Oppa.. Saranghae [Part 5]

oppa

Main cast :

  • Choi Sooyoung
  • Choi Siwon
  • Choi Sulli
  • Choi Minho
  • Cho Kyuhyun
  • Jung Krystal

Annyeong reader😀

seneng banget deh akhirnya bisa post lanjutan FF Oppa saranghae..

mian kalo udah buat para reader nunggu lama😦

Siwon POV

“Siwon-ah!” ucap seseorang ketika aku berjalan menuruni tangga rumah.

“Appa?” tanyaku ketika melihat Appa berjalan menghampiriku dan merangkulku.

“Mana Dongsaengmu?” tanya Appa.

“Masih tidur sepertinya” jawabku.

“Eomma mana?” tanyaku.

“Eomma di sini Wonnie” ucap Eomma kemudian menghampiriku dan memelukku.

“Ya.. sekarang waktunya saparan, Won bangunkan dongsaengmu” ucap Eomma padaku.

“Ne..!” jawabku kemudian naik lagi menuju kamar Minho.

Minho POV

Aku berjalan menuju meja makan dan melihat tiga orang kini tengah duduk disana.

“Ah.. Minho-ah, kau sudah bangun” ucap Eomma kemudian berjalan menghampiriku dan memelukku, aku hanya diam berdiri di tempatku.

“Kenapa kalian pulang?” tanyaku pada Eomma dan Appa.

“Minho-ah.. duduklah!” ucap Siwon Hyung menyuruhku duduk.

“Ani hyung, aku buru-buru” jawabku kemudian pergi meninggalkan mereka.

Siwon POV

Aku benar-benar tidak mengerti dengan Minho, bagaimana cara membuatnya berubah.

Aku melihat Eomma dan Appa hanya diam seperginya Minho.

“Siwon-ah..!” aku mendengar Appa memanggilku.

“Wae?” tanyaku.

“Nanti malam, kami diundang makan malam di rumah teman Appa kau ikutlah” ucap Appa.

“Teman Appa? Nugu?” tanyaku.

“Dia anak sahabat Haraboeji” jawab Appa.

“Ajaklah Minho, Appa tidak yakin dia akan mau jika Appa yang mengajaknya” ucap Appa lagi.

“Ne.. aku akan mencoba mengajaknya” jawabku.

— Oppa Saranghae —

Sulli POV

“Kalian nanti jangan pulang malam” ucap Appa saat kami tengah sarapan.

“Wae Appa?” tanyaku.

“Nanti malam Appa akan mengundang teman Appa dan keluarganya untuk makan malam di rumah kita, jadi Appa ingin kalian ikut” jawab Appa.

Aku melihat Eonni hanya mengangguk dan kembali meneruskan makannya.

“Ah begitu..! arasso aku akan pulang cepat” jawabku.

“Sooyoung-ah, bagaimana denganmu?” kini Appa bertanya pada Eonni.

“Aku? Hmm.. aku akan pulang cepat” jawab Eonni.

“Eonni.. apa kau hari ini berangkat dengan Kyuhyun Oppa lagi?” tanyaku pada Eonni.

“Aniya..” jawab Eonni.

“Ah.. syukurlah” jawabku.

“Wae?” tanya Eonni.

“Berarti nanti Eonni bisa menjemputku” jawabku sedangkan Eonni hanya mencibir mendengar jawabanku.

Sooyoung POV

Setelah mengantar Sulli ke sekolahnya aku segera menjalankan mobilku ke arah kampusku.

Aku melihat jam tanganku, ternyata 5 menit lagi kuliahku akan segera dimulai. Ini gara-gara Sulli aku jadi telat berangkat ke kampus. Aku tadi harus menunggunya mencari tugasnya yang terselip di antara buku-bukunya.

Sesampainya di kampus aku langsung memarkirkan mobilku kemudian merapikan buku-bukuku yang kuletakkan di jok samping kemudi, setelah itu dengan terburu-buru aku keluar mobil namun ketika aku membuka pintu mobilku aku mendengar suara seseorang merintih kesakitan.

Aku mencari sumber suara namun tidak menemukan siapa-siapa. “Ah.. aku sudah tidak punya waktu lagi” dengan buru-buru aku turun dari mobil.

“Omo..!” ucapku kaget ketika melihat seorang Namja tengah jongkok di samping mobilku dengan memegangi keningnya.

“Agashi.. kau tidak apa-apa?” tanyaku pada Namja itu. Namja itupun mendongak dan menatapku tajam.

“Bukankah Namja ini yang bernama Choi Siwon itu?” batinku. Dia kini tengah menatapku tajam yang membuatku menciut.

“Yak.. Noona,  jika kau ingin membuka pintu mobil setidaknya lihat dulu sekitarmu!” ucapnya keras.

Aku kaget dengan ucapannya yang kasar itu. “Memangnya kenapa, aku hanya membuka pintu mobilku tapi kenapa kau berteriak seperti itu padaku?” tanyaku bingung.

“Aish.. lihatlah ini, keningku begini karena kau membuka pintu mobilmu tidak hati-hati!” ucapnya dengan menunjukkan keningnya yang terlihat memar.

Aku mengernyitkan keningku bingung, masih belum mengerti dengan maksud ucapannya.

“Memangnya keningmu seperti itu gara-gara pintu mobilku?” tanyaku polos.

“Aku tadi sedang mengikat tali sepatuku lalu tiba-tiba kau membuka pintu mobilmu dengan kasar dan pintu mobilmu itu menghantam keningku” jawabnya yang membuatku mengerti kenapa keningnya bisa seperti itu.

“Ah.. jadi seperti itu..!” jawabku mengerti.

“Mwo.. kau hanya berkata seperti itu padaku?” tanyanya.

“Mianhae..!” ucapku yang mengerti maksud ucapannya barusan.

“Ah.. mianhae, aku harus masuk kelas sekarang!” ucapku kemudian berlari meninggalkannya dan aku bisa mendengar dia sedang menggerutu sekarang.

— Oppa Saranghae —

 

Siwon POV

“Aissh… gadis itu membuatku sial lagi!” ucapku kesal.

“Ah.. iya aku ada kelas pagi!” aku harus cepat-cepat sampai di kelas.

“Aish.. gara-gara gadis itu aku terlambat!” ucapku ketika di depan kelas, aku melihat ke dalam dan sudah ada Mr.Lee di dalam mengajar.

“Huft.. untung saja Mr.Lee mengijinkanku masuk!” ucapku ketika kelas baru saja berakhir.

“Siwon-ah… ada apa dengan keningmu?” tanya seorang Donghae temanku yang baru keluar dari kelas.

Aku menyentuh keningku, “Hanya kecelakaan kecil” jawabku.

Aku melirik jam tanganku, ‘sudah tidak ada kelas lagi hari ini, sebaiknya aku pulang saja’.

Baru saja aku berjalan beberapa langkah aku melihat gadis itu berjalan bersama dengan temannya. Aku langsung menghampirinya.

“Yak.. Noona, kau harusnya bertanggung jawab dengan apa yang telah kau lakukan padaku!” ucapku saat tiba di depannya, sepertinya dia dan temannya terkejut dengan kedatanganku, aku tidak mempedulikan itu.

“Aku… aku kan sudah meminta maaf padamu” jawabnya.

“Kau pikir dengan meminta maaf, keningku akan sembuh?” tanyaku tajam dan dia hanya diam.

“Lalu apa yang harus aku lakukan?” tanyanya polos.

Aku berpikir sebentar, “Aku minta ganti rugi, aku harus ke dokter untuk mengobati memar di keningku” jawabku dengan menyodorkan tanganku.

Aku melihatnya merogoh tasnya kemudian mengeluarkan sebuah dompet dan memberiku dua ratus ribu won.

“Aku rasa itu cukup untuk mengobati keningmu” jawabnya aku melihatnya sebentar kemudian meninggalkannya.

Sooyoung POV

“Soo… bagaimana bisa kau?” tanya Yuri setelah Namja itu pergi.

“Keningnya terbentur pintu mobilku ketika aku membukanya!” jawabku singkat.

“Mwo?” ucap Yuri kaget.

“Aish.. aku tidak menyangka dia akan meminta ganti rugi seperti itu, bukankah dia orang kaya?” ucapku tidak mengerti.

“Sudahlah tidak usah kau pusingkan, kalau aku jadi kau mungkin aku akan mengantarnya untuk ke dokter mengobati memarnya!” ucap Yuri semangat.

Aku meliriknya sekilas kemudian memukul kepalanya dengan tumpukkan kertas yang aku pegang.

“Kau ini!” ucapku kesal.

“Eh.. Soo kau tau tidak, aku dengar ada mahasiswa baru jurusan musik dan wajahnya tampan” ucap Yuri antusias.

“Tidak tau, kau ini jika membicarakan Namja semangat sekali” ucapku mencibir.

“Aissh.. kau ini tidak asyik!” ucapnya merajuk.

**Nae Namja**

Minho POV

“Minho-ah, kau tidak ingin pergi ke kantin dengan kita?” tanya Jungshin padaku.

“Aku ikut!” jawabku kemudian berdiri dari kursiku dan berjalan bersama mereka.

Perutku sangat lapar saat ini, ini karena tadi pagi aku tidak sempat untuk sarapan.

Seperti biasa ketika kami memasuki kantin, para murid Yeoja memanggil namaku. “Pesankan aku makanan” ucapku pada Jinwoon yang berjalan di sebelahku.

Aku kemudian duduk di sebuah kursi yang berada di pojok diikuti dengan teman-temanku.

Sulli POV

“Krys.. kau sebelumnya sekolah di mana?” tanyaku pada Krystal saat berjalan memasuki kantin.

“Aku sebelumnya sekolah di Busan, tapi itu hanya satu tahun saja” jawabnya.

“Sulli-ah.. kita duduk di sana saja, tempat yang lain sudah penuh” ucap Soohyun padaku.

Aku dan Krystal mengikuti Suzy, Soohyun dan Jiyoung yang sudah terlebih dahulu berjalan di depan kami.

Aku memandang sekeliling kantin, dan seperti biasa hari ini kantin sangat ramai seperti hari-hari lainnya.

Mataku tertuju pada sekelompok Namja yang duduk di pojok, mataku bertemu dengan Namja yang mengantarku pulang. Ah iya Kang Minhyuk, namanya Kang Minhyuk.

Aku mencoba tersenyum padanya namun dia hanya membalasnya dengan seringaian.

“Aish.. jinja!” ucapku kesal.

“Wae Sul?” tanya Krystal yang mendengar ucapanku barusan.

“Aniya..!” jawabku yang dihadiahi dengan tatapan aneh dari teman-temanku.

— Oppa Saranghae —

Author POV

Setelah dari kantin Sulli dan teman-temannya langsung menuju kelas mereka. Namun ketika hendak masuk kelas Sulli mengingat sesuatu kemudian menyuruh temannya untuk masuk duluan ke kelas.

Sulli berjalan cepat menuju perpustakaan, dia ingat bahwa ada buku yang harus dia pinjam untuk mengerjakan tugasnya.

Namun ketika akan memasuki perpustakaan langkahnya dihentikan oleh sebuah tangan yang menutupi pintu masuk sehingga menghalangi jalan Sulli.

Dengan kesal Sulli melihat pemilik tangan itu. “Omo… kau!” ucap Sulli terkejut karena di depannya saat ini telah berdiri Choi Minho dan seperti biasanya tatapannya sangat tajam.

“Ikut aku!” ucap Minho tegas.

“Aniya.. sebentar lagi masukan, aku tidak mau terlambat masuk kelas!” ucap Sulli menolak dengan cepat.

“Ikuti saja aku, sebelum aku menarikmu!” ucap Minho tidak sabar.

“Yak.. aku tidak mau!” ucap Sulli tajam.

“Aish.. kau ini!” ucap Minho kemudian menarik tangan Sulli agar mengikutinya.

Sulli mencoba untuk melepaskan tangannya yang digenggam Minho dengan kuat sehingga menimbulkan bekas kemerahan di tangannya.

“Yak… kau mau bawa aku ke mana?” tanya Sulli tidak terima dengan kelakuan Minho.

“Jangan berisik..!! ikuti saja aku!” ucap Minho tajam. Sulli hanya pasrah membiarkan tangannya yang ditarik paksa oleh Minho.

Tiba di atap sekolah Minho langsung menghempaskan tangan Sulli kasar. “Yak.. apa maumu?” ucap Sulli tidak terima.

“Aku hanya ingin memperingatkanmu, agar  jangan mencampuri usuranku dengan gadis itu!” ucap Minho.

“Mwoo.. gadis siapa maksudmu?” tanya Sulli yang tidak mengerti.

“Gadis yang kau bilang temanmu itu” jawab Minho singkat.

“Eh.. maksudmu Krystal?” tanya Sulli.

“Tidak peduli siapa namanya.. yang penting kau jangan mencampuri urusan kami!” lanjut Minho.

“Apa karena Krystal menabrakmu di kantin, jadi kau ingin membalas dendam? Konyol sekali kau..!” jawab Sulli, Minho hanya diam dan memandangnya sinis.

“Kau tidak tau apa-apa, jadi aku sarankan jangan banyak bicara!” jawab Minho kemudian meninggalkan Sulli sendiri di atap gedung sekolah.

“Mati.. aku terlambat masuk kelas!” Sulli buru-buru berlari menuju kelasnya.

–Oppa Sarangahe—

Krystal POV

KRINGG..KRING

            “Yeee…. !” ucap anak-anak di kelasku senang karena jam sekolah sudah berakhir.

“Sull.. kenapa kau terlambat masuk kelas? Kau bilang hanya ke perpustakaan?” Jiyoung bertanya pada Sulli. Aku memperhatikan mereka.

“Aniya.. tadi di perpustakaan kami harus mengantri!” jawab Sulli melirik ke arahku.

“Jinja? Benarkah seperti itu?” tanya Soohyun menambahi.

“Hmm.. baiklah, sebenarnya tadi Choi Minho menarikku ke atap sekolah!” ucap Sulli yang membuatku kaget.

“Mwoo? Apa yang dia lakukan?” tanya Suzy, Jiyoung dan Soohyun serempak sama terkejutnya sepertiku.

“Dia menyuruhku untuk tidak ikut campur masalahnya dengan Krystal.. mana bisa aku membiarkannya berbuat seenaknya pada Krystal?” jawab Sulli.

“Sulli ah.. ikuti saja, sebaiknya kau tidak usah mengurusiku” ucapku pada Sulli.

“Mwoo? Mana bisa seperti itu, kau temanku walaupun kita baru berteman tapi tetap saja kita ini teman jadi harus saling menolong. Memangnya kau punya masalah apa dengannya?” ucap Sulli panjang lebar.

Aku menghela nafas sebentar sebelum melanjutkan, “Aniya.. aku tidak punya masalah apa-apa dengannya!” jawabku.

~~Oppa Saranghae~~

Sulli POV

“Aish.. Soo Eonni lama sekali!” ucapku menggerutu di halte sekolah, sudah setengah jam yang lalu aku berada di sini menunggu Sooyoung Eonni menjemputku.

Tau begini aku akan menerima tawaran Soohyun pulang bersama daripada menunggu Eonni.

            TIN.. TIN..!!

            Aku terlonjak kaget dengan bunyi klakson mobil yang memekakkan telinga, “Yak..!”
ucapku kesal.

Aku terkejut karena yang mengendarai mobil itu adalah Minhyuk Sunbae. “Apa lagi yang dia lakukan?”

Tak lama Minhyuk Sunbae keluar dari mobilnya dan menghampiriku yang masih terduduk di kursi halte.

“Mau kuantar pulang?” tanyanya, tumben sekali dia berbicara lembut seperti ini.

Aku memandanginya heran, “Wae?” tanyanya yang menyadari keherananku.

“Aish.. sifat aslinya muncul lagi!” bisikku.

“Apa yang kau katakan?” tanyanya.

“Aniya.. aku tidak bicara apa-apa” jawabku cepat.

“Kau tidak mau pulang?” tanyanya lagi.

“Tentu saja aku akan pulang, tapi kali ini Eonniku akan menjemputku!” jawabku.

“Oh.. rupanya begitu!” jawabnya singkat entah mengapa aku mendengar nada bicaranya yang terdengar kecewa.

“Sulli ah!” aku mendengar seseorang memanggilku dan ternyata mobil Soo Eonni sudah berhenti tepat di belakang mobil Minhyuk Sunbae. Soo eonni membuka kaca mobilnya dan melambai padaku.

“Ah.. itu Eonniku sudah datang, Sunbae aku duluan..! gomawo atas tawarannya!” jawabku, bagaimanapun juga aku merasa tidak enak karena telah menolak kebaikan orang lain.

“Sulli ah.. siapa Namja tadi? Apa dia Namjachingumu?” tanya Soo Eonni ketika aku sudah berada di mobilnya.

“Aniya.. dia hanya sunbaeku!” jawabku.

“Jinja? Hanya sunbae bukan Namjachingu?” tanya Eonniku lagi, sepertinya dia akan mulai menggodaku.

“Aniya.. aku bilang bukan!” jawabku kesal.

“Kenapa kau marah? Kalau memang bukan yah sudah tidak usah marah-marah!” ucap Soo Eonni tanpa rasa bersalah.

“Aishh.. Eonni kau benar-benar!” rutukku.

~~Oppa Saranghae~~

Siwon POV

Aku melangkahkan kakiku memasuki rumahku, aku teringat dengan pesan Appa tadi pagi menyuruhku untuk mengajak Minho supaya mau makan malam bersama dengan teman Appa.

Aku membuka pintu kamar Minho perlahan, dan tepat dia kini tengah tertidur pulas.

Aku menggoyang tubuhnya pelan, “Hmmm..!” ucap Minho bergumam.

“Bangunlah!” ucapku.

Minho mengerjapkan matanya sebentar, “Wae Hyung? Kau menggangguku!” ucapnya kesal.

“Nanti malam, kita akan makan malam bersama di rumah teman Appa!” ucapku dan Minho terlihat akan melanjutkan tidurnya tapi aku lebih dulu menahannya.

“Aku tidak akan ikut Hyung!” jawabnya.

Aku mendesah panjang, “Min.. ayolah, jangan seperti ini!” ucapku mencoba membujuknya.

“Aniyo Hyung, aku tidak mau!” jawabnya kemudian kembali memejamkan matanya.

~~Oppa Saranghae~~

Author POV

“Eomma sebenarnya siapa teman Appa yang akan makan malam bersama kami itu?” tanya Sooyoung penasaran pada Eommanya yang sedang sibuk memasak.

“Kau nanti juga akan tau, sebaiknya kau bantu Eomma saja daripada mengganggu Eomma!” jawab Eomma Sooyoung sedangkan Sooyoung hanya cemberut kesal karena pertanyaannya tidak dijawab.

“Kemana dongsaengmu?” tanya Eomma Sooyoung.

“Ah.. Sulli sepertinya sedang di kamar Eomma, mungkin tidur” jawab Sooyoung.

“Eomma ingin kau dan Sulli berdandan yang canti untuk makan malam nanti” ucap Eomma Sooyoung yang membuat Sooyoung semakin penasaran dengan tamu Appanya ini.

“Eomma.. sebenarnya mereka siapa? Kenapa aku dan Sulli harus berdandan yang cantik?” tanya Sooyoung semakin penasaran.

Eomma Sooyoung hanya diam tidak menajwab pertanyaan putrinya yang terlihat semakin kesal itu.

“Sudah jam enam, sebaiknya kau siap-siap dan bangunkan dongsaengmu!” ucap Eomma Sooyoung, Sooyoungpun menurut dan bersiap meninggalkan dapur.

“Soo.. jangan lupa dandan yang cantik!” ucap Eomma Sooyoung mengingatkan.

Sooyoung POV

“Aish siapa sebenarnya mereka? Kenapa aku dan Sulli harus berdandan cantik?” rutukku sebal.

Aku membuka pintu kamar Sulli, aku melihatnya tengah duduk di depan laptopnya.

“Sulli ah.. bersiap-siaplah, Eomma menyuruh untuk berdandan yang cantik” ucapku menyampaikan pesan Eomma.

“Memangnya siapa tamu Appa itu Eonni?” tanya Sulli padaku aku hanya mengangkat bahuku kemudian meninggalkan kamarnya.

~~Oppa Saranghae~~

Siwon POV

“Siwon ah..” aku mendengar Eomma memanggilku dari depan pintu kamarku.

“Ne Eomma.. masuk saja!” jawabku. Aku kini tengah bersiap-siap untuk makan malam bersama keluarga teman Appa itu.

Eomma masuk ke kamarku dan tersenyum padaku. “Dongsaengmu tidak ikut?” tanya Eomma dan aku hanya membalasnya dengan gelengan kepala.

“Mianhae.. aku tidak berhasil membujuknya” jawabku merasa bersalah.

“Gwenchana, Eomma mengerti bagaimana perasaan Minho.. ini semua salah kami” jawab Eomma.

“Eomma.. berhentilah bekerja berlebihan! Kami butuh perhatian kalian!” jawabku.

Aku bisa melihat Eomma menghela nafas panjang sebelum mulai berbicara, “Eomma tidak yakin bisa meninggalkan pekerjaan Eomma, Eomma terlalu mencintai pekerjaan Eomma dan akan sangat susah untuk meninggalkannya. Tapi… Eomma akan mencobanya!” jawab Eomma yang membuatku tersentak tidak percaya.

“Jinja? Benarkah itu Eomma?” tanyaku senang dan Eomma mengangguk mengiyakan.

“Eomma sadar selama ini Eomma tidak begitu memperhatikan kalian, dan itu juga yang membuat Minho bersikap seperti ini pada kami. Apalagi dengan kondisi Appa kalian yang juga sangat sibuk melebihi Eomma, mulai sekarang Eomma akan mecoba untuk memperbaikinya” jawab Eomma.

Aku memeluk Eomma senang, “Tapi.. bagaimana dengan usaha Eomma?” tanyaku.

“Eomma akan menyerahkannya pada asisten Eomma Mrs. Lee” jawab Eomma.

Minho POV

Aku membuka pintu kamarku setelah Siwon Hyung dan kedua orangtuaku meninggalkan rumah. Mereka baru saja berangkat ke rumah teman Appa. Tentu saja aku tidak ingin ikut, palingan mereka akan membicarakan masalah bisnis dan aku tidak menyukai itu.

Selain itu, aku juga tidak ingin berlama-lama berada di dekat mereka ‘Appa dan Eomma’.

“Aish.. kenapa sepi sekali? Aku bisa mati bosan jika begini”

Aku memutuskan untuk mencari kesibukan sendiri di dalam kamarku untuk menghilangkan kebosananku.

~~Oppa saranghae~~

Author POV

Siwon dan kedua orangtuanya baru saja tiba dikediaman keluarga Choi Jungnam, mereka disambut dengan sangat baik oleh pemilik rumah.

“Ah.. selamat datang, Tuan Choi, Nyonya Choi!” ucap Appa Sooyoung menyambut kedatangan mereka.

“Tidak perlu seperti itu, kau dan istrimu kan juga Tuan Choi dan Nyonya Choi!” jawab Appa Siwon yang disambut dengan tawa dari mereka.

“Masuklah.. tidak usah sungkan anggap saja rumah sendiri!” ucap Appa Sooyoung mempersilahkan Siwon dan kedua orangtuanya masuk.

“Ini putramu?” tanya Appa Sooyoung pada Appa Siwon.

“Ne.. dia putra sulungku!” jawab Appa Siwon, Siwon tersenyum pada Appa Sooyoung dan membungkuk memberi salam.

“Kemana istri dan anakmu?” tanya Appa Siwon.

“Istriku sedang di dapur menyiapkan makanan, dan putriku sedang berada di kamarnya sebentar lagi mereka juga akan turun”.

Siwon POV

Aku memandang sekeliling rumah teman Appa ini, tidak berbeda jauh dengan rumah kami. Hanya saja ini lebih terlihat sederhana.

“Silakan duduk, istriku sudah menyiapkan ini untuk kalian” ucap teman Appa yang bernama Choi Jungnam ini.

Setelah istirnya selesai menyiapkan makanan kami kemudian duduk di meja makan. Appaku dan temannya kini tengah bercakap-cakap sedangkan Eommaku dan isrtinya sedang mengobrol asyik aku jadi bingun apa yang harus aku lakukan.

“Oh.. iya dimana putrimu?” tiba-tiba Appa menyanyakan hal ini, aku juga penasaran.

“Ah.. itu mereka!” ucap tuan Choi menunjuk arah tangga, aku mengalihkan pandanganku ke tangga dan mataku seketika terbelalak melihat dua orang gadis kini tengah berjalan menuruni tangga namun mataku lebih tertuju pada gadis yang memakai gaun merah maroon selutut tanpa lengan.

“Kenapa gadis itu bisa ada di sini?” batinku.

Tbc…

19 thoughts on “Oppa.. Saranghae [Part 5]

  1. Soowon muali ada interaksi nih coba Minho ikut pasti bakal lebih seru Sulli-Minho Sooyoung-Siwon kan seru pas ketemu mereka ber empat bilang KAU hahaha gk kebayang gimana kerasnya suara mereka

    Next partnya ditunggu ya eonni ^^

  2. wah akhir nya ada moment soowon. ..
    Tp kok mereka malah bertengkar ??

    Unnie ada yang mengganjal mata. ..
    Kok ada tulisan **Nae Namja**??

    Next part di tunggu ya. .. Fighting !!!

  3. wewewe ade soowon ame minsul ^o^
    thor, epep mu ini menarik banget menurutku.pokoknya dapet gitu feel nya.tau gini harusnya aku nemu ni blog dari dulu😀 . jadi ayo cepet dilanjutin!jangan lupa minsul momentnya di keluarin🙂

  4. Uwahh..,syang bnget minho oppa gak ikut…
    Pdhal bsa lhat sulli unnie tuh..
    Kya..!!,mdh2’an wonppa trpsona ma kcntikn’a soo unnie..:D
    Lnjut thor..

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s