Oppa.. Saranghae [Part 2]

 Main Cast :

Choi Sooyoung

Choi Siwon

Choi Sulli

Choi Minho

 Other Cast :

Kwon Yuri

Kang jiyoung

Bae Suzy

Sohyun 4minute

Lee Jungshin

Kang Minhyuk

Jung Jinwon 

Annyeong🙂 Author bawa lanjutannya Oppa.. Saranghae..

Mian.. jeongmal mianhe Author baru ngepost lanjutannya selama berbulan-bulan gak ngepost🙂

Kamsahamnida buat yang sudah setia nungguin ff ini🙂

OK.. Lets go…!!

Author POV

Teet.. teet..teet!! bel sekolah SM High School berbunyi, menandakan proses belajar di sekolah itu telah selesai dan saatnya para siswa untuk kembali ke rumah masing-masing.

Keadaan kelas Sulli terlihat sibuk dengan aktivitas para murid yang sedang membereskan barang-barang di atas meja masing-masing.

Begitupun dengan Sulli, Yeoja itu terlihat bersemangat karena sudah waktunya untuk pulang.

“Ah.. iya aku lupa!!” ucap Sulli tiba-tiba setelah selesai memasukkan buku-bukunya ke dalam tas.

“Wae?” tanya Sohyun yang kebetulan duduk di sebelah Sulli.

Sulli POV

“Ah.. iya aku lupa!!” ucapku tiba-tiba saat selesai memasukan buku-bukuku ke dalam tas.

Aku lupa kalau hari ini Sooyoung Eonni tidak menjemputku.

“Wae?” tanya Sohyun teman sebangkuku.

“Aku baru ingat kalau hari ini Sooyoung Eonni tidak bisa menjemputku, Othokae?” ucapku padanya.

“Ah begitu.. Mianhae Sulli-ah, aku tidak bisa mengajakmu pulang bersama.. Eommaku mengajak untuk ke rumah Halmeoni!!” jawab Sulli.

Aku berpikir sebentar kemudian mengangguk. “Gwenchana Sohyun-ah!” jawabku.

“Aku bisa minta tolong mereka berdua!!” ucapku dengan menunjuk Suzy dan Jiyoung yang duduk di depan kami.

“Jiyoung-ah!!” panggilku pada Jiyoung yang sudah beranjak dari tempat duduknya.

“Wae Sulli-ah?” tanyanya melihat ke arahku.

“Apa aku boleh pulang dengamu? Sooyoung Eonni tidak bisa menjemputku!!” tanyaku padanya.

“Jeongmal Mianhae Sulli-ah.. Oppaku memintaku menemaninya untuk mencari kado buat Yeojachingunya!!” jawab Jiyoung dengan kecewa.

“Ah.. begitu yah!!” jawabku, aku kemudian beralih ke Suzy yang sudah berdiri di samping Jiyoung.

“Suzy-ah!!” ucapku dengan mengeluarkan aegyoku.

“Aku masih ada ekskul Sulli-ah.. jadi aku tidak langsung pulang, Mianhae!!’ jawabnya yang mengerti tatapanku.

“Baiklah.. kalau begitu aku akan pulang naik taksi!!” jawabku lemas.

“Sulli-ah.. kami duluan yah!!” ucap Jiyoung dan Sohyun ketika kami berada di depan gerbang sekolah.

“Ne..!!’ jawabku disertai anggukan.

“Kenapa tidak ada taksi yang lewat?” aku sudah menunggu lebih dari 1 jam tapi tidak ada juga taksi yang lewat di depanku.

“Masa aku harus jalan kaki.. ? rumahku kan jauh dari sekolah!!”

“Tapi.. sepertinya tidak akan ada taksi yang lewat!!” ah sudahlah akhirnya aku memutuskan untuk pulang jalan kaki.

Baru beberapa langkah, tiba-tiba sebuah mobil sport melaju dengan kecepatan penuh sehingga debu di jalan berterbangan dan itu membuatku terbatuk-batuk.

“Hukk..hukk..!!” aku melihat mobil yang sudah jauh di depanku, aku tau siapa pemilik mobil itu.

“Dasar orang kaya sombong!!” ucapku sinis.

“Ah.. sial sekali aku hari ini!!” ucapku melanjutkan perjalananku.

Baru beberapa langkah aku berjalan sebuah motor sport berhenti di sampingku. Aku menoleh untuk melihat siapa pemilik motor ini.

Aku memicingkan mataku untuk mengetahui siapa pemilik motor ini, tapi aku tidak bisa melihatnya karena wajahnya tertutup oleh helm yang dipakainya. Tapi yang jelas dia siswa SM High School sama sepertiku karena dia mengenakan seragam yang sama denganku.

“Kau pulang jalan kaki?” tanya si pemilik motor itu.

Aku melihat ke sekelilingku untuk memastikan siapa yang diajak bicara olehnya.

“Yak.. aku bicara denganmu!!” ucapnya mengetahui apa yang sedang aku pikirkan.

“Aku??” tanyaku dengan menunjuk wajahku.

“Iya kau.. memangnya ada siapa lagi di sini selain kita?” tanyanya.

“Iya juga ya.. kenapa aku bisa sebodoh ini..!!” rutukku dalam hati.

“Apa mau kuantar?” tanyanya menawarkan tumpangan padaku.

“Apa kau serius? Tapi aku tidak mengenalmu!!” ucapku.

Akhirnya dia membuka kaca helmnya dan memperlihatkan wajahnya.

“Sepertinya aku pernah melihatmu!!” ucapku mengingat-ingat.

“Kau mau tidak?” tanyanya lagi mengagetkanku yang sedang berusah untuk mengingatnya.

“Ah iya.. aku ingat sekarang, kau kan temannya Choi Minho kan? Anak orang kaya tapi sombong itu kan?” ucapku spontan.

“Sepertinya begitu!!” jawabnya singkat.

“Kau mau ku antar apa tidak?” tanyanya yang membuatku kaget untuk kedua kalinya.

“Eh.. apa tidak merepotkan?” tanyaku.

“Tidak..!! tapi kalau kau tidak mau juga tidak masalah!!” jawabnya santai.

“Baiklah.. aku mau!!” jawabku cepat takut dia berubah pikiran.

“Naiklah.. ini helmnya!!” ucapnya menyuruhku naik ke atas motornya dan memberiku sebuah helm.

Dengan ragu aku naik ke atas motornya kemudian memakai helm.

“Pegangan.. !!” ucapnya menyuruhku untuk berpegangan padanya.

“Eh..?” tanyaku bingung.

“Jika kau tidak ingin terbang, pegangan padaku!!” ucapnya.

Dengan takut-takut aku mencoba memegang pingganya, aku gugup karena harus berpegangan padanya. Dia kan Namja, apalagi aku tidak mengenalnya, aku hanya sering melihatnya tapi tidak mengenalnya.

“Sudah siap?” tanyanya padaku yang sudah duduk di boncengannya.

“Ne..!!” jawabku.

“Yak..!!” hampir saja aku terjengkang ke belakang saat dia mulai menjalankan motornya.

“Jangan kencang-kencang..!! aku masih ingin hidup, aku tidak mau mati sekarang!!” ucapku konyol.

“Aku tidak terbiasa lambat.. aku lebih suka mengebut!!” jawabnya santai kemudian menarik gasnya semakin dalam membuat motornya melaju dengan sangat kencang.

Reflek aku memeluk pinggangnya, aku sudah tidak peduli sekarang. Yang penting aku bisa selamat itu saja.

“Ah.. gomawo!!” ucapku padanya.

“Ne.. aku pulang!!” ucapnya kemudian menjalankan motornya menjahui rumahku.

“Ah.. pabo, aku kan belum tau namanya!!” ucapku baru menyadari aku belum menanyakan siapa namanya.

“Itu kan mobil Eonni, kenapa sudah di garasi? Katanya ada janji dengan Yuri Eonni tapi kenapa sudah sampai di rumah!!”

“Aish.. Eonni!!”

Sooyoung POV

“Kau melihat Yuri?” tanyaku pada teman yang satu jurusan dengan Yuri yang baru saja keluar dari kelas.

“Dia sudah keluar dari tadi!!” ucapnya.

Aish kemana bocah ini, “Gomawo!!” ucapku pada teman Yuri.

Apa dia lupa, bukankah dia yang memintaku untuk membantunya mengerjakan tugas kuliah.

Aku mengambil ponselku dan menelpon Yuri.

“Yobboseyo.. Yul kau di mana?” tanyaku ketika Yuri mengangkat teleponnya.

“Mianhae Youngie.. aku tidak bisa hari ini, aku harus menemani Eommaku!!” jawabnya di seberang telepon.

“Ah.. begitu yah, baiklah!!” ucapku.

Aku menutup teleponku dan bergegas menuju parkiran kampus menuju mobilku.

“Aish.. mobil siapa ini?” ucapku gusar saat melihat sebuah mobil mewah parkir di belakang mobilku dan membuat mobilku tidak bisa keluar.

Terpaksa aku harus menunggu pemilik mobil ini, baru bisa pulang.

“Aishh menyebalkan!!”

Sudah 15 menit aku menunggu tapi pemilik mobil ini tidak juga keluar. Aku mendengar suara langkah mendekat ke arahku. Aku membalikkan badanku dan melihat seorang Namja tampan sedang berjalan ke arahku.

“Bukankah itu Namja yang tadi?”

“Ada apa Agasshi? Kenapa kau berdiri di belakang mobilku?” ucapnya, aku bingung apakah dia bicara denganku.

Aku melihat sekelilingku tidak ada orang, sepertinya memang benar dia bicara padaku.

“Eh.. ini mobilmu?” tanyaku.

“Iya.. ini mobilku!!” jawabnya dengan senyum yang memperlihatkan lesung pipinya.

“Benar kata Yuri… Namja ini sangat tampan!!” batinku.

“Mobilmu menghalangi mobilku!!” ucapku dengan menunjuk mobilku.

“Ah.. Mianhae!!” jawabnya.

“Bisakah kau segera memindahkan mobilmu?” tanyaku langsung.

“Ah.. baiklah!!” tanpa menunggu lagi Namja itu segera masuk ke dalam mobilnya.

“Agasshi.. aku sudah memindahkan mobilku, kau bisa menjalankan mobilmu sekarang!!” aku tersadar dari lamunanku dan melihat mobilnya sudah tidak menghalangi mobilku lagi.

“Ah.. iya!!” ucapku cepat dan langsung masuk ke dalam mobilku. Aku malu sekali.

Aku teringat dengan Dongsaengku Sulli, bagaimana dengannya? Apa sudah pulang. Tadi aku menyuruhnya untuk pulang sendiri karena aku ada janji dengan Yuri, namun sekarang Yuri membatalkan janjinya.

Aku melihat jam tanganku, “Sepertinya Sulli sudah pulang!!” gumamku. Tidak mungkin jam segini dia masih berada di Sekolah.

“Aku pulang!!” ucapku ketika memasuki rumah.

“Eomma sedang apa?” tanyaku pada Eomma yang sedang berkutat dengan alat memasaknya di dapur.

Aku mengambil sebotol air mineral dari dalam lemari pendingin, dan langsung meneguknya.

 “Kau sudah lihat Eomma sedang memasak, kenapa masih bertanya?” jawab Eomma.

“Aish.. Eomma itu hanya basa-basi untuk memulai percakapan!!” jawabku.

“Aigoo.. kau ini, lebih baik sekarang kau ganti bajumu dan langsung bantu Eomma!!”

“Ne.. Arasso!!” jawabku tanpa membantah.

Author POV

Sulli memasuki rumahnya dengan raut wajah kesal. Sooyoung yangmelihat kedatangan adiknya hanya mengerutkan kening bingung.

Dengan segera Sulli langsung membuka kulkas dan mengeluarakan sebotol air dan langsung meneguknya habis. Sedangkan Sooyoung hanya melihat tingkan adiknya bingung.

“Ada apa dengan mukamu? Kenapa kau tekuk seperti itu?” tanya Sooyoung santai.

Sulli tidak menjawab pertanyaan Eonninya dan hanya menatap kesal.

“Yak.. aku bertanya padamu!!” ucap Sooyoung yang melihat Sulli tidak menjawab pertanyaannya dan hanya menatapnya.

“Eonni bilang ada janji dengan Yuri Eonni!!” Sulli menatap Sooyoung tajam.

“Ah.. karena itu, Tadi Yuri membatalkan janjinya tiba-tiba” jawab Sooyoung tanpa dosa tanpa mengetahui Sulli yang akan mulai mengamuk.

“Lalu kenapa Eonni tidak menjemputku?” tanya Sulli.

Sooyoung menghentikan pekerjaannya yang sedang memotong wortel dan memandang Sulli yang sudah mengeluarkan tanduk di kepalanya.

“Eonni kira, kau sudah pulang!!” jawab Sooyoung santai.

“Arrghh!!” Sulli semakin merasa kesal dengan Eoninya yang tidak merasa bersalah sedikitpun. Dan memilih untuk  ke kamarnya.

“Ada apa dengan bocah itu?” tanya Sooyoung bingung.

“Eomma.. kenapa banyak sekali yang Eomma masak?” Sooyoung mengalihkan perhatiannya pada Eommanya yang terlihat sangat sibuk dengan pekerjannya.

“Eomma akan memberikannya pada Cho Ajhumma!!” jawab Eommanya.

Sooyoung terbelalak kaget dengan ucapan Eommanya. “Maksud Eomma, Cho Ajhumma Eommanya Kyuhyun Oppa?” tanya Sooyoung.

“Ne.. mereka baru saja tiba di Korea tadi pagi!!”

“Apa mereka sekeluarga Eomma?” tanya Sooyoung senang.

“Ne.. !” jawab Eomma Sooyoung menganggukkan kepalanya.

Siwon POV

“Hyung!!” aku menolehkan wajahku ke arah pintu kamarku dan melihat Minho yang sudah berdiri di sana.

“Ehmm.. !!” gumamku yang kembali berkutat dengan laptopku.

“Aku ingin pindah!!” ucap Minho cepat yang membuatku bingung.

“Maksudmu?”

“Aku ingin pindah dari rumah ini!!” jawab Minho santai yang membuatku kaget dan menghentikan pekerjaanku dengan laptopku.

“Kau mau pindah ke mana?” tanyaku mencoba bersikap tenang.

“Aku ingin menyewa apartemen, aku merasa kesepian jika harus tinggal di rumah yang sebesar ini!!” jawab Minho.

“Aku rasa Appa tidak akan mengijinkan!!” jawabku.

“Makanya, aku ingin meminta bantuanmu supaya Appa mengijinkan” jawab Minho.

“Lalu jika kau tinggal di apartemen, apakah kau yakin kau tidak akan merasa kesepian?” tanyaku.

“Setidaknya aku tidak akan merasa terganggu!!” jawab Minho.

“Minho.. sampai kapan kau akan bersikap seperti ini?” tanyaku menatap Minho khawatir.

“Bukankah dari dulu aku memang seperti ini!!” jawab Minho cuek.

“Tapi tidak separah ini!!” jawabku.

“Sudahlah Hyung, kau tidak usah mengkhawatirkan aku. Bagaimana? Hyung mau membantuku untuk membicarakan ini dengan Appa?”

“Tapi dengan syarat aku akan tinggal bersamamu, jika kau menolak aku tidak akan membantumu!” jawabku, Minho terlihat mendesah.

“Aish.. aku tau jika akan seperti ini, baiklah yang penting aku bisa keluar dari rumah ini!” jawab Minho kemudian melangkahkan kakinya keluar dari kamarku.

TBC…

16 thoughts on “Oppa.. Saranghae [Part 2]

  1. (“Ah begitu.. Mianhae Sulli-ah, aku tidak bisa mengajakmu pulang bersama.. Eommaku mengajak untuk ke rumah Halmeoni!!” jawab Sulli ) bgian dialog ini bukan sulli yg ngomongkn tp tmen’a..di cek lgi yahh thor, walaupun ksalahan kecil tp penulis jga ttap hrs teliti, biar yg baca jga gk bingung hehe🙂
    tapi selebihnya udah bgus kog thor, terus semangat nulis’a yaa

    mianhe kalo terlalu teliti aq comment’a…:D
    jgn marahhhh yaaaa

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s