Oppa.. Saranghae [Part 3]

Main Cast :

Choi Sooyoung

Choi Siwon

Choi Sulli

Choi Minho

Other Cast :

Cho Kyuhyun

Kwon Yuri

Kang jiyoung

Bae Suzy

Sohyun 4minute

Lee Jungshin

Kang Minhyuk

Jung Jinwon

Annyeonghaseyo🙂

Author balik lagi nih.. bawain Part 3 FF Oppa Saranghae

Hope U like it..

Don’t forget for stay comment😀

Minho POV

Setelah dari kamar Siwon Hyung aku langsung masuk ke dalam kamarku dan merebahkan tubuhku di ranjang.

“Semoga saja Hyung berhasil membujuk Appa” menurutku ini bukan hal susah bagi Siwon Hyung untuk membujuk Appa, mengingat Hyung adalah anak yang berbakti pada orang tua.

Aku memejamkan mataku namun baru sebentar aku terlelap, ada sebuah panggilan di ponselku.

Aku segera meraih ponselku yang kuletakkan di samping kepalaku, aku melihat layar ponselku kemudian menempelkannya di telingaku.

“Yobboseo!”

“Hmm.. wae?” tanyaku.

“Malam-malam begini?” tanyaku lagi.

“Ne arasso!!” jawabku kemudian.

Barusan Jinwon menelpon, menyuruhku untuk datang ke arena balapan. Sebenarnya aku sering melakukan balapan liar dengan teman-temanku dan diantara orangtuaku ataupun Siwon Hyung tidak mengetahui ini.

Aku tidak tau bagaimana reaksi mereka jika mengetahui ini dan aku juga tidak ingin membayangkannya. Sebenarnya aku melakukan ini hanya untuk menghilangkan stressku.

Aku segera mengambil jaketku yang tergantung, sesampainya di depan kamar aku melihat pintu kamar Siwon Hyung yang tertutup.

“Huh!!” aku menghela nafas lega, jadi aku tidak perlu repot-repot untuk berbohong menjelaskan padanya jika Hyung bertanya aku akan kemana.

Aku segera berlari menuju garasi dan menyalakan motor sport milikku, sebenarnya motor ini adalah hadiah dari Siwon Hyung. Siwon Hyung tidak tau bahwa aku sering memakai motor ini, karena yang dia tau aku hanya menaruhnya saja di garasi.

Sebelumnya aku pernah mengajak Krystal mantan Yeojachinguku mengendarai motor ini, tentu saja aku memboncengnya. Ah tapi sekarang tidak penting untuk mengingatnya.

Aku langsung menarik gas motorku dalam dan motor yang aku kendarai segera melaju membelah jalanan kota Seoul, tentu saja setelah aku melewati beberapa pengawal yang berjaga di depan maupun di halaman rumahku.

Author POV

“Ah.. akhirnya kau datang juga, aku kira kau tidak akan datang!!” Minhyuk langsung menyambutku sesampainya aku di arena balap.

“Untuk saja kau datang, mereka dari tadi terus mendesak kami supaya kau datang” ucap Jungshin dengan menunjuk gerombolan Namja yang sedang duduk di atas motor sport mereka ditemani dengan beberapa orang Yeoja.

“Apa yang mereka inginkan?” tanya Minho.

“Myungsoo ingin tanding denganmu!!” ucap Jinwon degan menatap seorang Namja yang kini sedang menyeringai ke Minho.

“Apa dia tidak bosan selalu kalah denganku?” jawab Minho.

Myungsoo berjalan ke arah Minho dan teman-temannya bersama dengan Siwan.

“Apa kau sudah siap, tuan muda?” tanya Myungsoo disertai dengan senyumnya yang terlihat seperti ejekan.

“Kau ingin balapan denganku?” tanya Minho sinis.

Minho POV

“Ne.. aku ingin balapan denganmu!!” jawabnya dengan tatapan tajam.

“Apa kau sudah siap untuk kalah?” tanyaku sombong.

“Yah.. jangan karena kau sudah beberapa kali menang dariku lalu kau bersikap sombong seperti ini, ingat kali ini aku akan mengalahkanmu!!” balas Myungsoo.

“Ok.. kita tunggu saja, dan lihat siapa yang menang!!” tantangku.

— Oppa Saranghae —

Author POV

Sementara itu di kediaman keluarga Choi Jungnam, Sooyoung sedang duduk termenung memikirkan sesuatu.

Hingga akhirnya ponselnya berbunyi ternyata pesan dari Yuri.  Sooyoung segera membuka pesan dari Yuri.

From : Yul Yuri

Bagaimana? Kau mau memamerkan lukisanmu?

Sooyoung POV

From : Yul Yuri

Bagaimana? Kau mau memamerkan lukisanmu?

Aku bingung apa aku ikuti saja saran Yuri, tapi aku tidak yakin dengan lukisanku.

To : Yul Yuri

Molla Yul..! tapi sepertinya tidak..

Aku tidak yakin dengan lukisanku.

Tak berapa lama ponselku berbunyi lagi, kali ini Yuri menelpoku. Aku segera menjawab panggilannya.

“Yak.. kau ini, ini kesempatan bagus untuk memamerkan lukisanmu kenapa kau tidak mau?” tanya Yuri panjang.

“Aku tidak yakin dengan lukisanku Yul !” jawabku.

“Aish… aku kan sudah bilang berapa kali, lukisanmu itu bagus!” jawabnya.

“Itu kan menurutmu, tapi tidak tau dengan pendapat orang lain” jawabku.

“Makanya coba dulu, siapa tau responnya bagus. Apa kau tidak ingin karyamu dilihat orang lain?” tanyanya.

“Tentu saja aku mau..”

“Lalu kenapa kau tidak ingin mencoba?” tanyanya lagi.

“Hmm.. bagaimana ya?” jawabku ragu.

“Lebih baik kau coba saja, aku dengar banyak juga yang akan memamerkan karya mereka” jawab Yuri.

“Ne.. aku akan mencobanya!” jawabku akhirnya, aku rasa tidak ada salahnya untuk mencoba.

“Eonni… ada yang mencarimu!” tiba-tiba saja Sulli masuk ke dalam kamarku.

“Nugu?” tanyaku padanya dan menjauhkan ponselku supaya tidak terdengar oleh Yuri.

Sulli tidak menjawabku namun hanya mengangkat bahunya kemudian keluar dari kamarku.

“Aish.. bocah ini!” desisku.

“Yul.. sudah dulu yah..!! aku ada tamu” ucapku pada Yuri kemudian mengakhiri percakapan kami.

“Sulli-ah.. di mana orang yang mencariku?” tanyaku padanya yang sedang menonton TV di ruang keluarga.

“Di teras rumah.. orangnya tidak mau disuruh masuk!” jawab Sulli cuek, aish bocah ini masig ngambek ternyata.

Aku segera berjalan menuju teras rumah kami, dan aku melihat seorang Namja sedang berdiri membelakangiku.

“Nuguseyo?” tanyaku padanya.

Namja itu segera membalikkan badannya, dan aku sangat terkejut melihat siapa yang berdiri di depanku sekarang.

“Kyuhyun Oppa!!” ucapku kaget.

“Ne.. Youngie, bogoshippo!!” ucapnya kemudian merentangkan tangannya. Aku berjalan ke arahnya dan memeluknya.

“Kenapa di luar? Oppa tidak ingin masuk?” tanyaku padanya. Kyuhyun Oppa hanya tersenyum.

“Bagaimana kalau kita jalan-jalan saja? Sudah lama aku tidak pergi denganmu!” ucap Kyuhyun Oppa dan aku menyetujuinya.

Kami berjalan-jalan di taman di daerah rumah kami. “Oppa ayo kita duduk di sana!” ucapku dengan menunjuk sebuah ayunan.

Aku berjalan mendahului Kyuhyun Oppa, dan Kyuhyun Oppa hanya mengikuti di belakang.

“Bagaimana kabarmu Oppa?” tanyaku memulai pembicaraan setelah beberpa saat kami saling diam.

“Baik.. tapi aku merasa kesepian di sana!” jawabnya.

“Oppa tidak punya teman di China?” tanyaku padanya.

“Tentu saja punya.. tapi aku merasa tidak nyaman!” jawabnya dengan menerawang menatap langit.

“Lalu bagaimana denganmu?” tanyanya berbalik menanyaiku.

“Aku baik-baik saja!” jawabku singkat.

Kyuhyun Oppa memandangku, “Lalu bagaimana dengan lukisan?” tanyanya lagi.

“Lukisan?” tanyaku bingung

“Iya lukisanmu, apa kau sudah untuk memperlihatkannya pada orang banyak?” tanyanya. Aku hanya menggelengkan kepala menjawab pertanyaannya.

“Wae?” Kyuhyun Oppa kini melihatku serius.

“Aku tidak yakin dengan lukisanku, aku takut mereka tidak menyukai lukisanku” jawabku menunduk.

Kyuhyun Oppa mengacak rambutku dan tertawa. “Wae?” tanyaku bingung.

“Alasan macam apa itu? Mana ada pelukis yang takut memamerkan karyanya di hadapan orang banyak?” jawabnya.

“Aku kan bukan pelukis” jawabku cepat.

“Lalu untuk apa kau sekolah lukis, kalau bukan untuk menjadi pelukis?” balasnya.

“Yah.. aku memang ingin menjadi seorang pelukis, tapi aku belum menjadi seorang pelukis” jawabku.

— Oppa Saranghae —

Sulli POV

“Aish..!!” aku mematikan televisi dengan kesal.

“Kemana yang lainnya? Kenapa aku sendiri ditinggal di rumah!” ucapku kesal.

Saat ini Appa dan Eomma sedang berkunjung ke rumah Choi Ajusshi, mereka baru saja kembali dari China sedangkan Eonni sedang pergi dengan Kyuhyun Oppa.

“Aku bisa mati bosan jika seperti ini!” aku melihat jam dinding yang terpasang di atas televisi.

“Aish.. sudah jam segini tapi kenapa mereka belum kembali?” aku beranjak masuk ke dalam kamarku dan mengambil ponselku mencoba menelpon Eonni.

“Eonni.. kau di mana?” tanyaku padanya setelah Soo Eonni mengangkat ponselku.

“Aish.. apa Eonni masih lama?” tanyaku lagi.

“Eonni.. aku sendirian di rumah, Appa dan Eomma belum kembali dari rumah Cho Ajusshi. Cepatlah pulang!” rengekku.

“Ne… cepatlah!” jawabku kemudian mematikan ponsel.

Siwon POV

“Huft..! akhirnya selesai juga!” aku meregangkan ototku setelah menyelesaikan pekerjaanku.

Aku melihat jam tanganku, sudah jam 12 ternyata. “Apa Minho sudah tidur?” aku melangkahkan kakiku menuju kamar Minho dan membuka pintunya, tapi keadaan kamarnya kosong.

“Kemana anak ini?” ucapku cemas.

Aku mengambil ponselku di saku dan segera menghubunginya namun tidak ada satupun yang dijawab.

“Aish.. bagaimana ini?” aku memutuskan menunggunya pulang di ruang tamu hingga aku tertidur.

Minho POV

“Bagaimana? Sudah aku bilang kan, aku pasti menang!” ucapku sombong pada Myungsoo.

“Jangan sombong dulu, ingat saja lain kali aku akan mengalahkanmu!” jawabnya kesal kemudian pergi dari hadapanku.

“Chukkae Min..!!” ucap teman-temanku berjalan menghampiriku.

Aku melihat jam tanganku, sudah tengah malam. “Aku pulang dulu, aku takut Hyung mencariku!” ucapku pamit pada mereka dan segera menjalankan motorku.

Aku membuka pintu rumahku dan melihat Hyung sedang tertidur di sofa.

“Kenapa Hyung tidur di sini?” batinku. Aku berjalan menghampirinya berniat untuk membangunkannya.

 Aku menghentikan langkahku dan berpikir, ”Tapi kalau aku membangunkannya dia pasti tau aku keluar malam”. Lebih baik tidak usah saja, aku kemudian berjalan masuk ke kamarku.

Sebelum ke kamar aku menemui Kepala pelayan Lee, untuk menyuruh membangunkan Hyung supaya pindah ke kamarnya.

— Oppa Saranghae —

Author POV

seperti biasa keadaan meja makan keluarga Choi Jungnam begitu hangat seperti hari-hari sebelumnya.

“Eonni… kau nanti mengantarku kan?” Sulli bertanya pada Eonninya.

“Ah.. Mianhae Sull..!! aku nanti diantar Kyuhyun Oppa!” jawab Sooyoung.

“Lalu aku bagaimana?” tanya Sulli lagi.

“Kau berangkat dengan Appa saja” ucap Sooyoung memberi saran pada Dongsaengnya.

“Arasso… Eonni tidak mau jika aku mengganggu kalian kan?” tanya Sulli tajam pada Eonninya.

“Si..siapa bilang begitu?” tanya Sooyoung pada Sulli.

“Ah.. sudahlah Eonni tidak usah bohong, aku tau itu. Lihat saja wajahmu merah!” ucap Sulli menggoda Eonninya.

“Tidak..!!” jawab Sooyoung cepat menyentuh kedua pipinya yang terasa panas.

Tuan dan Nyonya Choi hanya melihat kelakuan kedua anaknya itu, tanpa berniat menengahi ataupun menambahi.

Sementara itu di kediaman keluarga Choi yang lain tampak suasana meja makan yang hening hinnga Sang Kakak berbicara.

“Kau dari mana semalam?” tanya Siwon pada Minho.

Minho POV

“Kau dari mana semalam?” tanya Siwon pada Minho.

Aku menelan ludahku, “Gawat.. sepertinya Hyung tau aku pergi semalam” batinku.

“Aku.. aku semalam pergi ke rumah Jinwoon” jawabku.

“Benarkah begitu? Kenapa sampai malam?” tanya Hyung lagi.

“Ah.. itu karena, karena kami mengerjakan tugas” jawabku mencari alasan.

“Tidak biasanya!” jawab Hyung lagi kemudian melanjutkan makannya.

Aku menghela nafas, setidaknya Hyung tidak bertanya yang macam-macam lagi.

“Hyung aku berangkat dulu!” ucapku pamit padanya kemudian berangkat ke sekolah.

Siwon POV

Aku menatap punggung Minho yang semakin menjauh, aku menghela nafas. Aku tau dia tadi berbohong, tidak mungkin jika dia pergi ke rumah Jinwoon semalam sampai tengah malam begitu.

Aku menggelengkan kepalaku bingung, apa yang harus aku lakukan padanya.

“Kepala Pelayan Lee… aku berangkat ke kampus dulu!” ucapku pada Pelayan Lee.

TBC

16 thoughts on “Oppa.. Saranghae [Part 3]

  1. Huaa..
    Ada kyuppa..
    Jadi galau,mau kyuyoung ato soowon..
    Sulli dan minho belum ada interaksi nih..
    Moga2 ada di next part nya🙂

  2. Soowon moment ny blm trlalu bny. Hahaa #soowon maniak. Sulli minho blm ad sm sekali #support minsul. Choi sibling jjang. Cckk next part y thor, jgn lamaa. Hahaa

  3. komenku d part 1 kok ga ada ya?? intinya makasih untuk ffnya.. ijin baca ya.. aku reader baru d wp ini. flames. hehe. karakter minho kok pembangkang banget yak? haha.. mesti jadi pembalap deh kalo d choi sibling story. aku suka aku suka🙂

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s