Oppa.. Saranghae [Part 4]

Main Cast :

Choi Sooyoung

Choi Siwon

Choi Sulli

Choi Minho

Other Cast :

Cho Kyuhyun

Jung Krystal

Kwon Yuri

Kang jiyoung

Bae Suzy

Sohyun 4minute

Lee Jungshin

Kang Minhyuk

Jung Jinwoon

Annyeong🙂

Author Hyejoong balik lagi🙂 dengan lanjutan FF Oppa Saranghae

Hope You Like it🙂

 

Author POV

“Appa aku turun..!!” ucap Sulli pada Appanya ketika mobil yang dikendarai oleh sopir keluarga Choi ini berhenti tepat di depan gerbang sekolah Sulli.

“Ne.. belajarlah yang rajin, jangan macam-macam!” ucap Appa Sulli memperingatkan.

“Arasso..!” jawab Sulli malas kemudian segera melangkahkan kakinya turun dari mobil.

“Ckckck.. dasar anak itu!” ucap Choi Jungnam melihat Sulli yang berjalan masuk ke area sekolahnya.

“Pak Lee.. ayo jalan!” perintahnya menyuruh sang sopir.

Sulli POV

“Annyeong..!!” ucapku semangat menyapa sahabat-sahabatku yang sudah terlebih dahulu duduk di bangku mereka masing-masing.

“Annyeong Sulli-ah!!” ucap mereka kompak.

“Oh iya Sul.. kemarin bagaimana?” tanya Jiyoung.

“Kemarin?” tanyaku bingung dan Jiyoung mengangguk mengiyakan.

“Maksud kami bagaimana kau kemarin pulang?” ucap Suzy menambahkan.

“Ah itu.. aish!! Gara-gara kalian aku pulang jalan kaki!” jawabku kesal.

“Mwo? Kau jalan kaki? Rumahmu kan jauh dari sekolah!” ucap Soohyun kaget.

“Ne.. tapi untung saja ada seseorang yang menawariku tumpangan!” jawabku seadanya.

“Nugu?” tanya mereka bertiga serempak bertepatan dengan itu Sosaengnim masuk ke dalam kelas.

“Aish.. Sosaengnim masuk di saat yang tidak tepat!” keluh Jiyoung.

“Selamat pagi anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru!” ucap Sosaengnim dan membuat kami bertanya-tanya siapakah murid baru itu.

“Masuklah dan perkenalkan dirimu!” ucap Sosaengnim dan kemudian masuklah seorang murid Yeoja dan murid-murid Namja yang berada di kelasku menjadi ribut.

“Annyeonghaseo.. joneun Jung Krystal imnida, kalian bisa memanggilku Krystal” ucapnya dengan senyum manis di bibirnya.

“Cantik..!” batinku.

— Oppa Saranghae —

Author POV

“Oppa kau mau mengurus kepindahanmu?” tanya Sooyoung pada Kyuhyun ketika mereka berjalan beriringan di koridor kampus.

“Hmm… bisa temani aku?” tanya Kyuhyun.

“Ah.. mianhae Oppa, aku ada kuliah sekarang!” jawab Sooyoung merasa bersalah.

“Gwenchana.. pergilah ke kelasmu nanti kau terlambat” jawab Kyuhyun.

“Oppa tidak apa-apa kan aku tinggal?” tanya Sooyoung ragu.

“Ne… kau kira aku bocah lima tahun apa?” tanya Kyuhyun.

“Ah.. baiklah, annyeong Oppa.. sampai ketemu nanti!” pamit Sooyoung pada Kyuhyun kemudian berlari menuju kelasnya.

“Ckckck.. dasar bocah itu, tidak berubah!” ucap Kyuhyun setelah Sooyoung pergi.

Siwon POV

Aku melangkahkan kakiku di koridor kampus dan seperti biasa, lagi-lagi aku menjadi pusat perhatian.

BUK!!

Tiba-tiba seorang yeoja menabrakku dan menjatuhkan buku-buku yang sedang dibawanya.

“Mianhae.. jeongmal mianhae!” ucap Yeoja itu tanpa melihatku.

Aku hanya berdiri melihatnya yang sedang memunguti buku-bukunya yang terjatuh di dekat kakiku.

Setelah merapikan bukunya dia segera berdiri dan kaget melihatku.

“Wae?” tanyaku menyadari kekagetannya.

“An..aniya..! Mianhae” jawabnya dengan cepat kemudian pergi begitu saja.

“Bukankah itu Yeoja yang kemarin? Yeoja aneh” batinku.

— Oppa Saranghae —

Sulli POV

“Sull.. cepat ceritakan apa yang terjadi kemarin!” ucap Jiyoung mendesakku.

“Ah.. nanti saja selesai makan!” jawabku dengan mengunyah makananku.

“Aish.. kau ini tidak asyik” jawab Suzy.

“Ah.. iya iya aku ceritakan!” jawabku akhirnya mengalah.

“Jadi siapa yang mengantarmu pulang kemarin?” kali ini giliran Soohyun yang bertanya.

“Molla..!! aku tidak tau namanya, tapi yang pasti dia satu sekolah dengan kita” jawabku.

“Satu sekolah?” tanya Suzy.

“Hmmm.. ne, dia memakai seragam yang sama dengan kita dan yang penting dia itu temannya Choi Minho” jawabku.

“Mwo.. temannya Minho Oppa?” ucap Jiyoung antusias.

“Oppa… Minho Oppa!!” teriak murid perempuan yang berada di kantin.

“Aish.. mengganggu saja mereka ini!” rutukku kesal.

“Lihatlah itu Minho Oppa, dan teman-temannya!” bisik seorang murid perempuan pada teman-temannya.

Aku mengikuti arah pandangan mereka dan melihat lima orang Namja sedang berjalan memasuki kantin.

“Aish.. mereka ini selalu menciptakan keributan!” ucapku pada teman-temanku.

“Eits.. tapi itu, bukankah Namja yang kemarin mengantarku pulang” ucapku.

“Yang mana?” tanya Jiyoung, Suzy dan Soohyun serentak.

“Itu.. yang berjalan di samping kiri Choi Minho!” jawabku.

“Ah.. itu Minhyuk Oppa, Kang Minhyuk” ucap Suzy.

“YAK.. KAU PUNYA MATA TIDAK?” tiba-tiba keadaan kantin hening dan semua mata kini memperhatikan sumber suara tadi. Ternyata Choi Minho.

“KENAPA KAU DIAM SAJA? APA KAU TULI?” ucapnya lagi, kami hanya bengong memandangi Choi Minho yang sedang membentak seorang Yeoja dan Yeoja itu hanya menundukkan kepalanya.

“Benar-benar tidak gentle..!” bisikku pelan.

“Mianhae..!” akhirnya sebuah kata keluar dari mulut Yeoja itu, tapi bukankah itu murid baru tadi?

“KAU PIKIR HANYA DENGAN MENGUCAPKAN MAAF, BAJUKU AKAN BERSIH SEPERTI SEBELUMNYA?”

Aku tidak tahan melihat ini, apa-apaan Choi Minho ini. Bajunya hanya tertumpah minuman tapi dia sampai membentak seorang Yeoja dan lagi Yeoja itu kan sudah meminta maaf.

“DASAR WANITA JALANG..!!” Mwo.. beraninya dia berkata seperti itu.

“YAK.. KAU PIKIR DIRIMU SIAPA? SEENAKNYA SAJA MENGATAI ORANG!” ucapku marah dan langsung menghampirinya, kali ini semua mata memandangku dengan berbisik-bisik begitupun ketiga temanku yang memandangku dengan tatapan jangan. Aku tidak peduli, aku sudah tidak tahan melihat sifatnya yang sengak itu.

“YAK..!! Berani sekali kau berteriak padaku!” ucapnya lebih pelan dari sebelumnya namun dengan nada yang tajam.

“Kau ini sangat keterlaluan, bukankah dia sudah minta maaf padamu dan lihatlah bajumu itu hanya tertumpah minuman bukan sesuatu yang menjijikan?” ucapku tidak kalah tajam.

“Sebaiknya kau tidak usah ikut campur Noona!” ucapnya dengan gaya mengejek.

“Kau bilang jangan ikut campur? Lihatlah kau sudah membuat kacau tempat ini dan sangat menggangguku, lalu kau menyuruhku untuk tidak ikut campur?” jawabku.

“Kau kembalilah ke tempatmu.. aku hanya bermasalah dengannya dan aku tidak ada urusan denganmu” ucapnya dengan menunjuk Yeoja yang dari tadi hanya menunduk.

“Jika kau bermasalah dengannya berarti kau juga bermasalah denganku, karena aku adalah temannya” jawabku mantap.

“Temanmu? Kau mau berteman dengannya?” tanyanya mengejek.

“Ne.. dia temanku apakah itu masalah buatmu?” jawabku tidak terima.

“Hahaha.. lucu sekali, aku sarankan padamu sebaiknya kau jangan berteman dengannya” jawabnya.

“YAK.. Minta maaf padanya!” ucapku menyuruhnya untuk meminta maaf pada Yeoja ini.

“Mwo.. minta maaf? Buat apa?” tanyanya.

“Kau sudah membuatnya malu dengan membentaknya dan mengatainya” jawabku.

“Kau tidak tau apa-apa Noona!” ucapnya kemudian pergi.

“Aish.. dasar tidak punya sopan santun” ucapku setelah mereka pergi.

“Gwenchana?” tanyaku pada Yeoja ini.

Minhyuk POV

“Besar sekali nyali Yeoja itu” ucap Jinwoon yang diikuti anggkuan teman-temanku kecuali Minho yang hanya diam saja.

“Kau benar, tapi yang lebih berani adalah Yeoja yang bernama Krystal itu karena berani muncul lagi di depan Minho” jawab Jungshin yang kemudian mendapatkan tatapan tajam dariku, Jinwoon dan Dongwoon.

Kami tau Minho menjadi sangat sensitif jika kami hanya menyebutkan nama Krystal.

“Tapi menurutku Yeoja tadi cantik juga”ucap Dongwoon.

“Yah.. kau ini, tapi benar memang cantik.. apa kalian tau siapa namanya?” tanya Jinwoon.

“Yak.. kenapa kalian jadi membicarakan Yeoja itu?” ucap Jungshin.

“Yeoja yang unik..” batinku.

— Oppa Saranghae —

Sooyoung POV

Aku berjalan dengan membawa kanvas dan beberapa perlengkapan melukis lainnya. Aku akan melukis air mancur yang ada di taman belakang kampus.

Sesampainya di taman belakang kampus, aku langsung memasang perlengkapan melukisku dan siap untuk melukis.

Baru beberapa kali aku menggores kanvasku dengan kuas, tiba-tiba ponselku berbunyi aku segera menghentikan melukisku dan mengangkat telepon.

“Ah Oppa… kesini saja, aku di taman belakang kampus!” ternyata Kyuhyun Oppa yang menelponku dan menanyakan keberadaanku.

Aku kembali melanjutkan kegiatan melukisku yang sempat terhenti, tak lama setelah itu Kyuhyun Oppa datang dan langsung duduk di sebelahku.

“Kau sedang melukis apa?” tanya Kyuhyun Oppa.

“Itu..!” jawabku sambil menujuk air mancur yang ada di depanku.

“Sekarang jam makan siang, kau tidak makan?” tanya Kyuhyun Oppa.

“Hmm.. nanti saja Oppa, aku menyelesaikan ini dulu” jawabku tetap sibuk dengan lukisanku.

Siwon POV

“Ah.. lelah sekali ternyata” ucapku dengan mengelap keringat yang menempel di dahiku.

Baru saja aku menyelesaikan mengambil gambar, Kini aku bersender pada sebuah pohon dengan mengamati hasil karyaku.

“Tidak mengecewakan!” ucapku.

Aku mengambil jurusan fotografi di Seoul Art University, sebenarnya Appa menentang keras keputusanku yang mengambil jurusan fortografi dan menyuruhku untuk mengambil jurusan bisnis supaya aku bisa menggantikannya untuk mengelola perusahaan.

Tapi aku menolak mentah-mentah keinginan Appa dan sebagai gantinya karena Appa telah mengijinkanku mengambil jurusan fotografi, Appa menyuruhku untuk mempelajari bisnis sepulang kuliah dan itu artinya sepulang kuliah aku harus pergi ke kantor untuk bekerja atau bisa dikatakan magang.

Aku melirik jam tanganku dan ternyata sudah masuk waktu makan siang pantas saja perutku terasa lapar.

Aku segera bergegas meninggalkan tempat ini tapi langkahku terhenti saat melihat seorang Yeoja tengah duduk di depan air mancur dengan sebuah kanvas di depannya. Ternyata Yeoja itu sedang melukis.

Aku langsung mengambil kameraku dan mengarahkan lensaku tepat ke arahnya, ini akan menjadi objek yang menarik.

Aku mengamati hasil jepretanku dan tersenyum  melihat hasilnya. Tapi bukankah ini Yeoja aneh yang tadi menabrakku? Aku mengamati wajahnya di layar kameraku dan ternyata benar.

Ketika aku melihat ke arahnya tiba-tiba seorang Namja menghampirinya dan duduk tepat di sebelahnya.

“Ah.. perutku lapar sekali!” aku dengan cepat meninggalkan taman ini.

— Oppa Saranghae —

Sulli POV

“Namaku Choi Sulli..” ucapku pada murid baru ini.

“Namaku Jung Krystal, kau bisa memanggilku Krystal” jawabnya tersenyum.

Setelah kejadian di kantin tadi aku mengajak Krystal ke taman sekolah karena sebenarnya sewaktu dia menunduk tadi itu karena menangis dan aku kasihan melihatnya lalu membawanya ke taman ini untuk menenangkannya.

“Gwenchana?” tanyaku padanya yang hanya dibalas anggukan.

“Mereka itu memang seperti itu, apalagi Namja itu jadi kau tidak usah sedih” ucapku menghiburnya.

“Itu semua terjadi karena kesalahanku” jawabnya.

“Kau tidak salah, kau kan tidak sengaja menumpahkan minuman ke bajunya dia saja yang terlalu berlebihan” jawabku menyangkal ucapannya.

Krystal hanya diam dan kembali menunduk.

“Sulli-ah.. kami mencarimu dari tadi ternyata kau di sini” tiba-tiba teman-temanku datang dan langsung menghampiri kami.

“Kau ini berani sekali bicara seperti itu pada Minho Sunbae” ucap Soohyun padaku.

“Ah… biarkan saja” jawabku.

“Ah.. annyeong, kau Krystal murid baru di kelas X 3 kan? Kenalkan namaku Jiyoung kita sekelas” ucap Jiyoung pada Krystal.

“Ne, Jiyoung-ah” ucap Krystal pada Jiyoung. Setelah Jiyoung memperkenalkan dirinya gantian Suzy dan Soohyun yang berkenalan dengan Krystal.

“Mulai sekarang kau teman kami” ucapku pada Krystal diikuti dengan anggukan dari ketiga temanku.

“Ne.. gomawo kalian sudah mau berteman denganku” ucapnya.

“Tidak usah berterima kasih” jawabku dan Krytal hanya tersenyum.

— Oppa Saranghae —

Author POV

KRING..!! KRING !!

Setelah bel berbunyi murid-murid SM High School saling berhamburan keluar kelas masing-masing.

“Sulli-ah.. kami duluan yah!” ucap Jiyoung dan Suzy kemudian dengan buru-buru berlari keluar kelas.

“Aish.. kenapa mereka meninggalkanku? Lalu aku pulang dengan siapa?” Sulli menggerutu.

“Soohyun-ah!” panggil Sulli namun tidak ada yang menjawab.

“Aish.. dia juga sudah pulang.. othokhae?”

“Ini gara-gara Eonni.. coba saja dia tadi bawa mobil sendiri, aku kan jadi tidak usah bingung pulang bagaimana!”

Sulli POV

Aku memutuskan untuk menunggu di halte, siapa tau ada taksi ataupun bis yang lewat.

TIN..TIN..!!

Aku menengok ke sumber suara dan terlihat mobil sport bewarna hitam kini berhenti di depanku.

“Siapa?” tanyaku bingung.

Orang di dalam mobil itu akhirnya membuka kaca mobilnya.

“Omo..!” bukankah dia Namja yang kemarin mengantarku.

“Bagaimana ini? Aku baru saja membuat masalah dengan temannya!” rutukku dalam hati.

“Masuklah..!”

“Mwo..!” tanyaku kaget.

“Aku bilang masuk ke mobilku!” ucapnya singkat.

“Othokhae? Apa dia disuruh Choi Minho untuk balas dendam?” batinku, aku masih tetap duduk di tempatku semula.

“Kau tidak mau pulang?” tanyanya setelah melihatku yang tetap diam di tempat.

“Eh..?” tanyaku bingung.

“Cepat masuklah.. aku akan mengantarmu, tapi kalau kau tidak mau juga tidak masalah” jawabnya.

“Ternyata bukan ingin balas dendam!” aku lega.

“Kau tidak mau? Baiklah selamat tinggal!” ucapnya kemudian berniat untuk menutup kaca mobilnya namun aku menghentikannya.

“Aku mau..!” ucapku cepat akupun masuk ke dalam mobilnya.

“Kau Yeoja yang kemarin dan juga yang membuat keributan di kantin tadi kan?” tanyanya dingin setelah dia melajukan mobilnya.

“Kalau Yeoja yang kemarin benar, tapi kalau Yeoja yang membuat keributan di kantin aku rasa bukan!” jawabku tak kalah dingin.

“Tapi aku merasa kau Yeoja yang tadi membuat keributan di kantin!” ucapnya.

“Yak..! bukan aku yang membuat keributan, tapi Choi Minho itu. Aku hanya menolong temanku!” jawabku emosi karena dia terus menuduhku membuat keributan.

“Terserah kau sajalah!” ucapnya.

“Oh yah.. apa kau tidak punya sopan santun? Aku ini sunbaemu tapi lihatlah kau bicara seperti sedang bicara dengan hobaemu!” ucapnya cepat.

“Mwo..?” kagetku.

“Siapa namamu?” tanyanya.

“Choi.. choi Sulli!” jawabku.

“Choi? Apa kau adiknya Minho?” tanyanya mengejekku.

“Yak.. sembarangan saja kau.. mana mungkin aku adiknya aku tidak akan pernah mau punya Kakak sepertinya!” jawabku tidak terima.

“Hehehe begitukah?.. kau tidak ingin tau siapa namaku?” tanyanya padaku.

“Aku sudah tau” jawabku.

“Benarkah? Ternyata aku begitu terkenal” jawabnya kepedean.

“cih.. pede sekali orang ini” batinku.

“Sudah sampai..!” ucapnya setelah kami sampai di depan rumahku.

“Kamsahamnida Sunbae!” ucapku setelah turun dari mobilnya

“Tampan juga” ucapku setelah mobilnya menjauh dari rumahku.

— Oppa Saranghae —

Minho POV

“Aish.. sial kenapa Yeoja itu muncul lagi di hadapanku? Sebenarnya apa maunya?” ucapku frustasi.

“Baiklah.. karena kau telah berani muncul lagi di hadapanku maka aku akan membutmu menderita”

CEKLEK!

Pintu kamarku di buka dan Siwon Hyung sudah berdiri di depan kamarku, sepertinya dia baru pulang dari kantor.

“Wae Hyung?” tanyaku.

“Appa tidak mengijinkan!” ucapnya.

“Aish.. aku tau pasti akan seperti ini” ucapku kesal.

“Minho-ah.. berhentilah bersikap seperti anak kecil apa kau tidak lelah?” ucap Siwon Hyung yang kini sudah duduk di sofa kamarku.

“Hyung berhentilah!” jawabku.

“Bersikaplah dewasa Minho-ah… jangan memendam dendam, maafkan kesalahan mereka” ucapnya.

“Tidak semudah itu Hyung!” jawabku cepat.

Siwon Hyung terlihat menghela nafas. “Minho-ah besok Appa dan Eomma pulang!” ucap Siwon Hyung.

“Aku tidak peduli Hyung.. !” jawabku cuek.

“Minho-ah..!” “Toh mereka juga tidak peduli dengan kita Hyung, apa mereka pernah menanyakan keadaan kita? Yang mereka pikirkan itu hanya pekerjaan!” ucapku memotong perkataan Siwon Hyung.

“Tapikan kau tau sendiri, Appa melakukan ini bukan untuk dirinya sendiri dia juga memikirkan nasib para karyawan yang bekerja padanya!”

“Aku ngantuk Hyung, aku ingin tidur” ucapku kemudian merebahkan diri ke kasur.

“Arasso.. tidurlah, jangan keluar malam seperti kemarin” ucap Siwon Hyung sebelum menutup pintu kamarku.

Siwon POV

“Selalu saja anak ini seperti ini” batinku dengan melihat pintu kamar Minho.

Setelah dari kamar Minho aku segera masuk ke dalam kamarku dan mengambil kameraku. Aku segera memindahkan foto-foto yang baru saja aku ambil tadi siang ke laptopku.

Aku memperhatikan sebuah file foto yang baru saja aku pindah dan dan kemudian membukanya. Tampaklah pemandangan seorang gadis yang sedang melukis.

“Gadis aneh! Rupanya dia mahasiswa jurusan lukis?”

— Oppa Saranghae —

Kyuhyun POV

“Kyu mau kemana?” aku baru saja melangkahkan kakiku menuruni tangga namun panggilan Eomme menghentikanku.

“Ah.. aku hanya ingin keluar mencari udara segar” jawabku.

“Hmm.. baiklah jangan pulang larut malam, arasso?” ucap Eommaku kemudian berjalan ke dapur.

Aku berhenti di depan rumah Sooyoung dan segera mengambil ponselku yang kuletakkan disaku celanaku.

“Yobboseo Oppa!” jawabnya di seberang telpon.

“Keluarlah.. aku sudah di depan rumahmu!” jawabku.

“Mwo.. Oppa ngapain?” tanyanya terkejut dan kemudian dia membuka gorden jendela kamarnya dan aku melambaikan tanganku padanya.

“Turunlah.. temani aku jalan-jalan” ucapku kemudian mematikan ponselku.

Sooyoung POV

“Oppa kita mau kemana?” tanyaku padanya ketika aku sudah berada di depan rumah.

“Kau mau kenama?” tanyanya balik.

“Kenapa Oppa malah bertanya padaku?” tanyaku bingung.

“Aku hanya bosan, jadi aku ingin jalan-jalan” jawabnya.

“Ah.. kebetulan aku lapar, lebih baik kita pergi ke kedai jajangmyeon di ujung gang” ucapku antusias.

“Apa perlu naik mobil?” tanyanya.

“Aniya.. kita jalan kaki saja Oppa” jawabku kemudian berjalan mendahuluinya.

“Yak.. tunggu aku” ucapnya kemudian mengejarku dan aku merasakan tanganku digenggam olehnya.

“Eh..” ucapku kaget ketika Kyuhyun Oppa menggenggam tanganku.

“Kajja” ucapnya tanpa mempedulikanku.

“Oppa.. apa sewaktu di China kau sering keluar malam?” tanyaku, kini kami sedang berjalan dengan tanganku yang masih digenggam oleh Kyuhyun Oppa.

“Tidak!” jawabnya.

“Lalu, kapan Oppa pergi dengan Yeojachingu Oppa?” tanyaku.

“Yeojachingu?” tanyanya santai

“Ne.. Yeojachingu, Oppa tidak punya Yeojachingu?” tanyaku terkejut.

“Tidak punya..! di China aku tidak menemukan Yeoja sepertimu” jawabnya yang sekali lagi membuatku kaget.

“Yeoja sepertiku?” tanyaku kaget.

“Ah.. lupakanlah, memangnya kau sendiri punya Namjachingu?” tanyanya balik.

“Tidak punya..!” jawabku dengan menggelengkan kepalaku.

“Lalu kenapa kau bertanya seperti itu padaku?” tanyanya kemudian.

“Aku hanya ingin tau” jawabku.

TBC

 

12 thoughts on “Oppa.. Saranghae [Part 4]

  1. hai unnie. ..
    Aku reader baru nieh. ..

    ff nya bagus lho tapi moment soowon nya jarang.. ..😦
    ff ini ad part 1 nya gak ???
    Soalnya begitu nemu langsung dapet part 4😦

    di tunggu next part nya ya ..🙂

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s