My Star Part 4

youngie

Cast :

  • Choi Sooyoung
  • Choi Changmin (Changmin di sini marganya Choi)
  • Choi Siwon
  • Im Yoona

Seoul, Jul 2006

Author POV

Seorang Namja kini tengah duduk termenung di kamarnya menghadap ke jendela kamarnya. Tangannya sibuk menuliskan sesuatu di sebuah kertas yang ada di meja di hadapannya.

Namja itu kemudian memasukkan kertas-kertas itu ke dalam laci mejanya.

Pandangannya menerawang ke langit yang terlihat jelas dari kaca jendelanya. Wajahnya terlihat sangat pucat.

TOK..TOKK!!

Bunyi ketukan di puntu kamarnya membuat lamunannya buyar. “Changmin ah.. ini Eomma!”.

Changmin diam saja dan kembali memandang ke langit luas. CEKLEK! Terdengar pintu kamarnya terbuka dan masuklah seorang Wanita yang merupakan Eomma Changmin.

“Kau sedang apa sayang?” tanya Eommanya berjalan mendekat ke arah Changmin. Changmin tetap tak bergeming di tempatnya dengan pandangan lurus ke depan.

“Changmin ah..!” ucap Eommanya menyentuh bahu Changmin, Changmin kemudian memandang Eommanya.

“OMO.. ! kau terlihat pucat, kau tidak apa-apa?” tanya Eommanya kaget melihat wajah Changmin yang terlihat pucat.

Changmin menggeleng lemah. “Ayo.. kita ke rumah sakit, Eomma takut kau sakit lagi!” ucap Eommanya khawatir.

“Aniya Eomma… aku merasa lelah dengan semua ini!” ucapnya yang membuat Eommanya terdiam dan kemudian meneteskan air matanya.

“Changmin.. ah!”

“Aku lelah dengan kondisiku Eomma, aku lelah jika harus selalu pergi ke rumah sakit.. aku ingin bebas dari semua ini Eomma!” ucapnya lirih.

“Changmin ah.. !” ucap Eommanya dengan air mata yang semakin deras.

“Aku ingin mengakhiri ini semua Eomma… aku sudah lelah!” ucap Changmin putus asa.

Eomma Changmin merosot ke lantai dengan air mata semakin deras. “Eomma mohon jangan bicara seperti itu” ucap Eomma Changmin terisak.

Changmin jongkok di depan Eommanya kemudian memeluknya. “Mianhae.. mianhae Eomma, aku sudah membuatmu sedih!” ucap Changmin.

“Eomma mohon jangan bersikap seperti ini!” ucap Eomma Changmin.

“Ne.. Eomma, mianhae.. jeongmal mianhae membuat Eomma sedih!” jawab Changmin.

~~My Star~~

Author POV

Siwon terlihat berdiri di depan kamar Dongsaengnya, dia mendengar semua pembicaraan Eomma dan Dongsaengnya barusan.

“Ada apa dengannya? Kenapa dia seperti ini? Apa ini karena Sooyoung?” ucap Siwon lirih. Hatinya sangat sakit melihat Dongsaengnya kehilangan semangat seperti ini.

Tak lama Eomma Siwon keluar dari kamar Changmin dengan mata yang memerah akibat menangis. Siwon yang berada di depan kamar Changmin langsung menanyakan keadaan Dongsaengnya pada Eommanya itu.

“Eomma… ada apa dengan Changmin?” tanya Siwon.

“Eomma juga tidak tau Won!” ucap Eomma Siwon lemah. Siwon sangat tau bagaimana perasaan Eommanya kini, dia langsung memeluk Eommanya.

“Eomma sangat takut Won, jika Changmin bicara seperti itu!” ucap Eomma Siwon terisak di pelukan putranya.

“Eomma… Changmin mungkin sedang banyak pikiran sehingga dia berpikir seperti itu” ucap Siwon menenangkan Eommanya.

“Sooyoung… yah Sooyoung, Eomma mungkin Sooyoung bisa membantu untuk menghibur Changmin” ucap Siwon.

“Molla.. Eomma tidak tau, akhir-akhir ini Changmin jarang bersama dengan Sooyoung dan jika Eomma bertanya tentang Sooyoung padanya dia hanya diam dan menunjukkan raut sedih, apa mungkin mereka ada masalah?” tanya Eomma Siwon.

Siwon yang mendengar itu langsung melepaskan pelukannya dan tanpa pikir panjang langsung berlari menuruni tangga rumahnya.

“Siwon ah.. kau mau kemana?” panggil Eommanya.

~~My Star~~

Changmin POV

Tekadku sudah bulat saat ini, aku akan melepaskan Sooyoung. Aku tau bagaimana perasaan Sooyoung padaku dan itu semua terlihat sangat jelas, bagaimana bisa aku baru menyadarinya selama 6 bulan Sooyoung menjadi Yeojachinguku.

Mungkin sangat berat bagiku untuk melepaskannya, tapi aku harus melakukan ini, aku tidak ingin Sooyoung semakin terluka karena membohongi perasaannya.

Aku teringat bagaimana sikap Sooyoung selama ini padaku, dia sangat baik padaku namun itu bukan karena cinta melainkan karena dia menyayangiku sebagai Oppanya.

Aku kembali teringat perkataan Donghae Hyung, beberapa minggu yang lalu aku sengaja menemuinya untuk menanyakan kebenaran dari hal yang aku dengar sebelumnya.

Flashback

Hari ini aku akan menemui Donghae Hyung untuk menanyakan apa yang dia bicarakan waktu itu benar atau salah.

Aku sudah menelpon Donghae Hyung dan memintanya untuk bertemu di cafe, saat ini aku tengah duduk di dalam cafe menunggu Donghae Hyung datang.

Trinng..!

Bunyi bel cafe berbunyi dan itu menandakan bahwa ada tamu yang masuk, aku langsung menengok ke arah pintu masuk, dan Donghae Hyung terlihat bingung mencari keberadaanku. Aku langsung melambaikan tanganku untuk memberitahu keberadaanku padanya.

Donghae Hyung tersenyum sebelum akhirnya berjalan menuju ke arahku. Suara kursi berderit, Donghae Hyung sedang menarik kursi sebelum akhirnya dia mendudukinya.

“Ada apa Changmin ah? Kenapa kau tiba-tiba mengajakku bertemu?” tanya Donghae Hyung langsung.

“Hyung tidak ingin pesan sesuatu dulu?” tanyaku mencoba berbasa basi.

“Aniya.. tidak usah, sepertinya ada hal penting yang ingin kau katakan?” tanya Donghae Hyung.

Aku menarik napasku sebentar, “Aku ingin menanyakan kebenarannya dari Hyung, mengenai Siwon Oppa dan Sooyoungie” jawabku, aku melihat Donghae Hyung terlihat sangat kaget. Tentu saja dia tidak mengira bahwa aku akan mengetahui hal ini.

“Ma.. maksudmu apa? Aku tidak mengerti” jawab Donghae Hyung terbata.

“Hyung jangan menyembunyikan hal ini dariku, aku mendengarnya ketika Hyung sedang berbicara dengan Siwon Hyung.. dan aku ingin mengetahui yang sebenarnya Hyung, jebal beritahu aku!” ucapku memohon.

“Tapi.. aku tidak mungkin mengatakan ini padamu” jawab Donghae Hyung mencoba mengelak.

“Hyung tidak usah khawatir, aku tidak akan memberitahu Siwon Hyung” ucapku mengerti akan kekhawatirannya, Siwon Hyung menyuruhnya untuk tidak memberitahu hal ini padaku.

“Tapi.. tetap saja aku tidak bisa” jawabnya lagi.

“Hyung aku mohon, apa kau tega membiarkanku seperti ini.. aku tidak tau apa yang terjadi, mungkin saja jika aku mengetahui yang sebenarnya aku bisa mengambil keputusan yang terbaik untuk kami, aku tidak ingin mereka terluka karenaku Hyung!” jawabku.

“Baiklah jika itu maumu, aku akan menceritakannya padamu!” ucap Dongahe Hyung kemudian.

Flashback end

Setelah aku mengetahui kebenarannya dari Donghae Hyung, aku selalu berpikir apa yang harus aku lakukan.

Aku tidak mungkin membiarkan Sooyoung terus membohongi perasaannya, aku harus membiarkannya untuk bahagia juga.

Aku tau dia menyukai Siwon Hyung, walaupun Siwon Hyung kini sudah memiliki Yoona. Tapi walaupun begitu aku tidak boleh membiarkan Sooyoung terus membohongi perasaannya, aku harus membiarkannya untuk mengejar apa yang dia inginkan walaupun akhirnya aku yang akan terluka.

Tapi itu lebih baik, daripada kau harus melihat orang yang aku cintai terluka karenaku. Walaupun Sooyoung tidak menunjukan itu padaku, tapi aku tau bagaimana perasaannya.

Karena itulah aku menjauh darinya akhir-akhir ini, aku hanya ingin terbiasa jauh darinya jika dia sudah tidak ada di sampingku dan aku mengakui bahwa itu sangat berat.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Baru saja aku memejamkan mata sebentar, tiba-tiba ponselku berbuyi. Siapa yang menelpon malam-malam begini.

Aku langsung menyambar ponselku dan mengangkatnya.

“Soo.. temui aku sekarang di kedai pinggir jalan dekat jalan masuk kompleks!” ucap Siwon Oppa ketika aku baru menempelkan ponsel ke telingaku. Ada apa Siwon Oppa menyuruhku ke sana malam-malam begini.

“Ada apa Oppa?” tanyaku.

“Lebih baik kau ke sini saja, aku ingin menanyakan sesuatu padamu” ucapnya terburu-buru kemudian mematikan telepon sebelum aku menjawab ucapannya.

Aku langsung mengambil jaketku, aku kini hanya memakai pakaian tidur yang aku lapisi dengan jaket karena udara malam akan terasa dingin.

Aku mengambil kunci mobilku dan mengendarai mobilku menuju kedai yang dimaksud Siwon Oppa.

Aku menghentikan mobilku tepat di depan kedai, aku masuk ke kedai itu dan meliahat Siwon Oppa yang sudah duduk di sana dengan beberapa botol soju di hadapannya.

“Apa Siwon Oppa minum?” batinku.

Aku berjalan menghampiri Siwon Oppa dan kemudian duduk di hadapannya. “Oppa..!” panggilku.

Siwon Oppa mengangkat wajahnya, dan aku melihat matanya kini merah dan tengah menatapku tajam.

“Oppa…!” ucapku takut.

“Soo.. apa yang kau lakukan? Hah?” tanyanya tajam, aku mengerutkan keningku tidak mengerti dengan maksud ucapannya.

“Oppa.. apa yang kau bicarakan? Kau mabuk?” tanyaku.

“Jangan pedulikan aku, aku hanya bertanya apa yang sudah kau lakukan padanya?” tanyanya lagi, aku semakin tidak mengerti dengan ucapan Siwon Oppa.

Sepertinya Siwon Oppa sudah mabuk berat saat ini, sudah ada tiga botol soju yang sudah kosong di meja.

“Oppa.. kau mabuk, lebih baik kita pulang saja” jawabku dan mencoba untuk membantu Siwon Oppa berdiri.

“Lepaskan aku!” ucapnya kemudian menepis tanganku dan jatuh terduduk di kursinya lagi.

“Apa yang sudah kau lakukan padanya Soo?” tanyanya berulang-ulang sebelum akhirnya Siwon Oppa pingsan.

~~My Star~~

Author POV

Sooyoung membopong tubuh Siwon memasuki mobilnya. Sooyoung berniat akan mengantarkan Siwon pulang karena tidak mungkin Sooyoung meninggalkan Siwon yang tengah mabuk di kedai.

Setelah menghentikan mobilnya di depan rumah Siwon, Sooyoung langsung keluar dari mobilnya dan mencoba membopong tubuh Siwon. Sooyoung terlihat kesulitan, tentu saja tubuh Siwon jauh lebih besar dibandingkan dengan dirinya.

Setelah susah payah memapah Siwon, Sooyoung akhirnya berhasil membawa Siwon hingga tiba di depan pintu rumah Siwon.

Sooyoung langusng memencet bel rumah Siwon supaya dibukakan pintu.

“Omo..! Siwon ah kau kenapa?” ucap Eomma Siwon begitu melihat keadaan Siwon yang kacau.

“Siwon Oppa mabuk Ajhumma!” jawab Sooyoung. Eomma Siwon kemudian membantu Sooyoung untuk membawa Siwon masuk ke kamarnya.

“Aigoo.. kenapa anak itu bisa mabuk? Tidak biasanya dia seperti ini!” ucap Eomma Siwon setelah membaringkan tubuh Siwon di kasur.

“Molla Ajhumma…. tadi aku menemukan Siwon Oppa yang sudah mabuk di kedai!” jawab Sooyoung.

“Ah.. sebaiknya kau pulang, ini sudah malam.. Ajhumma sangat berterima kasih padamu karena telah mengantarkan Siwon!” ucap Eomma Siwon dan Sooyoung mengangguk kemudian berpamitan pada Eomma Siwon.

Ketika akan keluar dari kamar Siwon, Sooyoung terkejut yang melihat Changmin yang sudah berdiri di depan kamar Siwon.

Sudah beberapa hari ini Sooyoung jarang bertemu dengan Changmin dan Sooyoung sangat merindukan Oppanya ini, “Changmin Oppa..!” panggil Sooyoung pada Changmin.

Changmin hanya tersenyum singkat menjawab panggilan Sooyoung. “Oppa kemana saja? Kenapa aku jarang sekali melihatmu?” tanya Sooyoung.

“Akhir-akhir ini aku sangat sibuk Youngie..!” jawab Changmin.

“Oppa.. mian, aku harus pulang sekarang!” ucap Sooyoung menyadari bahwa dia harus segera pulang karena sudah sangat larut.

“Ne.. kau pulanglah, hati-hati!” jawab Changmin.

Changmin POV

Aku hanya memandangi punggung Sooyoung yang semakin menjauh, kenapa bisa dia bersama dengan Siwon Hyung? Aku bertanya-tanya.

Aku bisa melihat raut wajah Sooyoung yang begitu khawatir dengan Siwon Hyung, sebenarnya aku cemburu dengan itu tapi aku tidak berhak.

“Changmin ah.. tidurlah!” ucap Eomma menyuruhku tidur.

Aku melihat Eomma, menyelimuti Siwon Hyung. “Eomma.. kenapa Youngie bisa mengantar Siwon Hyung yang mabuk?” tanyaku pada Eomma.

“Tadi Sooyoung bilang, dia menemukan Siwon di kedai!” jawab Eomma.

“Kembalilah ke kamarmu, jangan tidur terlalu malam!” ucap Eomma sebelum meninggalkan kamar Siwon Hyung.

Aku memandang Siwon Hyung yang kini tengah terlelap di kasurnya, aku duduk di samping kasurnya.

“Hyung.. aku sangat ingin menjadi dirimu, kau sehat dan tidak penyakitan sepertiku dan yang paling penting Sooyoung menyukaimu! Aku sangat ingin berada di posisimu” ucapku.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Aku memandangi langit malam yang kini penuh dengan bintang, aku tidak bisa memejamkan mataku.

Pikiranku kini melayang kepada Siwon Oppa, aku sangat mengkhawatirkan keadaannya. Kenapa Siwon Oppa bisa sampai mabuk seperti itu? Tidak biasanya dia begini.

Lagi-lagi aku merasa bersalah pada Changmin Oppa, tapi aku tidak bisa jika harus berkata jujur padanya. Aku tidak ingin menyakitinya, Changmin Oppa tidak salah apa-apa tapi kenapa aku harus membohonginya seperti ini.

Aku kembali teringat dengan perkataan Siwon Oppa tadi, walaupun dia tengah mabuk, tapi aku yakin tadi pasti ada sesuatu yang ingin dia sampaikan padaku.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Hari ini seperti biasanya aku berangkat ke kampus, beberapa hari ini aku selalu berangkat ke kampus sendirian. Biasanya Changmin Oppa akan menjemputku, tapi Changmin Oppa akhir-akhir ini sangat sulit untuk aku temui.

Aku memarkirkan mobilku di area parkir kampus, dan langsung berjalan menuju kelasku.

Ketika berjalan menyusuri koridor kampus ponselku berbunyi, dan ternyata Changmin Oppa yang menelponku.

“Annyeong Oppa” jawabku.

“Youngie.. bisakah nanti kita bertemu di Taman?” tanyanya.

“Ne.. Oppa, wae?” tanyaku.

“Ada yang ingin aku bicarakan padamu, aku tunggu di Taman jam 5 sore yah.. Annyeong” ucap Changmin Oppa sebelum mengakhiri teleponnya.

Aku kembali melanjutkan langkahku memasuki kelas, namun sebelum berbelok ke arah pintu masuk kelas aku melihat Siwon Oppa berjalan beriringan bersama Yoona. Mereka sama sepertiku akan menuju ke arah kelasku dan Yoona namun berlawanan arah.

Aku berhenti dan bersembunyi di belokan, aku tidak ingin bertatapan dengan Siwon Oppa saat ini. Aku hanya memperhatikan mereka dari balik tembok, lengan Yoona terlihat bergelayut pada lengan Siwon Oppa.

Entahlah, aku tidak tau harus bersikap seperti apa. Karena jujur saja aku sangat iri pada Yoona yang bisa mendapatkan Siwon Oppa. Tapi aku tidak boleh egois dan hanya mementingkan kebahagiaanku, aku juga harus mementingkan perasaan mereka terlebih Yoona. Aku tau Yoona sangat menyukai Siwon Oppa dan aku tidak akan menghentikan kebahagiaan Yoona saat ini.

Setelah Siwon Oppa pergi dan Yoona masuk ke kelas, aku kemudian keluar dari persembunyianku dan masuk ke dalam kelas.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Aku melangkahkan kakiku keluar dari perpustakaan kampus. Aku melihat jam tanganku, “Aish.. sudah berjam-jam aku di dalam perpustakaan ternyata”.

Aku harus segera ke Cafe, aku tidak ingin Changmin Oppa menungguku terlalu lama.

Ketika aku memasuki Cafe, aku melihat Changmin Oppa sudah berada di sana. Aku langsung berjalan menghampirinya.

“Oppa… mianhae sudah membuatmu menunggu” ucapku merasa bersalah.

Changmin Oppa tersenyum dan mengangguk, “Duduklah!” ucapnya kemudian.

“Oppa… ada apa kau menyuruhku kemari?” tanyaku ketika aku sudah duduk di hadapan Changmin Oppa.

“Kau tidak ingin memesan sesuatu dulu?” tanya Changmin Oppa.

Aku mengangguk, Changmin Oppa tau sekali kalau aku sedang lapar. Changmin Oppa kemudian memanggil pelayan dan kamipun memesan makanan.

Author POV

Selesai makan Sooyoung kembali menanyakan maksud Changmin menyuruhnya untuk bertemu di Cafe.

“Hmmm… Youngie, apa kau benar-benar mencintaiku?” tanya Changmin pada Sooyoung dan Sooyoung hanya diam tidak tau apa yang harus diucapkannya.

“Youngie.. jangan membohongi perasaanmu, aku tau kau tidak benar-benar mencintaiku” ucap Changmin lirih dan Sooyoung tentu saja terkejut mendengar perkataan Changmin.

“Oppa.. kenapa kau bicara begitu?” ucap Sooyoung.

“Aku tau yang sebenarnya Youngie, sebenarnya kau menyukai Siwon Hyung bukan aku” ucap Changmin pada Sooyoung.

“Oppa…!” ucap Sooyoung.

“Youngie, sebenarnya aku sangat kecewa padamu dan juga Siwon Hyung… kenapa kalian membohongiku?” lanjut Changmin.

Sooyoung meneteskan airmatanya mendengar ucapan Changmin, kini ia sangat merasa bersalah pada Changmin.

“Oppa… aku memang menyukai Siwon Oppa, tapi Siwon Oppa tidak menyukaiku. Dan aku menerimamu karena aku berpikir mungkin saja seiring berjalannya waktu aku bisa mencintaimu Oppa!” ucap Sooyoung.

“Tapi.. apa sekarang kau sudah mencintaiku? Itu sia-sia saja Youngie, kau belum bisa mencintaiku dan aku rasa tidak akan pernah” balas Changmin lirih.

“Oppa mianhae” jawab Sooyoung.

“Sebaiknya kita sudahi saja semuanya” ucap Changmin sedih.

“Oppa..”

“Aku tidak ingin membuatmu tersiksa terlalu lama, aku sadar selama kau menjadi Yeojachinguku kau sudah tersiksa dan aku tidak ingin itu terus berlanjut” jawab Changmin.

“Aku akan merasa sangat jahat, jika tetap membiarkanmu menjadi Yeojachinguku sementara ada orang lain yang kau cintai.. kejarlah cintamu Youngie, aku akan senang jika kau bahagia!” lanjut Changmin.

“Oppa… mianhae, aku telah membohongimu dan menyakitimu!” ucap Sooyoung terisak.

Changmin menghampiri Sooyoung dan memeluknya. “Aniya… aku berterimakasih padamu, karena setidaknya kau pernah menjadi Yeojacinguku dan aku menghargai usahamu yang ingin membuatku bahagia” balas Changmin.

~~My Star~~

Changmin POV

Setelah pulang dari Cafe aku langsung masuk ke dalam kamarku. Sebenarnya ada sedikit penyesalan di hatiku karena melepaskan Sooyoung tapi aku juga merasa lega karena setidaknya Sooyoung tidak harus membohongiku dan membohongi perasaannya lagi.

Aku mengambil sebuah poto dengan bingkai kayu yang berada di nakas tepat di samping tempat tidurku.

Aku melihat potoku bersama Siwon Hyung dan Sooyoung sewaktu aku berumur 15 tahun ketika kami merayakan natal bersama. Di poto itu kami semua terlihat bahagia dengan senyum yang mengembang di bibir kami.

Aku sangat merindukan saat ini, di mana kami tidak tersiksa satu sama lain hanya karena perasaan bodohku.

~~My Star~~

Siwon POV

Sedari tadi aku memperhatikan Changmin yang hanya mengaduk-aduk makanannya. Ada apa dengannya? Kini aku dan Changmin sedang makan siang bersama namun dari tadi dia hanya mengaduk-aduk makanannya saja tanpa berniat untuk memakannya.

“Changmin ah!” aku memanggil Changmin namun panggilanku tidak di dengar olehnya.

“Changmin..!” aku mengulang panggilanku dan kali ini Changmin mendengarnya.

“Kenapa kau hanya mengaduk-aduk makananmu?” tanyaku.

“Aku tidak selera makan Hyung!” jawabnya singkat.

“Apa kau baik-baik dengan Sooyoung?” tanyaku lagi.

Changmin hanya diam dan tidak menjawab pertanyaanku, kini ia menaruh sendoknya dan mengambil segelas air putih lalu meminumnya setelah itu berdiri bangkit dari kursinya.

“Ada apa sebenarnya dengannya?” tanyaku.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Aku melangkah keluar kelas, baru saja aku menyelesaikan kelas hari ini. Yoona sudah pergi duluan ketika dosen kami baru saja meninggalkan kelas.

Perutku terasa lapar dan aku berniat untuk makan di kantin kampus. Ketika aku baru saja memasuki kantin aku melihat Yoona dan Siwon Oppa juga berada di sana.

Aku bimbang antara masuk atau tidak, tapi akhirnya aku tidak jadi untuk makan dan aku lebih memilih untuk ke perpustakaan saja. Entah kenapa akhir-akhir ini aku sangat suka pergi ke perpustakaan. Mungkin karena keadaan perpustakaan yang tenang membuatku nyaman berlama-lama di sana.

Aku mengitari perpustakaan untuk mencari buku yang akan aku baca selama berada di sini. Setelah menemukan sebuah buku aku mencari tempat duduk. Mataku menangkap keberadaan Changmin Oppa di meja paling pojok dan menyendiri.

Aku menghampiri meja tempat Changmin Oppa dan mearik pelan sebuah kursi di sampingnya kemudian mendudukinya.

“Oppa.. sudah lama berada di sini?” tanyaku pelan padanya takut mengganggu pengunjung perpustakaan yang lain.

Changmin Oppa menoleh ke arahku sepertinya kaget dengan keberadaanku. Aku melihat wajah Changmin Oppa yang terlihat sedikit pucat.

“Ne.. aku sudah dari tadi di sini” jawab Changmin Oppa singkat kemudian kembali melihat ke arah bukunya.

“Oppa… apa kau marah padaku dan juga Siwon Oppa?” tanyaku pelan.

“Aniya… aku tidak marah pada kalian” jawab Changmin Oppa.

“Youngie..” panggil Changmin Oppa, aku merasakan Changmin Oppa menggenggam tanganku. Tangan Changmin Oppa terasa begitu panas.

“Oppa… tubuhmu panas, kau demam?” tanyaku khawatir. Changmin Oppa menggeleng.

“Youngie… Jika aku pergi aku ingin kau bahagia dengan orang yang kau cintai” ucap Changmin Oppa lirih.

“Oppa.. apa yang kau katakan? Kau tidak akan pergi kemana-mana, kau akan selalu bersama kami” jawabku cepat.

Changmin Oppa hanya tersenyum miris, “Ani..! Youngie, jika aku tidak ada aku ingin kau selalu tersenyum, aku tidak ingin kau bersedih” lanjut Changmin Oppa.

“Oppa.. kenapa kau bicara seakan kau akan pergi jauh dan tidak akan kembali? Aku tidak suka kau bicara seperti itu” jawabku, kini mataku berkaca-kaca.

“Youngie.. kau tau bahwa aku..!” “Oppa… sudah jangan dilanjutkan!” ucapku kini pipiku basah dengan airmataku.

GREP!!

Aku memeluk Changmin Oppa kini, aku merasakan tubuhnya sangat panas dan bahunya bergetar kemudian aku merasakan bajuku basah. “Oppa.. kau tidak akan pergi kemana-mana, kau akan selalu bersama kami” ucapku di sela tangisku.

~~My Star~~

Siwon POV

Beberapa hari ini aku memperhatikan Changmin selalu murung dan terlihat tidak bersemangat. Dan setiap aku tanya kenapa dia selalu mengelak dan mengatakan bahwa dia baik-baik saja, dan aku tau bahwa dia sedang berbohong.

Aku yakin bahwa ini pasti ada hubungannya dengan Sooyoung, aku harus segera bicara dengannya.

“Oppa… Siwon Oppa!” aku mendengar seseorang memanggilku.

Aku melihat Yoona kini berlari ke arahku. “Oppa… ayo temani aku makan siang, aku sangat lapar” ucap Yoona memohon padaku.

Aku akhirnya menuruti permintaan Yoona untuk menemaninya makan di kantin kampus.

Aku rasa aku terlalu jauh melibatkan Yoona, aku sadar yang aku lakukan ini salah. Tidak seharusnya aku memanfaatkan Yoona, sangat jahat memang.

Aku berpikir untuk mengakhiri ini, aku tidak ingin Yoona terlalu berharap banyak padaku dan yang ada aku akan semakin menyakitinya.

“Oppa.. apa yang sedang kau pikirkan? Kenapa dari tadi kau hanya diam saja?” tanyanya.

“Yoona..!” panggilku padanya.

“Ne Oppa!” jawabnya.

“Bagaimana jika selama ini aku hanya memanfaatkanmu?” tanyaku, aku rasa inilah saatnya untuk mengakhiri ini.

“Maksud Oppa apa?” tanyanya.

“Aku rasa sebaiknya kita akhiri hubungan kita” ucapku.

“Mianhae…! selama ini aku tidak benar-benar mencintaimu aku menjadikanmu sebagai Yeojachinguku karena suatu alasan dan aku tidak bisa menceritakan ini padamu” jawabku.

“Oppa… jangan bercanda” jawabnya.

“Aniya…! aku serius, mianhae” ucapku merasa bersalah. Yoona terlihat sangat terpukul dengan perkataanku.

“Oppa.. kenapa kau tega melakukan ini padaku?” tanyanya dengan mata berkaca-kaca.

“Mianhae.. jeongmal mianhae, kau boleh memukulku jika kau mau” ucapku pasrah.

“Kau pikir dengan memukulmu aku akan menjadi lebih baik? Begitu?” tanyanya.

“Mianhae Yoona ah, kau boleh meminta apapun dariku agar kau memaafkanku” ucapku.

“Kalau begitu aku ingin Oppa tetap menjadi Namjachinguku dan belajar untuk mencintaiku” jawabnya.

“Aniya Yoona ah.. aku tidak bisa” jawabku.

“Kau bilang, aku berhak meminta apapun darimu” ucapnya tidak terima dengan jawabanku.

“Mianhae.. tapi jika hal itu aku tidak bisa” jawabku.

“Oppa kau sangat jahat” ucapnya dengan airmata yang deras mengalir di pipinya kemudian pergi meninggalkanku.

“Kau sangat jahat Choi Siwon, kali ini kau kembali berhasil membuat seorang wanita menangis” ucapku.

Yoona POV

Aku menghentikan langkahku di sebuah taman, aku tidak tau akan kemana dan akhirnya aku berada di sini. Aku mendudukan tubuhku di bangku taman ini.

Aku sudah tidak bisa lagi menahan airmataku dan kini aku menangis, kenapa Siwon Oppa melakukan ini padaku?

Hatiku hancur mengetahui bahwa selama ini Siwon Oppa tidak mencintaiku dan dia menjadikanku sebagai Yeojachinguku karena hanya ingin memanfaatkanku.

Aku pikir selama ini Siwon Oppa benar-benar mencintaiku, ternyata aku salah besar.

Aku merasa seseorang menyentuh pundakku, aku kaget dan berbalik untuk melihat siapa. Seorang Namja kini tengah berdiri di belakangku, Namja ini tidak asing bagiku sepertinya aku pernah bertemu dengannya sebelum ini.

“Kau siapa?” tanyaku langsung.

Namja itu kemudian duduk tepat di sampingku, “Namaku Donghae, Lee Donghae” jawabnya dengan memandang lurus ke depan.

“Apa maumu?” tanyaku lagi.

“Tidak ada!” jawabnya kemudian mengeluarkan sebuah sapu tangan dari kantongnya dan menyodorkannya padaku.

“Aku tau apa yang terjadi padamu, dan aku mohon kau jangan membenci mereka” jawabnya aku tidak mengerti maksud perkataan Namja ini.

“Mereka?” tanyaku tidak mengerti.

“Ne.. Siwon melakukan ini karena terpaksa oleh karena itu kau jangan membenci mereka” jawabnya.

“Mereka siapa maksudmu?” tanyaku lagi.

“Mereka yang membuat Siwon melakukan ini, jangan benci mereka” ucapnya.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Baru saja aku keluar dari perpustakaan ponselku berbunyi dan di layarku tertera nama Siwon Oppa.

“Yobboseo” jawabku.

“Kau di mana sekarang?” tanyanya.

“Aku di perpustakaan” jawabku.

“Datanglah ke Cafe jam 7 malam, ada sesuatu yang ingin aku bciarakan padamu” ucap Siwon Oppa kemudian memutuskan sambungan telepon.

Aku melirik jam tanganku masih jam 5, berarti masih ada waktu dua jam lagi. Lebih baik aku pulang dulu.

Changmin Oppa sudah pulang dari tadi, aku menyuruhnya untuk beristirahat di rumah karena kondisinya sedang tidak sehat.

Aku sangat tidak suka jika Changmin Oppa berbicara seperti tadi, terlihat bahwa dia sangat putus asa dan hatiku miris melihatnya seperti itu. Mataku terlihat bengkak karena terlalu lama menangis bersama Changmin Oppa di perpustakaan tadi.

~~My Star~~

Author POV

Sooyoung memasuki cafe dan melihat ternyata Siwon belum datang, Sooyoung mengambil tempat duduk di samping kaca supaya dia bisa melihat keadaan luar cafe yang terlihat sangat ramai. Matanya masih terlihat bengkak namun tidak separah tadi.

Lima menit kemudian Siwon datang dan duduk di depan Sooyoung. Sooyoung hanya diam menunggu Siwon bicara.

“Aku ingin bertanya padamu” ucap Siwon setelah beberapa saat mereka hanya diam.

“Ne Oppa.. katakan saja” jawab Sooyoung.

“Apa yang kau lakukan? Mengapa Changmin terlihat tidak bersemangat? Apa kau membuatnya sedih?” tanya Siwon tajam.

Sooyoung hanya diam tidak tau harus menjawab apa pada Siwon. Sejujurnya Sooyoung juga tidak tau kenapa Changmin  seperti itu, apalagi di perpustakaan siang tadi Changmin berkata seperti itu pada Sooyoung.

“Sebenarnya, aku dan Changmin Oppa sudah tidak bersama lagi, kami sudah mengakhiri hubungan kami Oppa” ucap Sooyoung ragu, takut dengan reaksi Siwon setelah ini.

“Kenapa bisa seperti itu?” tanya Siwon terkejut.

“Changmin Oppa yang meminta untuk mengakhiri hubungan kami” jawab Sooyoung.

“Kenapa kau mau?” tanya Siwon tajam.

“Changmin Oppa… tau kalau aku tidak mencintainya” jawab Sooyoung lirih.

“Kenapa kau menunjukkan perasaanmu yang sebenarnya pada Changmin? kembalilah bersamanya!!” ucap Siwon mulai emosi terbukti dari tatapan matanya yang begitu tajam pada Sooyoung.

“Oppa.. kenapa kau seperti ini?” ucap Sooyoung sedih bercampur takut dengan sikap Siwon padanya.

“Aku bersikap seperti ini, tentu saja karena Changmin..! aku ingin melihat Changmin bahagia” jawab Siwon.

“Tapi kau menyakiti perasaanku Oppa, aku tidak masalah jika kau tidak membalas perasaanku tapi aku mohon jangan paksa aku untuk melakukan ini lebih jauh” jawab Sooyoung.

“Aku tidak peduli..!! yang penting aku ingin Changmin bahagia, apa kau tidak kasihan pada Changmin hah?” tanya Siwon.

Sooyoung menahan airmatanya yang akan keluar, tapi sia-sia saja karena akhirnya dia menangis juga.

“Oppa..!! kami tidak mungkin kembali lagi, Changmin Oppa tau kalau aku tidak mencintainya dan ternyata aku mencintaimu!” jawab Sooyoung terisak.

“Apa Changmin mengetahui semuanya?” tanya Siwon. Sooyoung mengangguk menjawab pertanyaan Siwon.

“Arghh… bagaimana bisa?” ucap Siwon mengacak rambutnya frustasi.

“Changmin ah..” Siwon terkejut ketika menyadari keberadaan Changmin yang berdiri di depannya dengan pandangan sayu.

Changmin POV

Kenapa di rumah sangat sepi? kemana yang lainnya? aku baru saja keluar kamar setelah beberapa jam tertidur. Aku merasa lebih segar sesudah tidur.

“Ajhumma… Siwon Hyung belum pulang?” tanyaku pada Ajhumma yang bekerja di rumahku.

“Belum, dari pagi belum kembali ke rumah” jawab Kim Ajhumma.

Aku kembali ke kamarku, mungkin aku bermain game saja daripada bosan.

“Aish.. kenapa aku malah semakin bosan” ucapku saat tengah bermain game. Entah kenapa aku malah semakin bosan.

“Ah.. lebih baik aku jalan-jalan saja” ucapku kemudian mengambil jacketku.

Sudah setengah jam aku berjalan-jalan, udara semakin terasa dingin walaupun aku sudah memakai jacket tapi tetap saja aku merasa kedinginan.

Aku melihat sebuah cafe, lebih baik aku ke sana saja untuk menghangatkan tubuhku sekalian makan malam.

Aku melangkah memasuki cafe yang tidak begitu ramai ini, aku menatap sekelilingku mencari tempat duduk yang nyaman.

Pandanganku menangkap sosok Siwon Hyung dan seorang wanita yang duduk membelakangiku, tapi sepertinya aku tidak asing dengan sosoknya seperti Sooyoung.

“Kebetulan ada Siwon Hyung, lebih baik aku bergabung bersama mereka saja” akupun berjalan menghampiri mereka.

Namun langkahku terhenti mendengar apa yang sedang mereka bicarakan. Ternyata benar, wanita yang duduk di depan Siwon Hyung adalah Sooyoung. Dan aku mendengar semuanya yang mereka bicarakan.

“Changmin ah..” Siwon Oppa sangat terkejut melihatku.

Aku langsung berlari tidak mempedulikan Siwon Hyung yang memanggilku. Aku tidak ingin bertemu dengan mereka saat ini, perkataan Siwon Hyung membuatku merasa bersalah.

Hyung melakukan semua ini dan menyakiti perasaan Sooyoung hanya karena ingin membuatku bahagia. Aku benar-benar merasa bodoh dan tidak berguna.

“Aku memang Namja yang tidak berguna, aku selalu membuat mereka susah..!” ucapku lirih.

“Changmin ah… Changmin Oppa” aku mendengar Siwon Hyung dan Sooyoung memanggilku, aku tidak peduli. Saat ini aku ingin berlari sejauh mungkin untuk menghindari mereka.

“Ah…!” rintihku menahan sakit di kepalaku.

Aku berhenti berlari dan memegang kepalaku yang terasa semakin sakit.

TIIN TIIN TIIN!!

Aku baru sadar jika aku kini berdiri di tengah jalan, banyak mobil berlalu lalang di depanku.

“Agassshiii.. awas!!!” aku mendengar seorang pria berteriak padaku, aku melihat sebuah truk sedang melaju ke arahku dan aku tidak bisa menggerakkan kakiku, kakiku terasa kaku dan mataku kabur.

“Changmin ah… !Oppa..!.”

BRUKK…

Tubuhku terpental dan aku merasakan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhku, perlahan aku menutup mataku dan semua gelap.

~~My Star~~

Author POV

Sooyoung dan Siwon kini sedang duduk di depan ruang UGD menunggu dokter menangani Changmin. Siwon berjalan mondar-mandir di depan pintu UGD, pakaiannya penuh dengan darah Changmin.

Sementara Sooyoung terus menangis, dan berdoa agar Changmin baik-baik saja.

“Siwon ah… bagaimana dengan Changmin?” Eomma dan Appa Siwon berlari ke arah Siwon dengan wajah yang sangat khawatir.

“Dokter masih berusaha menangani Changmin!” jawab Siwon lemah, jujur dia sangat takut kini apalagi melihat Changmin yang mengeluarkan banyak darah dari kepalanya.

“Otthokhae..!” ucap Eomma Siwon terisak.

Sooyoung POV

“Tuhan.. aku mohon selamatkan Changmin Oppa” aku terus terisak dan berdoa.

Aku sangat takut saat melihat Changmin Oppa tergolek lemah di aspal dengan darah yang terus keluar dari kepalanya. Aku takut Changmin Oppa kenapa-kenapa.

Aku melihat Ajhumma dan Ajhussi datang, mereka terlihat sangat khawatir dan panik.

CEKLEK! akhirnya pintu kamar UGD terbuka dan seorang dokter keluar dari sana.

“Dokter… bagaimana dengan keadaan anak saya?” tanya Ajhumma pada dokter itu.

Dokter itu menggeleng lemah, entah kenapa perasaanku jadi tidak enak.

“Mianhae…! kami sudah berusaha semampu kami namun anak anda tidak bisa diselamatkan” ucap Dokter itu, aku menutup mulutku tidak percaya.

“Dokter… jangan bercanda, Changmin pasti selamat…!” ucap Ajhumma.

“Mianhae Nyonya.. kalian harus tabah” ucap dokter itu singkat kemudian pergi.

“Eomma… Yeobo!” aku melihat Ajhumma pingsan.

~~My Star~~

Sooyoung POV

Aku hanya terduduk di kursi tunggu ini dengan airmata yang terus mengalir. Ajhumma telah sadar dan kini ia dan Ajhussi sedang berada di dalam untuk melihat Changmin Oppa.

Siwon Oppa dari tadi hanya berdiri di depan pintu dengan pandangan kosong. Wajahnya terlihat sangat sedih.

“Kau pulanglah..!” Siwon Oppa menyuruhku untuk pulang.

“Aniya… aku ingin berada di sini, Changmin Oppa” “Apa lagi yang akan kau lakukan di sini?” tanya Siwon Oppa memutus ucapanku.

“Aku ingin setelah ini kita tidak usah bertemu lagi!” ucap Siwon Oppa. Sungguh sakit mendengarnya.

“Oppa… aku” “Kau tidak perlu datang ke pemakaman Changmin, dan aku mohon padamu lupakan semuanya.. lupakan aku dan lupakan Changmin, lupakan kalau kau pernah mengenal kami anggap saja kami tidak pernah ada di hidupmu” lanjut Siwon Oppa. Bibirku bergetar tidak mampu berkata-kata.

“Aku mohon dengan sangat padamu, ini permintaan terakhir dariku aku harap kau mengerti” setelah mengatakan itu, Siwon Oppa masuk ke dalam menyusul Ajhuma dan Ajhusi.

~~My Star~~

Seoul, Juli 2012

Auhtor POV

Seorang Yeoja kini menatap langit malam dari jendela kamarnya dengan tangan yang menggenggam sebuah kalung.

“Oppa…. sampai kapanpun aku tidak akan bisa melupakan kalian” ucapnya.

Sooyoung POV

Besok adalah hari tepat 6 tahun kepergian Changmin Oppa. Selama 6 tahun ini setiap malam aku selalu memandang langit dan berdoa supaya Changmin Oppa bahagia di sana.

 “Oppa… kau pasti sudah bahagia di sana” ucapku memandang bintang yang paling terang di antara lainnya.

Aku juga selalu mendoakan Siwon Oppa, aku berdoa semoga Siwon Oppa selalu bahagia di manapun dia berada.

“Siwon Oppa… mianhae, aku tidak bisa melakukan apa yang kau inginkan. Aku tidak bisa melupakan kalian, sampai kapanpun kalian selalu ada di hatiku”.

Aku tidak tahu di mana sekarang Siwon Oppa berada, setelah pemakaman Changmin Oppa, Siwon Oppa dan keluarganya pergi keluar negeri dan tidak pernah kembali lagi. Pengurus rumah mereka juga tidak mengatakan kemana sebenarnya mereka pergi.

Sebenarnya sewaktu pemakaman Changmin Oppa aku tidak benar-benar tidak datang. Saat itu aku melihat dari jauh proses pemakaman Changmin Oppa, aku memperhatikannya dari balik pohon yang berjarak beberapa meter dari mereka.

 “Changmin Oppa… aku sudah melakukan apa yang kau inginkan, setelah kau pergi aku selalu mencoba untuk tersenyum dan tidak bersedih” ucapku.

“Siwon Oppa… mungkin kau sudah menemukan wanita yang baik untukmu, bahkan mungkin kau sudah menikah. Apa Oppa tau, perasaanku padamu masih sama aku masih mencintaimu Oppa dan perasaan itu akan selalu ada walaupun kau tidak menyukainya dan bahkan membencinya” ucapku lagi.

“Oppa… aku akan segera bertunangan dengan Namja yang dijodohkan oleh Orangtuaku, dan aku harap aku akan bahagia” ucapku pelan.

Aku menggenggam liontin kalung pemberian Changmin Oppa dan Siwon Oppa 14 tahun lalu saat aku berulang tahun ke 12 tahun.

Aku selalu memakai kalung ini dan tidak pernah melepaskannya. Dengan kalung ini aku selalu mengingat Changmin Oppa dan Siwon Oppa setiap saat.

End or Tbc….?

Annyeong… 🙂

Jeongmal mianhae, kalau FF ini mengecewakan reader semua 😦

Menurut reader, FF ini mau di lanjutin lagi apa udahan? Kalau menurut reader mau dilanjutin Author usahain buat lanjutannya tapi kalau sudah malas Auhtor udahin 🙂

Semuanya tergantung sama comment kalian, mau lanjut atau udahan 🙂

5 thoughts on “My Star Part 4

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s