[FF] The Complicated Story Begins… 1

bw

Author : ‘Vira’

Tittle : The Complicated Story Begins

Cast :

Choi Sooyoung

Im Yoona

Choi Siwon

Auhtor pov

1990…

“Nyonya, selamat anda melahirkan anak perempuan yang cantik” Kata seorang dokter kepada nyonya Choi yang baru saja melahirkan anak keduanya.

“Ne, khamsammida..” kata nyonya Nhoi tersebut lemah.

##

“Siwon ah, ayo.. lihatlah kesini. Kau memiliki yeodongsaeng” Kata nyonya Choi kepada putra pertamanya, Choi siwon.

Lalu, tuan choi a.k.a Appa Siwon pun menggendong Siwon naik ke ranjang Ummanya.

Siwon tersenyum saat Ummanya mendekatkan yeodongsaengnya tersebut kearahnya.

“Aigoo… gomawo yeobo, aku menjadi Appa yang sempurna sekarang.. memiliki putra yang tampan dan putri yang cantik” Kata tuan Choi sambil mengelus rambut istrinya.

##

“Maaf tuan, nyonya. Saya ingin mengambil putri anda untuk dibawa ke ruangan bayi. Akan ada pemeriksaan setiap bayi pagi ini” Kata seorang perawat ramah.

“Ne” kata nyonya Choi sambil menyerahkan bayi perempuannya tersebut.

##

Saat sampai diruangan bayi, perawat tersebut menyenggol box bayi disebelah box putri dari keluarga choi ini, dan nama di kedua box bayi itupun terjatuh dan dengan segera tanpa melihat nama tersebut, perawat itu langsung memasang name tag tersebut pada kedua box bayi itu. Perawat tersebut langsung meninggalkan ruangan tersebut karena takut dihukum telah berbuat keributan saat menjatuhkan name tag tersebut di ruangan bayi.

##

“Nyonya, anda sudah boleh pulang..  dan tuan Choi, silahkan mengurus administrasi di bagian registrasi” Kata perawat tersebut sambil menyerahkan bayi mereka kepada nyonya Choi.

“Ne, khamsammida” Kata tuan dan nyonya Choi beriringan.

##

“Aigoo, yeppo.” Kata nyonya Choi sambil mencium pipi bayinya.

“Ne, tapi… yeobo… kenapa wajah putri kita berubah?” Tanya tuan Choi bingung.

“Nde? Mana mungkin.. kalaupun berubah itu hal biasa, bukankah wajah bayi akan terus berubah. Dulu urie Siwonie juga begitu” Jelas nyonya Choi.

“Ah, sudahlah.. aku tidak mengerti” Kata tuan Choi sambil fokus menyetir.

##

“Yeobo, kau ingin memberi nama apa pada tuan putri kita ini?” Tanya tuan Choi.

“Yoona, Choi Yoona” Jawab nyonya Choi mantap.

“Baiklah, Yoona.. selamat datang di keluarga Choi, ayo beri salam pada Oppa. Siwon Oppa, ayo cium dongsaengmu” Kata tuan Choi kepada Siwon.

##

Sementara itu,

“Aigoo.. cucuku yang malang, mianhae.. Umm mu tidak bisa melihatmu yang cantik ini. Dia sudah tenang disana, jangan bersedih cucuku. Harabojie janji akan merawatmu” Kata seorang kakek.

Kakek tersebut adalah tuan Kim, pemilik suatu yayasan pendidikan di Korea. Dia baru saja mengurus administrasi kelahiran cucunya. Putrinya yang melahirkan bayi perempuan tersebut meninggal setelah melahirkan karena kanker rahim yang dideritanya.

##

“Tuan, selamat datang. Aigooo, yeppo” Teriak seorang pelayan dirumah keluarga Kim.

“Ne, cucuku, tentu saja cantik” Kata tuan Kim tersebut.

“Akan diberi nama apa cucu cantik anda ini tuan?” Tanya pelayan tersebut.

“Karena dia lahir di musim panas, maka Summer” Kata tuan Kim.

“Nde? Summer???” Tanya pelayan tersebut tidak mengerti.

“Ne, Summer.. berarti Sooyoung dalam hangeul” Jelas tuan Choi.

“Aigoo. Anda pintar sekali tuan” Kata pelayan tersebut yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun dikeluarga Kim.

“Ne, Kim Sooyoung juga harus pintar” Kata tuan Kim sambil mengelus pipi cucunya.

##

15 years later…..

Sooyoung ah, sekarang harabojie sudah 70 tahun, kau tahu? Aku sudah tua” Kata tuan Kim saat sarapan pagi dengan cucunya.

“Ne, harabojie, jangan bicara seperti itu, aku takut. Aku hanya punya harabojie dalam hidupku. Dan aku tidak sanggup tanpa harabojie” Kata Sooyoung sambil menunduk.

“Ne, aku akan bertahan demi kau urie Sooyungie” Kata tuan Kim sambil mengelus rambut cucunya.

“Khamsahamnida harabojie” Kata Sooyoung sambil tersenyum.

“Sekarang ujian pertama mu, fighting….!!” teriak tuan Kim sambil mengangkat tangannya.

“Ne harabojie, aku harus mendapat nilai tinggi agar bisa mendapat beasiswa di Seoul Senior High School” Kata Sooyoung semangat sambil terus mengunyah rotinya.

“Mmm.. Sooyoung ah, mianhae, harabojie hanya bisa memberikan kesederhanaan ini untukmu. Kau harus berjuang dan belajar giat agar mendapat beasiswa” Kata tuan Kim sedih.

“Ne, ini sudah sangat aku syukuri harabojie. Kau adalah yang termewah dalam hidupku” Jelas Sooyoung.

“Yayasanku hanya yayasan sederhana dan hanya mampu membiayai kebutuhan pokok kita saja. kau bahkan tidak bisa shopping seperti anak  gadis seusiamu” Kata tuan Kim dengan mata berair.

“Harabojie, kau kan tahu, aku juga bukan tipe gadis feminim yang menyukai shopping” Jelas Sooyoung sambil memeluk tuan Kim.

“Ah, jangan menagis.. kau terlihat jelek” Canda tuan kim yang membuat Sooyoung comberut.

“Harabojie…. aku pamit, doakan ujianku lancar” Teriak Sooyoung sambil berjalan keluar rumahnya.

##

“Aigoo.. Yoona, kau cantik sekali pagi ini” Puji nyonya Choi.

“Gomawo umma” Kata Yoona sambil tersenyum.

“Bukankah ini hari pertama ujian mu? Apa kau sudah belajar?” Tanya tuan Choi sambil mengelus rambut Yoona.

“Ne Appa, Siwon Oppa membantuku belajar tadi malam” Jawab Yoona.

“Kau harus lebih membantu dongsaengmu Siwon ah” Sambung nyonya Choi.

“Tentu, aku juga malu memiliki yeodongsaeng bodoh” Kata Siwon sambil tertawa.

“Yaaa!!! Oppa…” teriak Yoona.

“Sudah, sudah.. jangan berkelahi lagi, kalian seperti ini setiap pagi, apa tidak bosan?” Tanya nyonya Choi.

Siwon dan Yoona hanya menggeleng.

“Yoona, kau ingin melanjutkan Sekolah di mana?” Tanya tuan Choi serius.

“Aku? Bagaimana jika di sekolah Siwon Oppa saja? bolehkah Appa?” Tanya Yoona.

“Tentu saja” jawab tuan Choi mantap.

“Gomawo Appa” Kata Yoona sambil memeluk tuan Choi.

“Ne, habiskan dulu sarapanmu. Jawablah soal ujian semampumu, jangan kau paksakan jika tidak tahu, umma tidak ingin kau sakit. Jika kau selesai ujian kita akan shopping, umma akan membelikan baju baru untukmu” Kata nyonya Choi.

“Ne umma…” kata Yoona ceria.

##

1 bulan kemudian….

“Harabojie…… aku lulus, aku mendapatkan beasiswa itu” Teriak Sooyoung senang.

“Ne, chukae.. kau memang pintar, kau pantas mendapatkan beasiswa itu. Harabojie bangga padamu” Kata tuan Kim sambil memeluk Sooyoung.

“Besok adalah hari pertama aku bersekolah sebagai murid SMA, aku harus menyiapkan diri. Aku ingin belajar dengan serius. Jika aku lulus, maka aku akan melanjutkan yayasan harabojie dan mengembangkannya menjadi lebih besar” Kata Sooyoung mantap.

“Ne, belajarlah dengan serius. Aku yakin kau pasti bisa Sooyoungie!!” Support tuan Kim.

##

Sooyoung kini menatap pantulan dirinya pada cermin yang berada di depannya, Sooyoung sekarang sudah memakai pakaian seragam sekolah barunya. Setelah merasa siap Sooyoung langsung keluar dari kamarku bergegas untuk berangkat ke sekolah.

“Harabojie.. aku berangkat..” teriak Sooyoung.

“Ne, tunggu..” ucap tuan Kim.

“Igo…” katanya sambil menyerahkan kunci mobil kepada Sooyoung.

“Mwo? Ige mwoya?” Tanya Sooyoung bingung.

“Ini kunci mobilku. Kau pakailah sekarang. Kau kan tahu jika harabojie tidak bekerja lagi, aku hanya menerima laporan yayasan dari sekretarisku. Ini memang mobil sederhana, tapi mobil ini sudah menemaniku 10 tahun ini. Kau rawatlah dengan baik” Jelas tuan Kim.

“Jinjha??? Gomawo harabojie..” kata Sooyoung riang.

“Baiklah, aku berangkat harabojie” Kata Sooyoung sambil mencium pipi tuan Kim.

“Ne, hati-hati” Jawab tuan Kim sambil terus tersenyum memperhatikan cucunya yang sudah tumbuh cantik dan pintar itu.

##

“Umma seragam sekolahku yang baru mana?” tanya Yoona pada nyonya Choi.

“Ini sayang seragammu, pakailah” ucap nyonya Choi.

“Ne, hehhehe gomawo umma” jawab Yoona.

##

Saat sarapan dikeluarga choi.

“Yoona, ini hadiah di hari pertama kau menjadi murid SMA” Kata tuan Choi sambil menyerahkan kunci mobil kepada Yoona.

“Whoaaa Appa.. gomawo” Kata Yoona sambil tersenyum.

“Oppa, lihatlah, aku juga memiliki mobil sekarang..” teriak Yoona saat Siwon akan duduk di meja makan.

“Ne, chukae..” kata Siwon sambil tersenyum menunjukan lesung pipinya.

##

Sooyoung pov

Aku sangat bahagia. Bagaikan mendapat anugrah. Aku lulus mendapatkan beasiswa ini, aku juga diberi mobil oleh harabojie. Huaaaa.. thanks God..

Mobilku memasuki gerbang sekolah terbesar di korea ini dengan pelan. Mobil ini sudah tua, jadi memang harus di kendarai dengan sangat hati-hati. Huaa.. harabojie, saranghae. Aku tidak perlu memakai bus lagi…

##

Saat di parkiran kampus, aku memarkirkan mobilku dan saat keluar mobil, aku melihat pangeran.. ani.. ini malaikat.. dia tampan sekali.. “aigoo…. ternyata masih ada namja setampan ini? Kenapa aku baru sadar????” Bathinku sambil terus terpana melihat namja itu yang berjalan menjauh.

Siapa dia? Senior??? Aku harus mencari tahu.

Ah, sudahlah.. mencari tahu kelasku lebih penting saat ini. Aku mencoba mengembalikan pikiranku yang tadi melayang melihat namja tampan itu.

##

Baru hari pertama bersekolah, tapi kenapa Sosaengnim sudah memberi kami banyak tugas!! Aku hanya mengusap dada dengan hal ini.

Di kelas ini, aku berteman dengan Seohyun. Dia sangat ramah, pintar, dan baik. Aku beruntung memiliki teman seperti dia di hari pertama ini.

“Sooyoung ah, ayo ke kantin. Aku lapar” Ajak Seohyun padaku.

“Ne.. baiklah” jawabku semangat, aku juga sudah kelaparan dari tadi.

##

“Seohyun ah, kau tidak malu berteman denganku?” Tanya ku to the point. Mengingat murid-murid disini adalah kalangan atas, termasuk Seohyun.

“Nde? Kau bicara apa? Aku tidak suka seperti itu. Aku berteman denganmu tulus” Kata Seohyun meyakinkan.

“Ne, gomawo” Kataku sambil tersenyum.

Lalu, masuklah pangeran tampan yang tadi pagi aku jumpai diparkiran. Semua mahasiswi berteriak.

“Oppa…. Siwon Oppa… “

“Aish.. membuat keributan!” Kataku.

“Ne, tentu saja. Siwon oppa adalah namja tertampan di kampus ini. Semua mahasiswi menyukai dia. Kau tidak tahu ini?” Tanya Seohyun.

“Mwo?? Jinjha?” Tanya  ku shock..

“Aigoo… pantas saja dia disukai semua mahasiswi, dia tampan bagaikan malaikat” Bathinku.

##

Satu bulan sekolah disini membuat aku berhasil beradaptasi dengan kehidupan sekolah. Aku sering mengerjakan tugas berdua dengan Seohyun. Dia sering mengajakku belajar bersama di rumah mewahnya. Umma dan Appa nya sangat baik padaku. Mereka sudah menganggapku seperti orang yang telah lama mereka kenal. Bahkan, aku sering menginap dirumah Seohyun jika orang tuanya keluar kota.

Dilain sisi, aku masih menyukai pangeran tampanku itu dalam hati. Bahkan, Seohyun pun tidak tahu. Hehhehe. Aku merahasiakan ini dari siapapun, karena bagaimanapun, aku tidak mungkin mendapatkan namja itu. Dia begitu sempurna dan berlatar belakang keluarga kaya. Dia tidak mungkin menyukaiku.

##

Siang ini Seohyun mengajakku bertemu di pustaka, kami akan mencari bahan untuk tugas minggu ini. Aku sedikit berlari sambil memegang minuman di tanganku. Aku membawakan minuman pesanan Seohyun. Saat dia menghubungiku tadi, aku sedang di kantin dan seohyun memintaku membawakanya jus jeruk.

Aku berlari tanpa melihat arah depan karena sibuk dengan ponselku. Aku membalas pesan dari Seohyun. Saat di depan pustaka, tiba-tiba……

Aku menabrak seseorang, jus jeruk yang aku pegang tadipun tumpah ke baju orang itu.

“Omo… othokhe????” Bathinku. Aku hanya menunduk, tidak berani melihat orang itu.

“Yaaa!!! Apa kau tidak punya mata?” Bentaknya.

“Mianhae.. aku tidak sengaja” Kataku sambil menunduk.

“Aish.. menyebalkan. Kau tidak lihat? Kau menumpahkan jus murahan mu itu di bajuku pabbo” Bantaknya lagi.

Mwo?? Kasar sekali, saat aku mengangkat kepalaku melihat orang yang aku tambrak tadi, ternyata….

“Omo, namja ini..” pangeran yang aku idolakan..

“Yaa!!! Kenapa kau diam? Kau tidak punya mulut?” Katanya keras.

“Mianhae, aku tidak sengaja” Kataku sambil menunduk.

“Ternyata dia sangat kasar, benar-benar mengecewakan” Bathinku.

“Omo, sooyoung ah.. kau kenapa?” Tanya Seohyun yang tiba-tiba keluar dari pustaka.

Aku hanya menggeleng.

“Lihatlah, temanmu menumpahkan jus itu kebaju ku” Kata namja itu.

“Mwo? Mianhae sunbaenim, temanku tidak sengaja” Jelas Seohyun mencoba membelaku.

“Aku tahu tabiat orang-orang kelas bawah” Katanya dengan senyum meremehkan.

namja itu benar-benar sombong. Aku tidak sengaja. Bathinku.

Siwon pov

Aish.. sial, yeoja itu…. tidak mungkin aku belajar dengan baju kotor ini.

Aku terus menggerutu di mobil, saat ini aku memutuskan pulang dan bolos sekolah gara-gara insiden jus tadi.

##

“Oppa, apa kau tidak sekolah? Kenapa pulang cepat?” Tanya dongsaengku, Yoona.

“Aku bolos” Jawabku singkat sambil menuju kamarku.

“Mwo? Waeyo? Kenapa kau bolos?” Tanyanya lagi.

“Nanti aku ceritakan, aku ingin ganti baju dulu” jawabku dari lantai atas, sementara Yoona di ruang tamu lantai dasar.

##

Aku menceritakan tentang kejadian jus tadi dan Yoona hanya tertawa.

“Yaa! Kau diamlah, ini tidak lucu” Bentakku.

“Ah mianhae Oppa. Tapi, siapa yeoja itu? Berani sekali…” tanyanya.

“Molla. Dia tinggi dan kurus. Aku rasa dia hoobae. Mungkin saja seangkatan denganmu” Jelasku.

“Mmmm… apakah Kim Sooyoung? Aku rasa di angkatanku dia yang paling tinggi. Aku rasa 170an cm” Kata Yoona mencoba menebak.

“Ne, tapi ada temannya yang menyebut namanya. Soo.. sooyoung. Ah, sudahlah. Aku kesal mengingat itu” ucapku meninggalkan Yoona dan berjalan ke arah meja makan.

“Oppa.. dia adalah murid beasiswa yang akan sangat gampang kita singkirkan” Teriak yoona.

“Mwo? Apa maksudmu?” Tanyaku dari meja makan.

Dia berjalan ke arahku..

“Oppa, dia masuk lewat jalur beasiswa, jika dia membuat masalah, maka beasiswanya akan dicabut dan dia wajib membayar seperti mahasiswa biasa” Jelanya.

“Akan sangat menarik jika kita jadikan ini permainan” Sambungnya.

“Aku tidak tertarik” ucapku sambil terus mengunyah makanan ku.

Yoona pov

“Sooyoung? Kim Sooyoung… beraninya yeoja itu. Bahkan dihari pertama dia juga sudah membuat masalah denganku”

Flashback

Saat aku akan ke kantin, aku berjalan dengan sahabatku Jessica dan Tiffany. Lalu aku ditabrak oleh Seohyun, dia adalah teman SMA ku. Yeoja culun dan pintar itu. Tapi saat aku akan memarahinya, dia dibela oleh temannya. Kim Sooyoung itu.

“Yaa!! Seohyun shii. Kau tidak punya mata? Berjalan sambil berbincang dengan temanmu. Kau berani sekali menabrakku” Bentakku.

“Ah mianhae Yoona shii. Aku tidak sengaja” Jelasnya.

“Ne, kau membuat hari pertama sekolahku buruk. Sial” Kataku kasar.

Dia hanya diam, dan saat aku akan berjalan meninggalkan nya. Temanya angkat bicara.

“Yaa!! Kau kasar sekali. Bukankah dia sudah minta maaf. Dan ini tidak disengaja, pabbo” Bentaknya.

“Aku berbalik. Mwo?? Kau bilang apa?” Tanyaku sambil menatapnya sinis.

“Selain pabbo ternyata kau juga tuli” Katanya tak mau kalah.

“Kau… lihat saja, aku akan membuat kau menyesal” Kataku.

“Terserah kau” Jawabnya.

##

Aku berjalan menuju ruang kepala sekolah. Kepala sekolah di kampus ini adalah ahjussi ku. Dia adalah dongsaeng appaku Choi Minsoo. Appaku juga adalah salah satu penyumbang dana disini. Tidak sulit bagiku menyinggirkan yeoja itu.

“Anyeonghaseo ahjussi. Apa aku mengganggu?” Tanyaku saat melihatnya sibuk di depan laptop.

“Ne, ah Yoona… tidak, ayo masuk. Kau ada masalah di hari pertama sekolah ini?” Tanyanya.

“Ne ahjussi. Aku nyaman dengan sekolah dan kelasku. Tapi…” kataku terputus.

“Lalu? Apa gurunya?” Tanya ahjussiku ini.

“Ani.. tapi…” jawabku ragu.

“Waeyo? Kau ceritakan saja. ahjussi akan dimarahi umma dan appamu jika kau merasa tidak nyaman disini” Katanya.

“Aku tidak nyaman dengan temanku” Jawabku mantap.

“Mwo? Hahahhaa, kau ini. Itu hal biasa, ini hari pertama. Kau hanya perlu beradaptasi” Jelasnya.

“Tapi ahjussi, aku dibentak Kim Sooyoung” Kataku to the point.

“Kim sooyoung? Chakamman… ahjussi akan mencari datanya” Katanya sambil mengotak atik laptopnya.

“Dia adalah murid dengan nilai masuk tertinggi. Dia mendapatkan beasiswa, dan dia hanya tinggal dengan harabojie nya yang merupakan pemilik yayasan kecil di pinggiran Seoul” Jelasnya.

“Beasiswa?” Tanyaku tak percaya.

“Ne, aku tidak bisa mengeluarkan dia tanpa alasan. Kampus ini yang memilihnya” Katanya yakin.

“Jadi? Aku tidak nyaman dengannya” Kataku.

“Aku hanya bisa membuatnya pindah kelas atau mencabut beasiswanya jika dia berbuat kesalahan fatal. Seperti mempermalukan nama sekolah” Jelasnya.

“Aaah… baiklah..” kataku pasrah.

Ahjussi hanya tersenyum.

Flashback end

##

Semalaman aku berpikir menjebak yeoja itu, tapi… aku tidak punya cara.

Saat aku ceritakan dengan Tiffany dan Jessica, mereka hanya mengangkat bahu pertanda tidak mengerti cara menghancurkan yeoja itu.

“Sudahlah Yoona, ini bukan hal menarik. Biarkan saja yeoja itu. Jangan kau pikirkan” Kata Jessica bijak.

“Tapi.. aku kesal, dia berani membentakku” Kataku tak terima.

“Kau harus tahu? Orang kelas bawah memang begitu, tidak ada manner” Kata Tiffany.

“Ah.. sudahlah, aku pusing karena yeoja kampung itu” Kataku pasrah.

Aku pun melupakan kasus itu sejak hari itu berkat saran Jessica dan tiffany. Dan sekarang dia bermasalah dengan Siwon Oppa. Aigooo… peluang bagus. Bathinku.

##

Pagi ini aku membangunkan Siwon Oppa. Aku ingin mengajaknya bekerja sama menghancurkan yeoja itu.

“Oppa.. bagunlah.. aku ada saran untukmu” Kataku.

“Ne, apa?” Tanyanya tanpa membuka matanya.

“Kau bangunlah dulu Oppa…” kataku manja.

“Aish.. kau ini. Ada apa?” Katanya kesal.

“Bagaimana jika kau membuat Kim Sooyoung jatuh cinta padamu dan setelah itu kau tinggalkan dia” Tanyaku.

“Aku tidak tertarik dengan yeoja kurus itu” Katanya.

“Mwo? Oppa, kau bicara apa? Aku mohon.. oppa, kau lakukanlah. Aku kesal dengan yeoja itu” Kataku jujur.

Siwon oppa hanya tersenyum. “Baiklah..” katanya kurang semangat.

TBC

15 thoughts on “[FF] The Complicated Story Begins… 1

  1. Yoona kok jahat sekali ya….
    kasihan bnget hidupnya Soo…nggak tega sihhh diperlakuin kayak gitu…
    Pasti Siwon oppa nyesel lohh setelah ketahuin Soo dongsaengnya….
    chingu..mahu nanya nihhh….kalau Siwon ..oppa nya Soo, siapa yang jadi peran laki utama ya…kakak adik nggak bisa nikah lohhh..hehehe

  2. jngan mau wonppa, soo eon itu adikmu~~ psangan soo eon sapa ? kan disini wonppa kakaknya soo eon~ yoona jahat -.- next partnya cpet di post thor🙂

  3. Kalau aku boleh kasi usul kan siwon itu kakak kandung nya soo bagaimana kalau yang jadi cowonya soo nanti changmin oppa aja…kan seru tuh…apalagi kalau siwon udah tau soo adiknya padahal dia udah cinta ama soo…he..he..hanya ngebayangin aja sih…sorry yah kebanyakan komentar…

  4. Mwoo!!
    Soo unnie mau dskitin??andwe….!!
    Ya!! Im yoona prgi sna jauh2 dri khidupan soowon…!!
    Soowon hrus brstu..:),dtnggu part slnjut’a…:)

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s