My Star Part 1

Untitled-1

Cast :

  • Choi Sooyoung
  • Choi Changmin (di sini Changmin marganya Choi)
  • Choi Siwon
  • Im Yoona

Annyeong reade😀

Author ada ff baru nih.. mian lanjutan ff Nae Namja sama Oppa saranghae belum di post😦

berhubung Author ada ide cerita lain, langsung aja deh dibuat🙂

Mudah-mudahan kalian suka😀

Seoul, Jan 1993

Author POV

“Sooyoungie…!” teriak seorang Ajhumma dari halaman depan rumahnya memanggil putrinya.

“Ne… Eomma!” ucap seorang anak perempuan berusia 5 tahun, dia sedang bersama kedua temannya saat ini tengah asyik bermain.

“Pulang Youngie..! kau seharian ini bermain terus, apa tidak capek?” ucap sang Eomma yang kini sudah berdiri di belakang putrinya.

“Sebentar lagi Eomma..!” ucap anak kecil itu yang masih asyik bermain dan tidak menghiraukan kehadiran Eommanya.

“Yak… kau mau pulang apa tidak?” “Appo…. Eomma!” ucap gadis kecil itu ketika sang Eomma kini sudah menjewer kupingnya sedangkan kedua teman dari gadis kecil itu hanya melihat gadis kecil dan Eommanya itu.

“Makanya jangan membangkang..!” ucap sang Eomma kesal.

“Ne… arasso!” ucap sang anak dengan wajah cemberut menandakan bahwa dia sedang kesal sekarang.

“Siwonie, Changminie…! sebaiknya kalian juga pulang, sekarang sudah hampir malam!” ucap Eomma gadis kecil itu pada teman anaknya.

“Ne… Ajhumma!” ucap anak laki-laki yang lebih besar. Kemudian menggandeng pergelangan tangan anak laki-laki yang satunya lagi untuk mengajaknya pulang.

“Kajja.. Changminie!” ucapnya kemudian berbalik memunggungi gadis kecil dan Eommanya itu.

“Oppa… Annyeong!” ucap gadis kecil itu ketika dua anak laki-laki itu sudah berjalan tak jauh darinya.

Dua anak laki-laki itu kemudian berbalik dan tersenyum dengan melambaikan tangan pada gadis kecil itu.

“Kajja… Eomma!” ucapnya kemudian dan menggandeng tangan Eommanya.

~~My Star~~

Seoul, Feb 1993

Author POV

“Eomma… aku pergi bermain yah..!” ucap seorang gadis kecil yang sedang menunjukkan aegyonya di hadapan Eommanya supaya diizinkan untuk bermain.

“Hmm…. tapi ingat jangan lama-lama dan tidak boleh jauh-jauh! Arachi?” ucap sang Eomma.

“Ne.. Eomma!” ucap gadis itu tersenyum senang yang memperlihatkan beberapa giginya yang ompong.

Setelah mencium pipi Eommanya gadis itu segera berlari keluar rumah dan menuju rumah kedua temannya.

Langkah kecilnya menyusuri halaman sebuah rumah besar yang berletak tak jauh dari rumahnya.

Dia tersenyum senang saat melihat seorang anak laki-laki yang sedang terduduk di gazebo rumahnya. Dengan langkah pasti gadis kecil itu segera menghampirinya.

“Annyeong Oppa!” ucap gadis kecil itu menunjukkan senyum manisnya.

“Youngie..!” ucap anak laki-laki berumur 9 tahun itu setelah menyadari kehadiran gadis kecil itu.

“Oppa sendirian? Kemana Changmin Oppa?” tanyanya yang menyadari bahwa temannya ini sedang sendirian dan tidak bersama dengan adiknya.

“Changminie.. di rumah sakit!” ucapnya terdengar sedih.

“Changmin Oppa sakit?” tanya gadis kecil itu polos dan dijawab dengan anggukan oleh anak laki-laki itu.

“Oppa tunggu sebentar yah… aku akan mengambil sesuatu!” ucap gadis kecil itu kemudian berlari meninggalkan anak laki-laki itu sendiri.

Setelah beberapa saat menunggu akhirnya anak laki-laki itu melihat gadis kecil tadi berlari menghampirinya dengan membawa selembar kertas.

“Ini Oppa!” ucapnya kemudian menyerahkan selembar kertas dengan coretan anak-anak, ani lebih tepatnya gambaran anak-anak. Di gambar itu terlihat beberapa anak kecil yang sedang bermain di taman.

“Ini.. buat apa?” tanya anak laki-laki itu bingung.

“Berikan ini pada Changmin Oppa..! Changmin Oppa pernah berkata padaku bahwa dia tidak suka berada di rumah sakit karena dia merasa kesepian, tapi di gambar itu ada banyak anak-anak yang bisa menemani Changmin Oppa bermain jadi Changmin Oppa tidak kesepian lagi!” ucapnya polos, anak laki-laki tadi hanya tersenyum dan mengelus kepala gadis kecil itu.

“Ne.. akan Oppa berikan nanti!” ucapnya dan gadis kecil itu tersenyum senang.

“Youngie… kau mau ikut ke rumah sakit menjenguk Changmin?” tawar anak laki-laki itu.

“Aniya Oppa…! Eomma melarangku untuk pergi jauh-jauh!” ucapnya mengingat perkataan Eommanya yang melarangnya untuk tidak boleh bermain jauh-jauh.

“Ah.. sayang sekali!” ucap anak laki-laki itu kecewa.

“Tapi… aku nanti pasti akan menjenguknya, aku berjanji!” ucap Sooyoung yakin.

“Siwonnie… ayo kita pergi ke rumah sakit sekarang!” ucap seorang Ajhumma yang merupakan Eomma Siwon dan Changmin.

“Ne Eomma..!” ucap Siwon pada Eommanya.

“Youngie… Oppa pergi dulu yah!” ucap Siwon dan Sooyoung kemudian mengangguk dan melambaikan tangannya.

~~My Star~~

Seoul Hospital, Feb 1993

“Eomma… Hyung!” ucap anak laki-laki berumur 7 tahun yang sedang terbaring di ranjang rumah sakit dengan selang infus yang terpasang di tubuhnya.

Eomma dan Hyungnya kini masuk ke dalam kamar rawatnya.

“Ne.. sayang!” ucap sang Eomma dan mencium kening anaknya.

“Eomma… Appa mana?” tanya anak itu pada Eommanya.

“Appa kerja, tapi nanti sepulang kerja Appa akan kemari dan membawakanmu mainan.. Othe?” jawab Eommanya. Anak laki-laki itu mengangguk senang.

“Siwonnie… jaga dongsaengmu, Eomma akan menemui dokter dulu!”

“Ne.. Eomma!” jawab Siwon cepat dan Eomma merekapun meninggalkan mereka berdua di kamar rawat Changmin.

“Hyung.. Youngie tidak ikut?” tanya Changmin pada Hyungnya yang lebih tua dua tahun dengannya.

“Ani.. tapi dia menitipkan ini untukmu, katanya supaya kau tidak kesepian lagi jika sendirian di rumah sakit!” ucap Siwon menyerahkan kertas berisi gambar pemberian Sooyoung pada Changmin.

Changmin tersenyum senang menerima kertas itu, dan memperhatikan gambar yang ada di kertas itu.

“Hyung… aku menyukai Sooyoungie, dia cantikkan Hyung?” ucap Changmin polos.

“Yak.. kau itu masih kecil!” ucap Siwon pada adiknya.

“Biar saja… Youngie kan cantik jadi pantas saja aku menyukainya dia juga baik, aku akan menjadikannya pacarku!” ucap Changmin pada Hyungnya.

“Terserah kau saja!” ucap Siwon menggelengkan kepalanya dengan tingkah Dongsaengnya itu.

~~My Star~~

Seoul, 10 Feb 1998

Author POV

“Saengil chukkae hamnida… saengil Chukkae Sooyoungie!!!” ucap dua orang anak laki-laki yang satu berusia 14 tahun dan satunya lagi 12 tahun.

Mereka kini tengah berada di sebuah bukit yang dekat tempat tinggal mereka yang sudah menjadi tempat biasa mereka menghabiskan waktu.

Seorang gadis kecil berumur 10 tahun itu tersenyum senang dengan perlakuan kedua temannya itu. “Siwon Oppa Changmin Oppa gomawo!” ucapnya senang.

“Ayo sekarang tiup lilinnya!” ucap Siwon menyuruh Sooyoung. Sooyoungpun dengan senang hati meniup lilin yang tertancap pada sebuah kue berukuran kecil.

“Ini buatmu…!” ucap Changmin memberikan sebuah kotak kecil yang berbungkus kertas kado.

“Apa ini Oppa?” tanya Sooyoung penasaran.

“Kau buka saja..!” jawab Changmin. Sooyoungpun membuka kado pemberian Changmin dengan hati-hati.

“Wuah.. Oppa neomu yeopo!” ucap Sooyoung semangat melihat sebuah kalung dengan liontin tiga bintang.

“Ini kau, aku dan Siwon Hyung!” ucap Changmin menjelaskan dengan menunjuk bintang-bintang yang menjadi liontin dari kalung itu.

“Berbaliklah..! aku akan memasangkannya!” ucap Changmin menyuruh Sooyoung berbalik.

“Oppa.. hidungmu berdarah!” ucap Sooyoung terkejut ketika melihat Changmin.

~~My Star~~

Seoul, Jan 2006

Author POV

“Youngie.. bangun sayang kamu nanti bisa terlambat!” ucap Eomma Sooyoung menggoyangkan tubuh putrinya yang masih terlelap.

“Hmmm… sebentar lagi Eomma..” ucap Sooyoung masih memejamkan matanya.

“Bangun sekarang atau Eomma siram pakai air?” ucap Eomma Sooyoung yang sudah kesal dengan tingkah putrinya.

“Ne..ne.. aku bangun sekarang!” ucap Sooyoung begitu mendengat ancaman Eommanya.

Sooyoung POV

Aku melihat penampilanku di kaca, aku sedang bersiap-siap untuk pergi ke kampus. Aku tersenyum melihat kalung yang selalu melingkar di leherku selama 8 tahun terakhir ini.

Setelah merasa penampilanku cukup, aku segera turun untuk sarapan bersama Appa dan Eomma.

“Morning.. Appa, Eomma!” ucapku dengan mencium pipi Appa dan Eomma bergantian. Begitulah kebiasaanku di pagi hari.

“Kau ini sudah dewasa.. tapi kebiasaanmu juga tidak berubah!” ucap Eommaku. Tapi aku tidak peduli dengan perkataan Eomma dan mengambil sebuah roti yang terletak di hadapanku.

“Youngie..!” baru saja aku menggigit rotiku, tiba-tiba aku dikagetkan dengan panggilan yang berasal dari depan rumahku.

“Eomma.. Appa aku berangkat dulu!” ucapku kemudian.

“Yak.. habiskan dulu sarapanmu!” ucap Appa dan aku kembali ke meja makan mengambil rotiku yang baru aku gigit sedikit dan meminum susu.

Aku berlari kecil ke halaman rumahku dan melihat sebuah mobil kini tengah terpakir rapi di depan gerbang rumahku.

“Oppa.. kalian mengganggu sarapanku!” ucapku kesal pada kedua orang yang berada di dalam mobil. Aku kemudian masuk ke dalam mobil dan duduk di bangku penumpang.

“Salah sendiri, kau lambat!” ucap Siwon Oppa yang duduk di depan kemudi sedangkan Changmin Oppa yang duduk di sampingnya hanya tersenyum.

Aku, Changmin Oppa dan Siwon Oppa belajar di kampus yang sama yaitu Seoul Internasional University. Aku masih semester awal sedangkan Changmin Oppa sudah semester 5 dan Siwon Oppa tahun ini akan menyelesaikan gelar sarjananya.

Changmin POV

Selama perjalanan menuju kampus, aku selalu memperhatikan Sooyoung. Aku sering sekali melakukan ini, tapi ketika Sooyoung berbalik melihatku aku selalu memalingkan wajahku dan berpura-pura tidak ada yang terjadi.

Tidak aku pungkiri bahwa Sooyoung tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik dengan matanya yang bulat dan memancarkan keceriaan di sana yang bisa membuat siapa saja melihatnya bisa merasakan kebahagiaan. Selain itu tubuhnya yang tinggi bagaikan seorang model.

Banyak banyak Namja yang mendekati Sooyoung, tapi Sooyoung bereaksi biasa saja terhadap mereka.

Dari dulu sampai sekarang aku masih menyukai Sooyoung, bahkan kini rasa suka itu berubah menjadi rasa cinta.

Siwon POV

Aku melirik Changmin yang duduk di sebelahku, dari tadi aku perhatikan dia hanya memperhatikan Sooyoung melalui kaca mobil dengan senyum mengembang di bibirnya. Sedangkan Sooyoung yang diperhatikan oleh Changmin sedang asyik dengan ponselnya.

“Sampai kapan bocah ini akan menyimpan perasaannya?” ucapku dalam hati.

Changmin selalu bercerita padaku bahwa dia sangat menyukai Sooyoung, tapi yang aku bingungkan kenapa sampai sekarang dia tidak menyatakan persaannya.

Walaupun Changmin adalah dongsaengku, tapi kadang aku tidak mengerti dengan jalan pikirannya.

~~My Star~~

Author POV

“Annyeong.. Soo!” ucap Yoona pada Sooyoung ketika Sooyoung baru masuk ke dalam kelas.

Yoona adalah sahabat Sooyoung, sejak berada di senior high school mereka sudah berteman. Walaupun tidak seperti Changmin dan Siwon, tapi Sooyoung juga sangat dekat dengan Yoona karena Yoona yang merupakan seorang Yeoja jadi Sooyoung lebih merasa nyaman untuk menceritakan masalahnya kepada Yoona.

“Annyeong Yoong!” jawab Sooyoung.

“Kau berangkat bersama Changmin Sunbae dan Siwon Sunbae lagi?” tanya Yoona pada Sooyoung.

“Ne..!” jawab Sooyoung dengan mengeluarkan buku-buka dari dalam tasnya.

“Ah.. beruntung sekali kau dikelilingi dua Namja tampan dan juga populer di kampus!” jawab Yoona iri.

“Aish.. kau ini!” jawab Sooyoung menjitak kepala Yoona.

“Soo…!” panggil Yoona pada Sooyoung yang sedang sibuk dengan sebuah buku di depannya.

“Hmm…!” jawab Sooyoung tanpa menoleh.

“Tolong kenalkan aku pada Siwon Sunbae!” ucap Yoona malu-malu, Sooyoung menghentikan membaca bukunya dan menatap Yoona bingung.

“Buat apa?” tanya Sooyoung bingung.

“Aku menyukainya..!” jawab Yoona malu-malu dengan mukanya yang berubah merah kini.

Sooyoung menghela nafas panjang kemudian geleng-geleng kepala dengan tingkah temannya ini.

~~My Star~~

Author POV

Sooyoung dan Yoona baru saja menyelesaikan kelas mereka, mereka terlihat sibuk mengemasi barang-barang mereka yang berserakan di atas meja.

“Soo.. kau langsung pulang?” tanya Yoona pada Sooyoung.

“Aniya.. aku mau ke kantin, aku lapar!” jawab Sooyoung dan Yoona hanya mengangguk.

“Ikutlah denganku!” ucap Sooyoung pada Yoona.

“Tapi..!” “Kau mau aku kenalkan dengan Siwon Oppa atau tidak?” tanya Sooyoung memotong ucapan Yoona.

“Jinja..? aku mau!” ucap Yoona cepat dengan mata berbinar.

Yoona POV

Aku dan Sooyoung melangkah menuju kantin, Sooyoung berjanji padaku untuk mengenalkanku pada Siwon Sunbae.

Jantungku berdegup kencang saat ini, aku gugup jika berhadapan dengan Siwon Sunbae aku tidak tau apa yang harus aku lakukan.

“Soo..!” aku memanggil Sooyoung, kini kami sudah duduk di kursi yang berada di kantin.

“Wae?” tanya Sooyoung.

“Hmm… ap..apa yang harus aku katakan jika bertemu dengan Siwon Sunbae?” tanyaku.

“Jangan gugup, bersikaplah biasa saja!” jawab Sooyoung singkat kemudian memanggil seorang pelayan kantin.

“Oppa.. di sini!” ketika kami baru saja memesan makanan tiba-tiba Sooyoung memanggil Siwon Sunbae dan Changmin Sunbae yang baru saja memasuki kantin.

“Otokhae…!” jantungku semakin berdebar tak karuan, Siwon Sunbae semakin berjalan mendekat ke arah kami.

Sooyoung POV

Aku bisa merasakan kini Yoona tengah sangat gugup dengan kehadiran Siwon Oppa. Dasar bocah satu ini, sangat mudah perasaannya untuk diketahui.

Setelah aku mengenalkan Yoona pada Siwon Oppa dan Changmin Oppa, kami berkutat dengan pesanan kami.

Selama makan aku merasa Changmin Oppa selalu memperhatikanku, aku memandang Changmin Oppa tapi Changmin Oppa malah mengalihkan wajahnya dan memakan makanannya yang masih tersisa.

“Siwon Oppa..!” aku memanggil Siwon Oppa yang duduk di samping Changmin Oppa.

“Ne..!” jawabnya.

“Apa, kau tidak menghabiskan makananmu?” tanyaku melihat makanan Siwon Oppa yang baru dimakan sedikit, Siwon Oppa terlihat sibuk dengan ipadnya.

“Kau mau?” tanyanya yang mengerti maksud pertanyaanku. Aku mengangguk, Siwon Oppa tertawa kemudian menyodorkan piringnya padaku.

“Aku sudah kenyang, kau saja yang habiskan!” ucapnya kemudian kembali sibuk dengan ipadnya.

“Kenapa kau meminta punya Siwon Hyung? Kenapa bukan punyaku?” tanya Changmin Oppa.

“Tidak mungkin aku meminta makananmu, kau itu sama rakusnya denganku bahkan lebih!” jawabku mulai memakan makanan Siwon Oppa.

“Aish..!” ucap Changmin Oppa kesal.

Yoona POV

Aku memperhatikan Sooyoung dan 2 Namja yang duduk di depanku kini, mereka terlihat sangat akrab.

Sooyoung benar-benar beruntung karena dikelilingi oleh dua Namja tampan ini, terlebih Siwon Oppa.

Selama makan aku mencuri pandang ke arah Siwon Sunbae yang terlihat sibuk dengan ipadnya.

“Kalian sudah berapa lama berteman?” tiba-tiba sebuah suara menyadarkanku dan ternyata Siwon Sunbae yang berbicara.

“Kami sudah berteman sejak di senior high school!” jawab Sooyoung melirik ke arahku, aku berterima kasih padanya karena telah membantuku menjawab pertanyaan Siwon Sunbae. Lidahku terasa kelu untuk menjawab pertanyaannya.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Setelah makan malam aku langsung masuk ke dalam kamarku dan membuka laptopku. Tak lama ponselku berbunti dan ternyata telepon dari Yoona.

“Ne Yoong!” jawabku.

“Soo… sepertinya aku benar-benar menyukai Siwon Sunbae!” ucap Yoona langsung.

“Maksudmu?” tanyaku bingung.

“Aku menyukainya.. Sooyoungie…!” ucap Yoona antusias aku menghela nafas panjang.

“Ne.. kalau begitu kau harus berusaha!” ucapku.

“Ne.. gomawo kau telah mengenalkanku padanya!” ucapnya kemudian memutuskan sambungan telepon.

~~My Star~~

Auhtor POV

“Changmin-ah..!” panggil Siwon pada dongsaengnya yang sedang berkutat dengan stick PS.

“Ne.. Hyung, wae?” tanyanya tanpa mengalihkan wajahnya dari televisi.

“Kapan kau mengatakannya?” tanya Siwon langsung pada Changmin yang membuat Changmin menghentikan permainannya.

“Mengatakan apa Hyung?” tanya Changmin yang kini sudah menatap Hyungnya.

“Kapan kau akan mengatakan perasaanmu pada Sooyoung? aku sering melihatmu sedang memperhatikannya secara diam-diam” jawab Siwon.

“Entahlah Hyung..!” jawab Changmin lemah.

“Apa yang kau tunggu? Cepat lakukanlah sebelum dia diambil orang, kau tau sendirikan banyak Namja yang mengejar Sooyoung di kampus” ucap Siwon lagi.

“Aku hanya tidak yakin dan takut Hyung” jawab Changmin lirih, Siwon membulatkan matanya tidak percaya dengan perkataan dongsaenya.

“Apa yang kau takutkan?” tanya Siwon.

“Aku takut jika mengatakannya, aku tidak yakin dia akan menyukainya apalagi dengan kondisiku yang seperti ini..” sambung Changmin.

Siwon menepuk punggung dongsaengnya memberinya kekuatan dan keyakinan.

“Jangan berkata seperti itu, aku yakin Youngie bukan Yeoja yang seperti itu!” ucap Siwon meyakinkan Changmin. Changmin mengangguk setuju dengan ucapan Siwon.

TBC…

15 thoughts on “My Star Part 1

  1. Aish>< author kalo endingnya changsoo, siwon jangan sama yoona dong-____-
    kalo edingnya soowon, changmin jangan sama yoona juga-_____-
    ditunggu next part!! hwaiting^^

  2. Changmin oppa sakit apa ?
    kenapa harus ad yoona coba ganggu aja tapi disini siwon oppa belum ada rasa apa apa sm soo eonni ya soo eonni juga belum tau suka sm siapa

    Next partnya ditunggu eonni ^^

  3. anyeong chingu..
    aku reader baru d sni..
    aku suka baca ff ini,, sepertiny akan menarik..
    penasarn, apa changmin oppa puny penyakit yg gk harus org lain tahu?
    aku senang yoona eonni jatuh cinta sm siwon oppa..berharapny siwon oppa jg bs membalas itu..
    soalny aku YoonWon shipper😀
    aku nntikan klnjtnny
    gomawo🙂

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s