalanan Sooyoung hanya diam.

“Youngie!!” aku mengulang panggilanku, karena Sooyoung tidak mendengar panggilanku yang pertama.

“Ehh.. wae Oppa?” tanyanya terkejut.

“Kau diam saja dari tadi.. wae?” tanyaku padanya.

“Ah.. ak.aku hanya kelelahan Oppa!!” jawabnya.

Aku melihat wajahnya yang terlihat lelah, kasihan sekali Yeojachinguku ini. Jadwalnya sangat padat akhir-akhir ini.

“Walaupun kau banyak jadwal, kau harus tetap istirahat!” ucapku menasehatinya. Sooyoung tersenyum menanggapi ucapanku.

Aku menghentikan mobilku di depan sebuah cafe yang menyediakan aneka Seafood, Sooyoung bilang dia sangat ingin memakan masakan laut. Sedangkan aku hanya menurutinya saja, akan sangat menyenangkan jika melihatnya makan dengan lahap.

“Setelah makan aku akan mengantarmu kembali ke Dorm, kau terlihat kelelahan!!” ucapku padanya.

“Kenapa langsung pulang? Aku ingin jalan-jalan dulu Oppa!!” jawabnya mencoba protes padaku.

“Ani.. kau bilang tadi kau lelah, kau harus istirahat!!” jawabku tegas.

“Yah.. Oppa, aku akan beristirahat nanti setelah jalan-jalan!!” jawabnya.

“Tidak bisa… aku tidak ingin kau sakit!!”

“Arraso..!” jawabnya manyun.

Aku tertawa melihat kelakuannya yang seperti anak kecil. Yeojachinguku benar-benar menggemaskan.

Sooyoung POV

“Apa perlu ku antar sampai depan Dorm?” tanya Siwon Oppa, ketika mobilnya telah berhenti di tempat parkir Dorm SNSD.

“Tidak usah Oppa!!” jawabnku menolak.

“Ya sudah kalau begitu masuklah!!” ucapnya kemudian mencium keningku singkat.

DEGG!! Entah kenapa perasaanku tidak enak, jantungku berdetak sangat cepat.

“Oppa hati-hati mengemudi!!” ucapku padanya setelah turun dari mobil. Siwon Oppa tersenyum padaku. Aku melambaikan tangan padanya setelah itu Siwon Oppa segera menjalankan mobilnya.

Aku memegang dadaku yang masih berdetak cepat, “Kenapa ini?” batinku.

Perasaanku tidak enak, apa akan ada hal yang buruk terjadi pada kami. Aku merasa Siwon Oppa akan meninggalkanku.

Ketika sampai di depan pintu Dorm SNSD, langkahku terhenti. Aku melihat sesuatu di bawah kakiku. Sebuah amplop, aku segera mengambilnya dan melihat ada namaku tertera di sana.

“Untukku? Dari mana?” ah mungkin dari fansku.

Aku segera membuka amplop itu, aku melihat beberapa lembar foto di dalamnya. Aku segera mengeluarkannya dan betapa terkejutnya aku melihat foto ini.

Aku menutup mulutku dengan tanganku, aku tidak percaya dengan apa yang kulihat ini.

“Siwon Oppa!!” ucapku lirih. Tiba-tiba perasaan yang tadi datang lagi, perasaan takut kehilangan Siwon Oppa.

Aku melihat Siwon Oppa dicium oleh seorang Yeoja, di depan sebuah hotel. Tidak hanya itu aku jiga melihat foto mereka yang sedang bergandengan tangan, dan Yeoja itu bergelayut mesra pada Siwon Oppa.

Aku tidak bisa melihat dengan jelas gadis ini karena di foto gadis ini membelakangi kamera. Tapi sepertinya aku mengenal Yeoja ini, “tapi entahlah siapa?”

Aku sudah tidak bisa menahan air mataku, aku menangis sekarang. “Youngie.. kenapa kau berdiri di luar?” tanya seseorang yang tiba-tiba mengagetkanku dari belakang.

Aku segera mengelap air mataku dan memasukan foto tadi ke dalam tasku. Aku berbalik dan melihat Jessica sudah berdiri di hadapanku.

“Ah.. aku hanya!” “Kau menagis?” tanyanya memotong ucapanku.

“Tidak.. aku tidak menangis!!” jawabku cepat.

“Tapi matamu terlihat sembab!!” ucap Jessica.

“Aku tadi kelilipan!!” jawabku.

“Ya sudah, ayo masuk!!” ucap Jessica membuka pintu Dorm dan masuk ke dalam. Aku segera mengikuti di belakangnya.

“Ah.. kalian pulang bersama?” tanya Yuri yang sedang menonton TV ketika melihat kami.

‘Tidak.. tadi aku bertemu dengannya di depan Dorm!” jawab Jessica. Yuri membulatkan mulutnya tanda mengerti.

Aku segera masuk ke dalam kamarku dan merebahkan diriku di kasur.

“Yak.. mandi dulu sana!!” ucap Jessica yang melihatku langsung merebahkan diri di kasur.

“Sebentar..!!” jawabku.

“Nanti kau bisa ketiduran.. sana mandilah!!” jawab Jessica.

“Ah.. iya!!” jawabku akhirnya dan bangun kemudian masuk ke dalam kamar mandi.

Setelah mandi aku segera menjatuhkan badanku ke kasur.. aku melihat Jessica yang sudah terlelap di kasurnya. “Cih.. menyuruhku mandi, sedangkan dia sendiri saja langsung tidur dan tidak membersihkan dirinya!!”

Aku mengingat foto yang kutemukan tadi, aku mengambil foto itu dari dalam tasku.

“Oppa.. apa kau akan meninggalkanku?” lagi-lagi aku menangis.

Choi Sooyoung akan menjadi Yeoja yang cengeng jika menyangkut seorang Namja yang bernama Choi Siwon.

Aku sangat takut sekarang, aku takut Siwon Oppa akan meninggalkanku. Bagaimana jika itu terjadi?

Aku segera mengelap pipiku, aku tidak boleh menangis. Aku besok harus syuting dan aku tidak mau besok padi terbangun dengan mata yang bengkak.

**Nae Namja**

Siwon POV

Aku menghentikan mobilku di garasi rumahku. Padahal aku sangat malas pulang ke rumah. Aku malas jika harus bertemu dengan Appa, rasanya aku ingin menginap di dorm saja.

Ketika aku masuk ke dalam rumah, aku sudah disambut dengan tatapan tajam Appa. “Ada apa lagi ini?” batinku.

“Choi Siwon..!!! kemana saja kau seharian ini?” tanyanya.

“Aku kan sudah bilang, aku pergi ke Dorm!!” jawabku santai.

“Kau tidak usah bohong, Appa sudah tau!! Kau menemui gadi itu kan?” ucap Appa sengit.

“Stella tadi mengikutimu.. dia bilang kau menemui gadis itu. Sekarang kau masih mau mengelak?” tanya Appaku marah.

Mwoo.. dia mengikutiku, apa-apaan gadis itu?

“Bukankah Appa sudah memperingatkanmu? Kau harus meninggalkannya!”

“Aku tidak bisa Appa, aku mencintainya!!” jawabku.

“Kau bilang Cinta?? Gadis itu tidak pantas kau cintai!!” ucap Appa tajam. Aku tidak bisa menahan emosiku sekarang, aku tidak terima Appa bicara seperti itu.

“Tidak ada yang bisa melarangku untuk mencintai siapa pun, termasuk Appa!!” jawabku sinis.

“Kau harus segera memutuskannya.. Kau akan segera bertunangan dengan Stella!!” ucap Appa.

“Aku tidak akan mau!!” ucapku kemudian pergi meninggalkan Appa.

“Kau sekarang sudah berani melawanku hanya karena gadis itu?”ucap Appa, aku menghentikan langkahku di tangga.

“Apa kau tidak ingat dengan ancaman Appa waktu itu?” aku terdiam memikirkan ucapan Appa.

“Appa tidak akan segan-segan menhancurkannya jika kau masih tetap bersamanya!!” aku berbalik badan menghadap Appa.

“Semua itu tergantung padamu!! Jika kau menuruti perintah Appa, dia akan baik-baik saja!!” ucap Appa kemudian pergi dari hadapanku.

Aku terdiam memikirkan ancaman Appa barusan, aku sangat mengetahui sifat Appa. Aku takut Appa akan bertindak, aku tidak ingin Sooyoung kenapa-napa. Tapi aku tida bisa jika harus meninggalkannya, au sangat mencintainya.

TBC…

6 thoughts on “Nae Namja Part 3

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s