My Star Part 2

juil

Cast :

  • Choi Sooyoung
  • Choi Changmin (Changmin di sini marganya Choi)
  • Choi Siwon
  • Im Yoona

Seoul, Jan 2006

Sooyoung POV

Entah kenapa aku menjadi tidak tenang setelah mendengar pernyataan Yoona di telepon.

Aku tidak senang mendengar Yoona berkata bahwa dia menyukai Siwon Oppa. Karena bagaimanapun juga sebenarnya aku juga menyukai Siwon Oppa. Tapi aku juga tidak boleh melarang Yoona untuk menyukai siapa saja.

Jujur aku merasa gugup jika berada di dekat Siwon Oppa, namun aku berusaha untuk menyembunyikan kegugupanku itu. Aku menyadari hal ini semenjak 3 tahun yang lalu saat aku duduk di kelas satu senior high school.

Changmin POV

Aku melihat jam kamarku yang sudah menunjukkan angka 1, sampai saat ini aku belum juga memejamkan mataku.

Aku masih memikirkan perkataan Siwon Hyung, Hyung benar sebaiknya aku segera mengatakan perasaanku pada Sooyoung.

Bagaimanapun juga aku harus berani mengatakan perasaanku padanya, tapi di lain sisi aku juga merasa takut jika perasaan Sooyoung terhadapku tidak sama dengan perasaanku terhadapnya.

~~My Star~~

Author POV

Sooyoung masih tertidur lelap di kasurnya. Sudah jam 10 tapi Sooyoung belum juga mau untuk membuka matanya. Eommanya sengaja untuk tidak membangunkannya karena hari ini Sooyoung libur.

Kegiatan Sooyoung terganggu saat ponselnya berbunyi dan menandakan ada pesan yang masuk ke ponselnya.

Dengan setengah sadar Sooyoung meraba nakas di samping ranjangnya untuk mengambil ponselnya.

Sooyoung membaca pesan itu dengan mata yang masih setengah tertutup. Tapi sesudah membaca pesan itu mata Sooyoung terbuka lebar.

Youngie.. aku akan menjemputmu setengah jam lagi, ada hal yang ingin aku sampaikan padamu

Pesan dari Changmin itu membuat Sooyoung terbangun dari tidurnya dan segera beranjak masuk ke kamar mandi dengan malas.

Sooyoung POV

“Aish.. Changmin Oppa mengganggu tidurku!” rutukku kesal ketika sedang memoleskan bedak ke pipiku.

Setelah sedikit berdandan aku langsung keluar menemui Changmin Oppa yang sudah menungguku di depan rumah.

“Oppa… kau mengganggu tidurku!” ucapku kesal dan memasuki mobil Changmin Oppa.

“Jam segini kau masih tidur? Tidak pantas seorang gadis bangun terlalu siang!” ucap Changmin Oppa menasehatiku.

Changmin POV

Aku tersenyum melihatnya mengerucutkan bibirnya, dia sangat manis dengan ekspresi wajah seperti itu.

“Oppa.. apa yang ingin kau katakan?” tanyanya padaku.

“Nanti kau akan tau!” ucapku kemudian menginjak pedal gas mobilku meninggalkan rumah Sooyoung.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Changmin Oppa mengajakku ke sebuah restoran, sebenarna apa yang ingin dia katakan hingga mengajakku ke sini.

Changmin Oppa menarik sebuah kursi dan menyuruhku untuk duduk di atasnya.

“Oppa… !” “Husshh.. makanlah dulu, baru aku akan bicara!” ucap Changmin Oppa yang mengerti maksudku.

Changmin POV

Setelah selesai makan, aku menarik napas panjang mencoba merilekskan pikiranku.

“Sebenarnya yang ingin aku katakan..” aku menghentikan ucapanku aku ragu untuk mengatakannya pada Sooyoung, Sooyoung terdiam memandangku menungguku untuk melanjutkan ucapanku.

“Youngie… sebenarnya aku menyukaimu, ani.. aku mencintaimu” ucapku Sooyoung terlihat terkejut dengan pengakuanku.

“Maukah kau menjadi Yeojachunguku?” tanyaku lagi.

“Sebenarnya sudah lama perasaan itu ada, tapi aku tidak berani untuk megatakannya. Aku sadar dengan keterbatasanku, tapi aku ingin jujur padamu mengenai perasaanku!” lanjutku.

Sooyoung POV

Aku mencoba mencerna perkataan Changmin Oppa, aku tidak percaya akan ucapannya barusan.

“Oppa.. jangan bercanda!” ucapku.

“Aniya.. aku tidak bercanda, aku serius” ucap Changmin Oppa menunjukkan keseriusan di wajahnya.

Lidahku kelu saat ini tidak bisa berkata-kata, aku masih sangat terkejut dengan keadaan saat ini.

“Youngie.. aku tau kau pasti sangat terkejut dengan pengakuanku, tapi aku ingin kau tau perasaanku. Kau tidak perlu menjawabnya saat ini, kau bisa menjawabnya setelah kau yakin dengan perasaanmu” lanjut Changmin Oppa.

~~My Star~~

Changmin POV

Setelah mengantar Sooyoung pulang aku langsung menjalankan mobilku ke arah rumahku.

Aku merasa kepalaku sangat pusing, sebenarnya aku sudah merasakannya semenjak bersama Sooyoung tadi tapi aku menahannya agar Soyooung tidak khawatir padaku.

Aku melangkahkan kakiku memasuki rumah, aku disambut dengan Eommaku yang sedang menonton TV.

“Kau dari mana Changmin ah?” tanya Eomma padaku.

“Aku habis jalan-jalan bersama Youngie Eomma!” ucapku berusaha menahan rasa sakit di kepalaku yang semakin menjadi.

“Wajahmu sangat pucat sayang” ucap Eomma padaku dan aku hanya tersenyum menanggapinya.

Aku berbalik memunggungi Eommaku dan menaiki tangga menuju kamarku. Tapi baru beberapa langkah, rasa sakit di kepalaku semakin tidak tertahankan dan akhrinya semuanya gelap.

Siwon POV

“Changmin ah..!!”

Aku baru saja pulang dari rumah Donghae, aku melangkah santai memasuki rumah. Namun tiba-tiba aku mendengar teriakan Eomma.

Aku segera berlari menuju sumber suara teriakan Eomma, aku terkejut melihat Changmin yang terjatuh di dasar tangga dengan Eomma yang menangis.

Aku melihat darah mengalir dari belakang kepalanya, aku segera membopong Changmin menuju mobilku untuk membawanya ke rumah sakit.

Aku mengemudikan mobilku dengan kecepatan penuh, kami harus segera sampai di rumah sakit secepatnya. Aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada dongsaengku.

“Changmin ah.. kau harus bertahan sayang!” aku mendengar Eomma menangis memangku Changmin di kursi penumpang.

~~My Star~~

Siwon POV

Aku dan Eomma kini tengah duduk di ruang tunggu menunggu dokter Kim memeriksa keadaan Changmin.

Eomma terus menangis dan aku memeluknya untuk menenangkannya dan meyakinkan bahwa Changmin akan baik-baik saja.

“Bagaimana keadaan Changmin?” tiba-tiba Appa sudah berdiri di depanku dan Eomma, sebelumnya aku menelpon Appa menyampaikan bahwa Changmin pingsan.

Aku melihat pakaian Appa, kemeja ditutupi dengan jas. Pasti Appa dari kantor langsung ke rumah sakit.

“Dokter masih memeriksanya!” jawabku lemah.

Tak lama dokter Kim yang memeriksa Changmin keluar dari ruangan. Kami langsung berlari menghampirinya.

“Bagaimana keadaan Changmin dokter?” ucap Appa pada dokter.

“Sebaiknya kita bicarakan hal ini di ruangan saya saja Tuan Choi!” ucap dokter itu.

Eomma dan Appa kemudian berjalan mengikuti dokter Kim menuju ruangannya.

Author POV

“Begini, tuan Choi.. Kepala Changmin mengalami benturan yang keras, mengingat kondisinya sebelumnya maka hal ini akan sangat berbahaya” ucap dokter Kim pada Appa dan Eomma Changmin. Dokter Kim merupakan dokter yang selama ini menangani Changmin.

“Lalu bagaimana dok? Apa yang harus kami lakukan?” tanya Eomma Changmin takut.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa, setelah benturan tadi otak Changmin sedikit bergeser. Dan apabila kami melakukan operasi maka itu akan sangat berbahaya karena kanker yang di derita Changmin” ucap dokter Kim.

“Dokter.. kami mohon, selamatkan putra kami!” ucap Appa Changmin.

“Kami tidak bisa menjamin tuan, tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin” ucap dokter Kim.

~~My Star~~

Siwon POV

Seharian ini aku berada di rumah sakit menunggui Changmin. Aku menyuruh Appa dan Eomma untuk pulang beristirahat, karena dari tadi Eomma terus saja menangis dan Appa yang terlihat sangat lelah karena ia langsung kemari setelah kerja.

Aku melihat Changmin terbaring di ranjang rumah sakit dengan sbeberapa selang dan tabung oksigen yang terhubung di tubuhnya.

“Changmin ah… Hyung mohon, bertahanlah!” ucapku, tanpa terasa air mataku kini menetes.

Sebenarnya Changmin menderita kanker otak semenjak kecil, sehingga ini membuat Changmin sering di rawat di rumah sakit. Dengan kecelakaan Changmin yang jatuh dari tangga tadi membuat kondisi Changmin semakin buruk.

Tiba-tiba pintu kamar rawat Changmin terbuka.

“Oppa.. bagaimana keadaan Changmin Oppa?”

Sooyoung POV

Aku mengendarai mobilku menuju rumah sakit, Siwon Oppa baru saja menelponku mengatakan bahwa Changmin Oppa jatuh dari tangga dan sekarang sedang di rumah sakit.

Aku sangat mencemaskan keadaan Changmin Oppa saat ini, apalagi dengan penyakit yang di deritanya. Aku tau hal ini akan memperburuk keadaan Changmin Oppa.

Sesampainya di rumah sakit aku langsung berjalan menuju meja resepsionist dan bertanya pada perawat yang bertugas di mana letak kamar Changmin Oppa.

Setelah perawat itu memberitaku aku langsung berlari menuju kamar Changmin Oppa dan membuka pintu kamarnya.

Aku melihat Siwon Oppa yang sedang duduk di samping ranjang Changmin Oppa, dengan Changmin Oppa yang terbaring di ranjang dengan selang yang terhubung di tubunhnya.

“Oppa.. bagaimana keadaan Changmin Oppa?” tanyaku langsung dan berjalan menghampirinya.

Aku melihat mata Siwon Oppa memerah seperti habis menangis. “Youngie.. kita perlu bicara, ikut aku!” ucap Siwon Oppa kemudian berjalan keluar.

Aku terdiam di tempatku, bertanya-tanya dengan perkataan Siwon Oppa tadi. Aku kemudian berjalan mengikutinya keluar ruangan.

“Ada apa Oppa?” tanyaku pada Siwon Oppa yang berdiri di luar kamar Changmin Oppa dirawat.

“Youngie.. apa Changmin sudah mengatakannya padamu?” tanya Siwon Oppa.

“Mengatakan apa Oppa?” tanyaku tidak mengerti.

“Mengatakan tentang perasaannya padamu!” aku kembali teringat dengan kejadian tadi pagi sewaktu Changmin Oppa mengatakan perasaannya padaku.

Ternyata Siwon Oppa mengetahui bahwa Changmin Oppa menyukaiku. Tentu saja pasti Changmin Oppa telah menceritakan hal ini sebelumnya pada Hyungnya itu.

“Ne..” ucapku dengan menganggukkan kepala.

“Bisakah aku minta tolong padamu?” tanya Siwon Oppa.

“Minta tolong apa Oppa?” tanyaku.

“Aku mohon terimalah Changmin!” ucap Siwon Oppa yang membuat tubuhku kaku. Perasaanku hancur saat ini, orang yang kau cintai memintamu untuk menerima cinta orang lain.

Bibirku bergetar, aku ingin menolak tapi ucapanku tertahan di kerongkonganku sehingga tidak ada kata yang keluar dari bibirku.

“Aku mohon Sooyoung, ini demi Changmin!” ucapnya lagi kemudian meninggalkanku masuk ke dalam ruangan Changmin Oppa.

Tubuhku lemas, aku terduduk di kursi tunggu. Air mata kini mengalir membasahi pipiku dan bahuku bergetar.

~~My Star~~

Author POV

Sooyoung bangun dengan wajah kusut dan matanya yang bengkak karena semalaman terus menangis.

“Youngie.. kau sudah bangun?” tanya Eomma Sooyoung mengetuk pintu kamar putri satu-satunya itu.

“Ne.. Eomma!” ucap Sooyoung tidak bersemangat.

Sooyoung POV

“Youngie.. kau sakit?” tanya Appa ketika kami sarapan.

Aku menggeleng pelan, dan mengaduk-aduk makananku tanpa berniat untuk menghabiskannya.

“Jangan kau adu-aduk makananmu, habiskan” ucap Eommaku yang melihatku hanya mengaduk-aduk makanan.

“Appa, Eomma aku berangkat dulu!” ucapku kemudian meninggalkan mereka yang mungkin kini sedang menatapku heran.

Aku menaiki mobilku menuju kampus, perasaanku sedang kalut. Biasanya jika berangkat ke kampus aku akan pergi bersama Siwon Oppa dan Changmin Oppa tapi kini tidak.

Yoona POV

Aku melihat Sooyoung memasuki kelas dengan wajah murung, kenapa lagi dengan bocah ini.

“Soo.. kenapa dengan wajahmu?” tanyaku ketika dia duduk di sampingku.

Sooyoung hanya menggeleng kemudian membenamkan wajahnya di atas meja.

Ada apa sebenarnya dengan anak ini. Tidak biasanya seperti ini.

~~My Star~~

Yoona POV

Dosen kami baru saja keluar kelas, aku kembali memperhatikan Sooyoung yang sedang menatap lurus ke depan dengan padangan kosong.

“Soo.. kau ada masalah apa? Ceritakanlah padaku, mungkin aku bisa membantumu!” ucapku.

Sooyoung menggeleng. “Aniya Yoong, aku tidak bisa menceritakan ini padamu. Mianhae” ucapnya.

Tiba-tiba ponsel Sooyoung berbunyi dan dia langsung mengangkatnya.

“Ne Oppa, aku akan segera ke sana” ucapnya kemudian mebereskan barang-barangnya.

“Yoong.. aku pergi dulu” ucapnya kemudian meninggalkanku.

Sooyoung POV

Aku berjalan ke taman kampus, untuk menemui Siwon Oppa. Siwon Oppa memintaku untuk menemuinya di sana.

Ketika aku sampai, Siwon Oppa tengah duduk di bangku taman. Aku segera menghampirinya dan duduk di sampingnya.

“Bagaimana Soo? Kau mau kan melakukannya?” tanyanya padaku ketika aku baru saja duduk.

Sudah aku duga, Siwon Oppa pasti akan menanyakan hal ini padaku dan aku tidak tau harus menjawab apa karena jujur aku hanya menganggap Changmin Oppa sebagai Oppaku saja. Tidak seperti Siwon Oppa, aku mencintainya, tapi aku harus menerima kenyataan bahwa Siwon Oppa menyuruhku untuk membalas perasaan Changmin Oppa.

Mungkin kalian semua tau bagaimana perasaanku saat ini, sangat sakit. Itu yang aku rasakan sekarang.

“Mianhae Oppa.. aku tidak bisa melakukannya, aku tidak mencintai Changmin Oppa. Aku hanya menganggapnya sebagai Oppaku saja” kata-kata itulah yang akhirnya meluncur dari mulutku.

Siwon Oppa memandangku terkejut, “Apa kau setega itu padanya?” tanya Siwon Oppa lirih.

Aku menunduk dalam menahan air mataku yang akan tumpah. “Aku tidak bisa Oppa, aku mencintai orang lain dan itu kau” entah keberanian dari mana aku mengucapkan hal ini.

“Jangan egois! Hilangkan perasaanmu padaku, dan cobalah untuk mencintai Changmin!” ucap Siwon Oppa tajam kemudian meninggalkanku sendiri di taman ini.

Tangisku kini pecah, aku meluapkan semua kesedihnku aku merasakan sesak di dadaku. Apa aku terlalu egois? Aku kembali memikirkan ucapan Siwon Oppa.

“Apa aku harus mengorbankan perasaanku dan belajar  mencintai Changmin Oppa untuk membahagiakannya” ucapku lirih.

Donghae POV

Aku mengedarkan padanganku mencari keberadaan Siwon. “Aish.. diamana dia?”

“Ah.. Yongjae shi, kau melihat Siwon?” tanyaku pada salah satu teman sekelasku dan juga Siwon yang kebetulan lewat di hadapanku.

“Aku tadi melihatnya berjalan ke arah taman” jawabnya.

“Gomawo” ucapku berterima kasih kemudian berjalan kearah yang ditunjukkan oleh Yongjae tadi.

Aku melihat Siwon sedang duduk dengan seorang Yeoja dan membelakangiku. Samar-samar aku bisa mendengar apa yang mereka katakan.

~~My Star~~

Siwon POV

Aku berjalan terburu-buru meninggalkan taman. Aku tidak percaya dengan perkataan Sooyoung, bagaimana bisa dia menyukaiku.

Aku harus melakukan sesuatu agar dia mau menerima Changmin.

Terbersit sebuah ide di kepalaku, aku langsung berjalan mencari seseorang.

“Yoona..!” panggilku pada teman Sooyoung yang beberapa hari lalu Sooyoung mengenalkannya padaku.

Yoona sepertinya terkejut dengan kedatanganku, tapi aku mencoba untuk mengabaikannya.

“Apa kau mau besok, makan malam denganku?” ucapku langsung padanya.

“Mwo?” tanyanya terkejut.

“Aku bertanya padamu.. apa kau besok mau aku ajak makan malam bersama? Berdua kau dan aku?” ucapku mengulanginya.

“Ne.. aku mau Sunbae!” jawabnya cepat.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Aku bangkit dari dudukku, matahari sebentar lagi akan tenggelam. Sudah berjan-jam aku menghabiskan waktuku dengan menangis di taman ini.

Kepalaku terasa berat karena kebanyakan menangis, aku tidak tau bagaimana rupa wajahku saat ini. Pasti matakau sudah membengkak sekarang.

Aku melangkah di sepanjang koridor kampus. Saat ini kampus sudah sepi dan sepertinya hanya aku saja yang masih berada di sini.

Aku memasuki mobilku dan menjalankannya pulang ke rumahku.

“Sooyoungie.. kau dari mana? Kenapa jam segini baru pulang? OMO.. ada apa? Kenapa kau menangis?” tanya Eommaku bertubi-tubi saat aku memasuki rumah.

Aku tidak menghiraukan pertanyaan Eomma, aku tidak bersemangat untuk menjawabnya. Aku langsung masuk ke dalam kamarku dan mengunci pintunya.

Baru saja aku selesai mandi ponselku berbunyi ternyata Yoona menelponku.

“Wae Yoong?” tanyaku dengan suara serak.

“Apa kau sakit Soo?” tanya Yoona panik.

“Aniya.. aku hanya kedinginan, habis mandi” jawabku.

“Ah begitu… Soo, aku sangat senang..! sepertinya Siwon Sunbae juga menyukaiku, dia mengajakku untuk makan malam berdua besok malam!” ucap Yoona antusias sedangkan aku hanya terdiam tidak mampu untuk berkata-kata.

“Chukae..!” ucapku singkat kemudian mematikan ponselku.

Aku merebahkan tubuhku di kasur dan kembali menangis. Aku menyentuh liontin kalung yang selalu aku gunakan.

“Otokhae? Apa yang harus aku lakukan?”

Aku rasa Yoona benar, Siwon Oppa juga menyukainya. Buktinya Siwon Oppa mengajak Yoona berkencan, apa namanya kalau bukan kencan jika seorang laki-laki dan perempuan pergi makan malam berdua.

Mungkin Siwon Oppa benar, aku tidak boleh egois. Aku juga harus memikirkan perasaan orang-orang di sekitarku.

~~My Girl~~

Sooyoung POV

Hari ini sepulang kuliah aku berniat untuk mengunjungi Changmin Oppa di rumah sakit. Sudah seminggu ini Changmin Oppa dirawat di rumah sakit dan belum juga sadar.

Ketika di jalan aku mampir di sebuah toko bunga, aku ingin membelikan bunga untuk Changmin Oppa.

Sesampainya di rumah sakit aku langsung menuju ruangan Changmin Oppa. Aku membuka pintunya perlahan, sepi hanya Changmin Oppa yang masih tertidur di ranjang.

Aku menaruh bunga yang baru aku beli di nakas yang berada di samping tempat tidur Changmin Oppa.

Aku kemudian duduk dan menggenggam tangan Changmin Oppa. “Oppa.. bangunlah, mau sampai kapan kau akan tidur?” aku menangis kini.

“Oppa.. kami merindukanmu, oleh karena itu bangunlah!” ucapku di sela tangisku.

KLEK!! Aku mendengar pintu ruangan Changmin Oppa dibuka dan aku menoleh untuk melihat siapa yanga datang. Kini Siwon Oppa sudah berdiri di depan pintu.

Aku kembali melihat Changmin Oppa dan masih menggenggam tangannya.

“Aku akan melakukan apa yang kau inginkan, aku akan belajar untuk mencintai Changmin Oppa mulai saat ini!” ucapku pada Siwon Oppa tanpa memandangya.

“Gomawo..!” ucap Siwon Oppa pelan.

“Oppa tidak perlu berterima kasih padaku, aku melakukan ini demi Changmin Oppa” ucapku.

Selama setengah jam, aku dan Siwon Oppa hanya diam. Tidak ada pembicaraan di antara kami, tidak seperti biasanya.

Aku merasakan tangan Changmin Oppa yang aku genggam bergerak pelan, aku terkejut dan langsung memberitahu Siwon Oppa.

“Oppa.. tangan Changmin Oppa bergerak!” ucapku pada Siwon Oppa, reflek Siwon Oppa langsung memanggil dokter.

Auhtor POV

Sooyoung dan Siwon berdiri di luar ruangan Changmin menunggu dokter memeriksa keadaan Changmin.

Setelah 15 menit, akhirnya dokter Kim keluar dari ruangan Changmin. Siwon segera menghampiri dokter Kim.

“Bagaimana keadaannya dok?” tanya Siwon pada dokter Kim.

Dokter Kim tersenyum, “Changmin sshi sudah sadar, kalian boleh menjenguknya tapi jangan membuatnya lelah!” ucap dokter Kim kemudian meninggalkan Siwon dan Sooyoung yang masih berdiri di luar ruangan Changmin.

“Kau masuklah, aku akan menjemput Eomma!” ucap Siwon pada Sooyoung. Sooyoungpun masuk ke ruangan Changmin.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Aku membuka kenop pintu tempat Changmin Oppa dirawat dengan perlahan, aku melihat Changmin Oppa sedang berbaring dengan mata yang terbuka menerawang ke langit-langit kamar.

“Oppa… gwenchana?” ucapku berjalan menghampirinya.

“Youngie..!” ucap Changmin Oppa lemah.

“Ne.. ini aku Oppa!” jawabku dengan menggenggam tangan Changmin Oppa. Changmin Oppa tersenyum padaku.

“Oppa..!” aku memanggil Changmin Oppa.

“Ne..” jawab Changmin Oppa yang masih terdengar lemah.

“Apa Oppa masih menunggu jawabanku?” tanyaku padanya. Changmin Oppa terlihat bingung dengan pertanyaanku.

Aku mengerti, Changmin Oppa baru saja bangun dari komanya jadi ingatannya masih agak kurang baik.

“Aku menerimamu Oppa, aku mau menjadi Yeojachingumu” ucapku mantap.

“Jinja?” tanya Changmin Oppa terlihat senang dan aku mengangguk mengiyakan.

“Gomawo Youngie..!” ucap Changmin Oppa senang.

Tbc…

4 thoughts on “My Star Part 2

  1. aigooo jangan sampe siwon sama yoona-____-
    authorr!! buat siwon nyesel udah nyuruh soo nerima changmin yayaya^^
    jangaan sampe siwon sama yoona ><
    ditunggu next part!! hwaiting

  2. aish… masalah nya makin rumit jangan sampe Siwon suka sama Yoona tapi tadi Doghae dengar pembicaraan nya SooWon ya berarti dia tau dong semua
    Aiiii kenapa Siwon oppas nyuruh Soo eonni nerima Changmin oppa nanti kasian Changmin oppa nya dong kalau dia tau sebenarnya Soo gk suka sm dia tapi karena disuruh Siwon aja

    Next partnya ditunggu eonni ^^

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s