[After Story] Can’t You See Me 3

cats

Cast :

  • Choi Sooyoung
  • Choi Siwon
  • Other Cast (Find yourself)

 

Sooyoung POV

“Auw..!!” rintihku menahan rasa sakit di punggungku.

“Kau ingin kabur?” tanya gadis yang berdiri paling depan tadi meremehkan, sepertinya dia ketuanya.

Aku melihat sekitarku bermaksud untuk meminta bantuan, namun percuma saja sepertinya karena tempatku berada saat ini sangat sepi.

“Kami.. perintahkan kau untuk menjahui Oppa kami!” ucap salah satu gadis lainnya.

“Aku tidak akan menjahuinya!” jawabku.

“Kau berani sekali..!” ucap ketua mereka.

Tiba-tiba tiga orang gadis berjalan mendekat ke arahku, sepertinya mereka mencoba untuk menyakitiku. Aku memenjamkan mataku.

“Yak.. kalian apa yang kalian lakukan?” ucap sebuah suara asing.

Aku sontak membuka mataku dan melihat seorang pria berjalan ke arah kami. Ternyata ia adalah salah satu dari kru pemotretan. ‘Untung saja’ batinku.

“Pergilah kalian, sebelum aku melaporkan perbuatan kalian pada polisi!” ucapnya yang membuat gadis-gadis itu berlari meninggalkan kami.

“Gwenchana?” tanyanya padaku.

“Ne.. gwenchana, kamsahamnida!” jawabku.

“Hm.. berhati-hatilah, kau ingin pulang?” tanyanya padaku dan aku mengangguk.

“Kau bawa mobil sendiri?” tanyanya lagi.

“Ne.. aku tadi menyetir sendiri!” jawabku.

“Kalau begitu, mari aku antar ke parkiran takutnya nanti mereka mengganggumu lagi!” ucapnya dan aku kemudian mengikutinya.

“hmm.. agashi!” panggilku pada orang itu sebelum meninggalkan parkiran.

“Ne..!” jawabnya dan berbalik menghadapku.

“Bisakah kau rahasiakan kejadian tadi?” tanyaku padanya.

“Wae?” tanyanya terlihat bingung.

“Aku tidak ingin masalah tadi menjadi panjang” jawabku dan kulihat dia mengerti kemudian menganggukkan kepalanya dan pamit padaku.

$$$$$$$

Author POV

Sooyoung baru saja memarkirkan mobilnya di parkiran dorm SNSD, dengan tergesa-gesa dia segera berjalan ke dorm SNSD. Namun ketika tiba di depan pintu dorm, langkahnya terhenti.

Terdapat sebuah kotak berukuran lumayan besar di depan pintu. Sooyoung segera memungutnya dan membolak-balik kotak itu mencari nama pengirim dan juga penerimanya.

Sooyoung mendapati namanya tertera di bagian tutup kotak itu, “berarti ini buatku!” ucap Sooyoung kemudian membawa kotak itu masuk ke dalam dormnya.

“Soo.. kotak apa itu?” tanya Yuri yang melihat Sooyoung masuk dengan membawa kotak.

“Mollaseo.. aku menemukannya di depan pintu, tapi sepertinya ini untukku!” jawabnya.

“Dari siapa?” tanya Sunny yang sedang menonton TV dengan memakan camilan.

“Molla..! tidak ada nama pengirimnya!” jawab Sooyoung lagi.

“Coba buka, biar kita lihat bersama!” ucap Hyoyeon antusias. Kini member SNSD yang lain sudah berkumpul di depan televisi menunggu Sooyoung untuk membuka kotak yang berada di pangkuannya kini.

Sooyoung POV

Dengan perlahan aku membuka kotak ini, ketika kotak itu sudah terbuka aku langsung melemparnya sehingga kini kotak itu dan isinya berserakan di lantai. Nafasku memburu karena terkejut dengan isi dari kotak itu begitupun juga dengan memberku yang sama terkejutnya denganku.

“Siapa yang berani melakukan ini?” tanya Taeyeon terdengar marah. Aku hanya memandang kotak yang berisi bangkai tikus itu dengan ngeri.

“Sepertinya ini ulah fans Siwon Oppa yang tidak setuju dengan hubungan kalian Eonni!” ucap Seohyun aku hanya diam memikirkan ucapannya.

“Soo.. gwenchana?” tanya Tiffany yang duduk di sebelahku, aku hanya diam dan pandanganku kosong.

“Eonni.. lihat itu ada suratnya!” ucap Yoona kemudian memungut surat itu dan membuka lipatannya.

“Mereka menulisnya menggunakan darah!” ucap Yuri ngeri bercampur jijik.

“Coba.. kau bacakan Yoong!” ucap Jessica menyuruh Yoona.

“CHOI SOOYOUNG INI HANYA PERMULAAN, SELANJUTNYA KAMI AKAN MELAKUKAN YANG LEBIH DARI INI JIKA KAU TIDAK MENJAHUI OPPA KAMI!”

Begitulah isi dari surat itu, setidaknya itu yang aku dengar dari Yoona ketika membacanya.

“Eonni… kita harus memberitahu ini pada Siwon Oppa!” ucap Yoona setelah membaca surat itu.

“Aniya.. jangan beritahu Siwon Oppa!” ucapku cepat sedangkan member yang lain hanya memandangku heran.

“Tapi..!” “Aku tidak ingin membuat Siwon Oppa cemas, aku harap kalian mengerti perasaanku!” ucapku cepat memotong ucapan Yoona.

“Soo… istirahatlah, kau pasti capek setelah pemotretan tadi!” ucap Taeng menyuruhku masuk ke dalam kamar.

“Ne.. kau istirahat saja, biar kami yang akan membereskan ini!” ucap Jessica kemudian.

$$$$$$$

Siwon POV

Baru saja aku menyelesaikan syuting hari ini, benar-benar melelahkan. Ah aku merindukan Sooyoung.

“Ah iya.. sekarang sudah waktunya makan malam!” ucapku.

“Siwon-ah, kau mau makan malam bersama kami?” tanya sutradara padaku.

“Ah.. mianhae aku tidak bisa!” ucapku menolaknya lembut supaya dia tidak tersinggung.

“Gwenchana.. kami mengerti, kau pasti sudah ada janji dengan Sooyoung sshi kan?” ucap Sutradara menggodaku.

Aku hanya tersenyum malu-malu. Semenjak aku memberitahu hubunganku dengan Sooyoung kepada publik, orang-orang di lokasi syuting selalu menggodaku.

Aku berencana menelpon Sooyoung untuk mengajaknya makan malam bersamaku.

“Yobboseo.. Chagi!” ucapku begitu telponku diangkatnya.

“Hmm.. Oppa!” jawabnya dengan suara serak, ‘apa dia sakit?’ batinku.

“Kau sakit?” tanyaku langsung.

“Aniya Oppa, aku hanya lelah!” jawabnya kemudian dan aku mengangguk mengerti.

“Bagaimana kalau kita makan malam di luar bersama?” ajakku padanya.

“Mianhae Oppa.. aku tidak bisa!” jawabnya yang membuatku kecewa.

“Wae?” tanyaku.

“Aku baru saja makan Oppa!” jawabnya.

“Ayolah.. temani aku, aku rasa kau juga pasti tidak akan kenyang jika hanya makan malam!” ucapku membujuknya.

“Mian.. Oppa!” jawabnya lagi.

“Kau tidak kasihan padaku? Aku belum makan malam dan tidak ada yang menemaniku!” ucapku masih mencoba untuk membujuknya.

“Oppa kan bisa meminta pada Oppadeul untuk menemani Oppa, apalagi Eunhyuk Oppa. Pasti dia senang jika Oppa ajak makan malam” ucap Sooyoung masih menolakku.

“Arasso.. kalau begitu aku tidak usah makan malam saja!” jawabku melas.

“Yak.. Oppa, kenapa begitu?” ucapnya protes.

“Kau tidak mau menemaniku, ya sudah lebih baik aku tidak usah makan malam saja!” jawbaku merajuk.

“Aish.. Oppa kenapa kau seperti ini?” ucapnya terdengar kesal.

“Makanya chagi.. temani aku!” ucapku lagi.

“Ne.. arasso!” jawabnya kemudian aku tersenyum senang mendengarnya.

“Baiklah.. aku akan sampai di dormmu dalam waktu lima belas menit dari sekarang!” ucapku kemudian bergegas ke arah mobilku.

Sooyoung POV

Aku tengah bersiap-siap saat ini, Siwon Oppa akan menjemputku sebentar lagi. Aku memperhatikan mataku yang terlihat sembab karena terlalu banyak menangis, sejak pulang dari pemotretan tadi aku hanya menangis. Sebenarnya aku bohong pada Siwon Oppa jika aku sudah makan malam, memberku sudah membawakan makanan ke kamarku namun aku sama sekali tidak menyentuhnya.

“Kau mau kemana Soo?” tanya Jessica yang melihatku tengah bersiap-siap.

“Siwon Oppa mengajakku makan malam” jawabku.

“Ah.. begitu!” ucap Jessica kemudian.

“Soo..!” panggil Jessica lagi padaku.

“Ne..!” jawabku.

“Kau yakin tidak akan memberitahu Siwon Oppa?” tanya Jessica menatapku dalam.

Aku menghela nafas dalam kemudian menghembuskannya, “Aniya.. aku tidak ingin Siwon Oppa khawatir!” ucapku pada Jessica.

“Tapi Soo..!” “Sica.. aku pergi dulu!” ucapku menghindari ucapan Jessica selanjutnya, aku hanya tidak ingin membahas hal ini sekarang.

Aku berjalan keluar kamar dan duduk di ruang tamu menunggu Siwon Oppa. Tak lama pintu dorm berbunyi dan aku langsung membukanya ternyata Siwon Oppa sudah datang.

$$$$$$$

Auhtor POV

“Kau mau pesan apa Soo?” tanya Siwon pada Sooyoung ketika berada di cafe.

“Aku pesan lemon tea saja Oppa!” jawab Sooyoung lemah dan kembali menunduk, sedari tadi semenjak sampai di cafe ini Sooyoung hanya menunduk dan diam saja.

“Soo.. gwenchana?” tanya Siwon khawatir melihat tingkah Sooyoung yang tidak seperti biasanya.

“Gwenchana Oppa..!” jawab Sooyoung.

“Tapi kenapa kau dari tadi diam saja, dan selalu menunduk begitu?” tanya Siwon tidak percaya dengan jawaban Sooyoung.

“Aku hanya kelelahan Oppa!” jawab Sooyoung lagi.

“Apa aku mengganggu waktu istirahatmu?” tanya Siwon merasa bersalah.

“Aniya Oppa!” jawab Sooyoung mencoba tersenyum walaupun dipaksakan, dia tidak ingin membuat Siwon merasa bersalah.

Siwon POV

Aku bingung melihat sikap Sooyoung saat ini, dia hanya diam dan terus menunduk. Aku harus tau apa yang sebenarnya terjadi padanya, tidak mungkin kalau dia hanya kelelahan pasti dia sedang ada masalah.

“Ceritalah.. Oppa tau kau ada masalah!” ucapku.

“Aniya…! nan gwenchana jeongmal!” ucapnya menyangkal.

Aku hanya mendesah pelan, jika dia tidak ingin memberitahuku maka aku akan bertanya pada membernya mungkin mereka tau apa yang terjadi pada Sooyoung.

$$$$$$$

Author POV

Sudah dua minggu semenjak Sooyoung menerima hadiah dari fans Siwon, dan setelah hari itu Sooyoung selalu menerima hal yang sama dengan surat yang berbeda tiap harinya tapi tetap saja berisi ancaman.

Member SNSD selalu mendesak menuyuruh Sooyoung untuk memberitahu hal ini pada Siwon. Namun Sooyoung selalu menolaknya.

Tak jarang fans Siwon mendatangi Sooyoung secara langsung dan mengancamnya selain itu mereka juga berhasil melukai Sooyoung. Seperti beberapa hari yang lalu, kaki Sooyoung terkilir akibat didorong terlalu kuat oleh fans Siwon. Namun ketika Siwon bertanya padanya, Sooyoung berkata bahwa dia hanya terkilir ketika latihan.

Siwon POV

Semakin hari aku merasa sikap Sooyoung semakin aneh, dia terlihat selalu murung. Aku tidak tahan melihat hal ini.

Hari ini aku memutuskan untuk menemui Jessica dan bertanya padanya tentang apa yang terjadi pada Sooyoung. Aku harap dia mengetahuinya mengingat Jessica adalah teman satu kamar Sooyoung.

Aku menunggu Jessica datang, kini aku sedang duduk di pojok cafe. Supaya orang-orang tidak bisa mendengar apa yang aku bicarakan, karena tempatnya menyendiri dengan kursi-kursi yang lain.

“Oppa.. mianhae aku terlambat!” ucap Jessica membungkuk dan terlihat menyesal.

“Ne.. gwenchana, duduklah!” ucapku menyuruhnya duduk.

“Gomawo..!” ucapnya aku hanya mengangguk.

“Ada apa Oppa menyuruhku kemari?” tanyanya bingung.

“Hmm… begini, aku hanya ingin bertanya mengenai Sooyoung. apa Sooyoung sedang ada masalah?” tanyaku langsung pada Jessica.

Jessica terlihat terkejut mendengar pertanyaanku, kemudian dia menghela nafas.

“Sebenarnya begini Oppa.. kami sudah menyuruh Sooyoung untuk memberitahu hal ini pada Oppa namun dia menolak dan mengatakan tidak ingin membuatmu khawatir” jawab Jessica aku tidak mengerti dengan ucapannya.

“Semenjak dua minggu yang lalu Sooyoung selalu dikirimi surat dan hal-hal yang mengerikan dari fansmu Oppa, mereka ingin kalian berpisah dan menyuruh Sooyoung untuk menjahuimu!” lanjut Jessica, kini aku mengerti apa masalahnya.

“Fansmu juga beberapa kali mendatangi Sooyoung secara langsung dan mengancamnya, selain itu mereka juga melukai Sooyoung. Akibat dorongan fansmu yang terlalu kuat, kali Sooyoung terkilir” ucap Jessica menjelaskan, aku tidak percaya sampai sebegitunya fansku terhadap Sooyoung.

“Jadi Sooyoung berbohong padaku kalau kakinya terkilir karena latihan?” tanyaku pada Jessica dan Jessica mengangguk mengiyakan.

“Aisshh.. kenapa dia tidak mengatakan padaku dari awal!” ucapku frustasi.

“Mianhae Oppa… kami merahasiakan hal ini darimu, kami hanya menuruti permintaan Sooyoung!” ucap Jessica.

$$$$$$$

Sooyoung POV

“Kemana memberku yang lain? Kenapa sepi sekali?” tanyaku heran melihat keadaan dorm yang sepi, aku baru saja bangun tidur.

Aku berjalan dengan menahan rasa sakit di kakiku akibat terkilir beberapa hari yang lalu.

“Ting..tong!” bel apartement dorm berbunyi.

“Aduh.. bagaimana ini? Kakiku sangat sakit, apalagi jika berjalan sampai pintu” keluhku.

Semakin lama bunyi bel itu semakin keras dan terdengar tidak sabaran. Dengan terpaksa aku berjalan menahan rasa sakit di kakiku untuk membukakan pintu.

KLEK!! Aku membuka pintu dormku dan melihat siapa yang datang.

“Siwon Oppa?” tanyaku heran, ‘kenapa tidak langsung masuk saja? Bukankah Oppa sudah tau nomor kombinasi apartement dorm SNSD’ batinku.

Siwon Oppa hanya berdiri di depan pintu, aku merasa ada sesuatu yang berbeda dengan Siwon Oppa hari ini. Tatapannya terlihat sangat tajam, aku jadi takut jika terlalu lama menatapnya.

“Opp.. Oppa masuklah!” ucapku kemudian menyuruh Siwon Oppa untuk masuk.

Siwon Oppa sudah duduk di sofa ruang tamu dan memperhatikanku yang sedang berjalan mendekatinya.

“Kenapa kau berbohong padaku?” tanyanya tajam begitu aku sudah duduk di sampingnya.

“Mak.. maksud Oppa apa?” tanyaku bingung sekaligus terkejut dengan pertanyaan Siwon Oppa yang tiba-tiba.

“Kenapa kau berbohong padaku mengatakan bahwa kakimu terkilir waktu latihan dan kenapa kau menyembunyikan semuanya dariku?” tanya Siwon Oppa marah.

“Opp.. Oppa mianhae, aku!” “Kenapa kau menyembunyikan hal seperti ini dariku? Kau anggap aku ini siapa?” tanyanya kali ini terdengar lirih.

“Oppa.. aku hanya tidak ingin kau membenci fansmu jika aku meberitahu hal ini padamu kau pasti akan marah pada mereka, aku tau fans itu sangat penting bagi seorang bintang!” ucapku kini dengan air mata yang sudah mengalir, aku merasa bersalah karena menyembunyikan hal ini darinya.

“Lalu.. kau membiarkanku untuk tidak mengetahui hal ini? Dan membiarkan mereka menyakitimu?” tanya Siwon Oppa lagi.

“Aniya..!” jawabku.

“Lalu.. kenapa kau begini Soo?” ucap Siwon Oppa lirih dan kini memelukku, aku membalas pelukannya dan membenamkan wajahku di dadanya yang bidang, aku menangis di sana.

“Aku akan menemui mereka!” ucap Siwon Oppa, aku melepaskan pelukannya dan menatapnya kemudian menggeleng.

“Andwae.. !” jawabku.

“Aku akan memberi mereka peringatan, supaya tidak mengganggumu lagi!” ucap Siwon Oppa.

$$$$$$$

4 months later

Author POV

Sudah lima bulan berlalu dan semenjak Siwon mengetahui kelakuan para fansnya, Sooyoung sudah tidak mendapatkan hadiah yang berupa ancaman lagi dari para fans Siwon.

Entah apa yang dilakukan Siwon terhadap fansnya, yang pasti mereka kini sudah tidak mengganggu Sooyoung lagi.

$$$$$$$

Siwon POV

Hari ini aku berniat untuk ke rumah orangtua Sooyoung. Appa dan Eommaku terus mendesakku untuk ke sana.

Kalian pasti bingung dan bertanya-tanya apa yang akan aku lakukan di sana. Yap Appa dan Eommaku meminta aku agar segera menikah dengan Sooyoung, setidaknya tunangan jika menikah dirasa terlalu cepat.

“Siwonnie.. apa kau sudah siap?” tanya Eommaku.

“Ne.. Eomma dan Appa tidak ikut?” tanyaku yang melihat kedua orangtuaku.

“Aniya.. kan kau yang akan melamarnya, kenapa Appa dan Eomma yang harus pergi?” ucap Appaku.

“Aish.. jinja!” ucapku kesal.

Sebenarnya aku tidak keberatan jika harus menikah cepat, malahan aku sangat senang hanya saja aku sangat gugup.

“Apa.. Youngie juga ada di rumah orangtuanya?” tanya Eommaku. Aku hanya mengangguk jujur aku sangat gugup sekarang.

Sooyoung POV

“Soo..! Siwon akan datang ke sini!” ucap Eommaku yang muncul di pintu kamarku.

Semalam aku menginap di rumah dan rencananya untuk beberapa hari aku akan tinggal di sini karena jadwalku yang free.

“Ne.. Siwon Oppa?” tanyaku.

“Ne.. dia bilang ada hal yang sangat penting yang akan di sampaikannya!” ucap Eommaku.

‘Ada apa Siwon Oppa kemari?’ batinku.

“Ya sudah Eomma ke dapur dulu Soo!” ucap Eommaku.

$$$$$$$

Author POV

Siwon kini tengah berada di ruang tamu keluarga Choi Jungnam, tampak dari tadi Siwon terlihat menarik nafas berkali-kali.

“Siwon ah.. apa yang ingin kau sampaikan?” tanya Appa Sooyoung.

Kini Eomma dan Appa Sooyoung sedang duduk memandang Siwon, menunggu sesuatu yang akan diucapkan Siwon.

Begitu juga dengan Sooyoung yang sudah tidak sabaran untuk mengetahui maksud Siwon datang ke rumahnya.

“Oppa.. sebenarnya ada apa?” tanya Sooyoung tidak sabar.

Siwon menggaruk belakang kepalany yang tidak gatal sama sekali, dia hanya ingin mengurangi rasa gugupnya.

“Hm… sebenarnya tujuanku ke sini.. un.. untuk melamar Sooyoung, aku ingin meminta ijin dari Eommonim dan Aboenim!” ucap Siwon, akhirnya kata-kata itu meluncur juga dari mulutnya.

Reaksi dari ketiga orang di hadapan Siwon sama yaitu hanya melongo dan tidak percaya dengan ucapan Siwon barusan.

“Oppa… kenapa kau tidak bertanya dulu padaku?” tanya Sooyoung yang sudah tersadar dari keterkejutannya.

“Appa dan Eomma sangat setuju jika kalian menikah, bahkan kami sudah menginginkan hal ini lama!” ucap Appa Sooyoung tersenyum sumringah dan Eomma Sooyoung mengangguk tampak kedua orangtua Sooyoung kini sangat senang.

“Ne.. kamsahamnida!” jawab Siwon membungkuk.

“Tapi.. bagaimana dengan perusahaan jika kita menikah Oppa?” tanya Sooyoung yang masih belum bisa menerima ini.

“Kau tidak usah khawatir, perusahaan sudah mengijinkan bukankah kau tau sendiri bahwa Sooman Sajangnim telah merestui hubungan kita?” ucap Siwon meyakinkan Sooyoung.

“Lalu bagaimana dengan fans Oppa?” tanya Sooyoung lagi.

“Aku sudah mengurusnya, buktinya saja kau sudah tidak diganggu oleh mereka kan!” jawab Siwon.

“Tapi.. walaupun mereka sudah tidak mengangguku bukan berarti mereka setuju dengan hubungan kita” ucap Sooyoung lagi.

“Baiklah.. aku akan menunjukkan sesuatu padamu” ucap Siwon kemudian keluar dari rumah Sooyoung dan setelah itu dia masuk lagi dengan membawa beberapa orang berjalan di belakangnya.

“Oppa.. bukankah mereka itu?” ucap Sooyoung terkejut.

“Ne.. mereka fansku yang telah mengganggumu!” jawab Siwon santai, Siwon kemudian memberi isyarat pada beberapa fansnya itu.

“Annyeong Eonni.. Mianhae kami telah mengganggumu dan melukaimu, kami sangat menyesal telah melakukan hal itu. Kami sadar bahwa Siwon Oppa berhak untuk memilih pasangannya, kami tidak berhak untuk mengaturnya karena fans yang baik adalah fans yang akan mendukung idolanya apapun yang terjadi dan juga akan menerima semua keputusan yang diambil oleh idolanya selain itu juga memaafkan kesalahan yang dilakukan oleh idolanya dan mendoakan mereka untuk menjadi lebih baik lagi karena idola juga hanya seorang manusia biasa!” ucap salah satu dari fans Siwon.

Sooyoung POV

Aku terkejut dengan kedatangan fans Siwon Oppa, apa yang akan mereka lakukan.

“Annyeong Eonni.. Mianhae kami telah mengganggumu dan melukaimu, kami sangat menyesal telah melakukan hal itu. Kami sadar bahwa Siwon Oppa berhak untuk memilih pasangannya, kami tidak berhak untuk mengaturnya karena fans yang baik adalah fans yang akan mendukung idolanya apapun yang terjadi dan juga akan menerima semua keputusan yang diambil oleh idolanya selain itu juga memaafkan kesalahan yang dilakukan oleh idolanya dan mendoakan mereka untuk menjadi lebih baik lagi karena idola juga hanya seorang manusia biasa!” ucap salah satu dari fans Siwon Oppa yang menurutku adalah ketuanya karena sewaktu mereka mengancamku dia juga yang berbicara.

Aku mengangguk mendengar ucapannya, aku sudah lama memaafkan perbuatan mereka.

“Kamsahamnida Eonni…! kami akan membantu untuk meyakinkan fans yang lainnya supaya mereka tidak membenci dan mendukung kalian!” ucap yang lainnya.

Aku tersenyum mendengarnya, “Jadi.. tidak ada alasan lagi kan, untuk menolakku?” ucap Siwon Oppa tersenyum dan ku balas dengan anggukan.

$$$$$$$

1 month later

Author POV

Sooyoung dan Siwon sedang berada di dalam kamar mereka kini, wajah mereka terlihat sangat lelah namun juga tak menyembunyikan semburat kebahagiaan dari keduanya.

Mereka baru saja melangsungkan pernikahannya, oleh karena itu mereka sangat lelah karena seharian terus melayani dan menyambut tamu yang datang.

“Oppa… aku lelah sekali” ucap Sooyoung kemudian merebahkan tubuhnya di kasur dengan gaun pengantin yang masih melekat di tubuhnya.

“Nado Yeobo..!” ucap Siwon kemudian berbaring di samping Sooyoung.

“Yeobo.. apa kita akan melakukan ‘itu’ malam ini?” tanya Siwon jahil yang disambut tatapan tajam dari Sooyoung.

“Aniya..! aku lelah Oppa!” jawab Sooyoung kemudian beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

Setelah selesai mandi, Sooyoung keluar dari kamar mandi dengan piyama yang sudah diapakainya. Sooyoung melihat Nampyeonnya kini tengah duduk di kasur dengan wajah merengut.

“Oppa.. wae?” tanya Sooyoung bingung dengan perubahan Siwon. Siwon memandang Sooyoung sebentar kemudian mengalihkan wajahnya dari Sooyoung, tampak Siwon sedang kesal kini.

Sooyoung tersenyum mengerti mengapa Siwon bersikap seperti ini, Sooyoung berjalan mendekati Siwon dan duduk di sebelahnya.

“Apa karena itu?” tanya Sooyoung pada Siwon dan Siwon kini menatap Sooyoung.

“Kita akan melakukannya lain kali Oppa, sekarang aku sangat lelah. Oppa juga kan?” ucap Sooyoung membujuk nampyeonnya.

“Tapi.. !” CHU  Sooyoung memotong ucapan Siwon dengan mencium bibir suaminya, Sooyoung melumatnya sebentar kemudian melepaskannya. Siwon terlihat terkejut dengan tindakan spontan anaenya itu.

“Oppa.. mandilah, setelah itu istirahat!” ucap Sooyoung kemudian mengambil pakaian Siwon di lemari dan meletakkannya di tempat tidur.

Siwon menuruti perintah anaenya itu dan kemudian masuk ke dalam kamar mandi.

Setelah selesai mandi Siwon segera berjalan keluar kamar mandi dengan handuk yang melilit di pingganya. Siwon melihat Sooyoung yang sudah tertidur di tempat tidurnya. Siwon tersenyum melihat anaenya itu, “Aku tidak menyangka sekarang kita sudah menikah” ucap Siwon.

Siwon kemudian mengambil piyama yang sudah disiapkan Sooyoung dan segera memakainya kemudian mengikuti Sooyoung yang sudah tertidur di tempat tidur. Siwon berbaring di samping anaenya dan memeluk tubuh anaenya.

“Saranghae Yeobo.. !” ucap Siwon.

“Nado Saranghae Oppa..!” balas Sooyoung yang ternyata belum tertidur.

“Kau belum tidur?” tanya Siwon kaget karena Sooyoung membalas ucapannya.

“Belum..!” jawab Sooyoung kemudian membalikkan badannya menghadap Siwon.

“Kau ini..!” ucap Siwon kemudian mengecup kening istrinya dan melingkarkan tangannya di pinggang istrinya.

END

Annyeong😀

Author kali ini bawain After Story CYSM ending

bagaimana ceritanya? apa para reader pada suka? mudah-mudahan iya🙂

Stay comment kamsahamnida😀

 

12 thoughts on “[After Story] Can’t You See Me 3

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s