[FF] The Complicated Story Begins… 2

bw

Author : ‘Vira’

Tittle : The Complicated Story Begins

Cast :

Choi Sooyoung

Im Yoona

Choi Siwon

Siwon pov

Aku berjalan melewati koridor sekolah pelan, aku tidak semangat dengan misi mendekati gadis kurus itu. Tapi aku hanya tidak tega menolak Yoona. Aku begitu menyayangi Yoona, dongsaengku itu memang dibiasakan manja oleh Appa, terlebih Umma. Aku tidak cemburu dengan perlakuan mereka terhadap Yoona, entahlah.. mungkin karena aku juga menyadari jika Oppa harus mengalah pada dongsaengnya.

Assaaa… aku menemukannya. Yeoja itu sedang di taman, sedang membaca buku.

“Pantas saja pintar, dia rajin ternyata. Memang ciri-ciri murid beasiswa” Bathinku sambil berjalan mendekati yeoja yang sibuk membaca itu.

“Anyeonghaseo..” sapaku sopan.

“Ooh, anyeonghaseo sunbanim..” jawabnya sambil membungkuk.

“Ah, biasa saja.. jangan terlalu formal denganku” Kataku langsung.

Dia hanya diam dan menunduk.

“Kau membaca apa? Kau suka membaca?” Tanyaku.

“Ne, aku hanya mencari bahan untuk tugasku” Jawabnya seadanya.

“Apa aku mengganggumu membaca jika aku disini?” Tanyaku.

“Aniya..” jawabnya gugup.

“Kau kenapa? Apa kau takut denganku?” Tanyaku lagi..

“Ne… aku takut karena masalah jus kemaren. Aku benar-benar minta maaf sunbaenim” Katanya.

“Ah, sudahlah.. lupakan” Kataku sambil tersenyum.

“Ternyata dia tidak seburuk yang aku pikirkan. Jika dilihat dekat dia sangat cantik dan memiliki mata indah. Kurus?? Aku rasa tidak.. bukankah ini impian setiap yeoja? Memiliki tubuh seperti model ini” Bathinku sambil memperhatikannya.

“Siapa namamu? Tanyaku lagi” Aku tidak ingin berlama-lama dengan permainan Yoona ini.

“Sooyoung, Kim Sooyoung” Jawabnya.

“Oh, aku Choi Siwon” Kataku memperkenalkan diri.

“Ne sunbaenim” Katanya singkat.

“Baiklah, aku pergi dulu, aku ada kelas” Pamitku.

##

“Huaaa.. mission complete” Aku berkata dalam hati. Misi berkenalan denganya sudah berhasil. Selanjutnya hanya hal kecil untuk memberikannya perhatian kecil. Sangat gampang. Ah, Yoona.. kau memberiku misi kecil..

Sooyoung pov

Huaa… apa ini? Sunbae itu, namja tampan itu mengajakku bicara. Kami juga sudah berkenalan. Aku bahagia… huaaa… dia sangat tampan dan wangi. Aku semakin mencintainya.

##

Saat ini aku duduk di kantin sambil menunggu Seohyun yang masih di kelas. Tiba-tiba..

“Sooyoung shii. Bolehkah aku duduk disini?” Tanya Siwon sunbae.

“Ne. Silahkan sunbaenim” Jawabku sopan.

“Gomawo. Aah, bolehkah aku tahu nomor ponselmu?” Tanyanya langsung yang membuat aku hampir jantungan karena terlalu senang.

“Igo..” aku memberikan nomor ponselku dan kami bertukar nomor ponsel.

“Nanti aku hubungi” Katanya.

“Ne sunbaniem..” aku hanya menunduk menutupi rasa malu dan gugupku.

“Hua, ini adalah tahun keberuntunganku. Tuhan mendengar doa ku sepertinya. Hahhahaa” Aku tertawa dalam hati.

##

“Sooyoung shii.. maukah kau hari minggu ke taman bermain denganku?” pesan itu, pesan dari Choi Siwon. Omo… taman bermain? Aigooo.. aku terlalu bahagia saat ini.

Tanpa ragu, aku mengetikkan beberapa kalimat untuk membalas pesannya.

“Baiklah sunbae, taman bermain ide bagus untuk libur akhir pekan” balasku.

Drt.. drt.. God, he replied.. dengan segera aku mebaca dan balasanya.

“Baiklah, aku jemput jam 9. Jangan telat” balasnya..

Hua… othokhe??? aku berguling-guling dikasurku saat ini karena terlalu bahagia.

“Nee…” balasku singkat.

##

Pagi ini aku sudah rapi dan menunggu Siwon menjemput.

Tiin.. tiiin..

Mobil Siwon pun datang, aku berlari kecil ke arah mobil itu, dengan gugup aku masuk dan hanya duduk diam di dalam mobil Siwon.

Kami saling diam karena tidak ada bahan pembicaraan. Saat sampai di taman bermain, kami hanya makan es krim di suatu kafe.

“Hanya ini? Hanya es krim? Aku bahkan menghayal yang tidak-tidak. Ah sudahlah, bukankah ini sudah sangat membahagiakan? Makan es krim dengan Choi Siwon…” bathinku.

Tiba-tiba…

“Yaa!!!! Kau? Siapa? Beraninya mendekati putraku” Bentak seorang ahjumma.

Aku hanya diam tidak mengerti.

“Umma..” kata Siwon sunbae shock.

“Umma, Yoona.. kalian kenapa ada disini?” Tanyanya lagi.

“Aku hanya ingin mengintip kau berjalan dengan siapa. Dan ternyata dongsaengmu benar. Kau berjalan dengan gadis lusuh” Kata ajhuma itu sambil menunjukku.

“Mwo?” Aku langsung shock dengan kata-katanya.

“Kau siapa? Ingin mendekati putraku? Jangan bermimpi. Siwon ah, ayolah.. pulang. tinggalkan saja gadis ini di sini. Kau jangan membuat keluarga Choi malu” Katanya dan Siwon sunbae pun mengikuti Umma dan Yoona dongsaengnya.

##

“Aish.. aku hampir mati kesal karena dari tadi menggerutu tidak jelas di bus dalam perjalanan pulang. ternyata orang kaya memang seperti itu semua. Bahkan Yoona dan Ummanya pun dengan sesuka mereka merendahkan orang lain” Bathinku.

Siwon pov

“Whoaa. Umma, Oppa… aku bahagia” Teriaknya.

“Ne, kau sudah puas mengerjai yeoja itu? Baguslah.. aku bosan dengan permainan konyolmu ini” kataku.

“Ne oppa. Gomawo..” katanya.

Flashback

“Lalu bagaimana? Aku harus bagaimana?” Tanyaku saat Yoona antusias dengan misi mempermalukan yeoja itu.

“Oppa hanya perlu mengakjaknya berkenalan, meminta nomor teleponnya dan mengajaknya keluar. Nanti aku dan Umma akan muncul saat kalian keluar berdua. Othe Umma?” Tanya yoona pada Umma.

“Ne, asalkan kau bahagia” Kata Umma.

“Kalian ini. jangan seperti itu, dia juga manusia dan punya hati” Kata Appa.

“Aku hanya mengikuti permintaan Yoona” Jelasku pada Appa.

Yoona hanya cemberut.

“Yeobo.. sudahlah” Bela Umma. Yoona tersenyum saat Umma membelanya.

Appa hanya diam. Umma memang selalu membela yoona meskipun dia bersalah.

Flashback end

Author pov

Seminggu setelah kejadian itu, Siwon dan Sooyoung seperti orang tidak kenal. Siwonpun menghapus nomor Sooyoung di ponselnya.

Dia berpikiran nomor Sooyoung sudah tidak penting, bukankah misi Yoona sudah berhasil? pikir Siwon.

Sooyoung hanya diam dengan kekecewaannya itu, dia patah hati karena kecewa dengan keadaan. Tidak mungkin Siwon menyukainya. Itu adalah mimpi yang terlalu sulit untuk digapai. pikir Sooyoung.

##

Pagi ini Yoona seperti biasa, menjalankan mobilnya dengan kencang di area sekolah, dia memang selalu seperti itu setiap pagi. Mengendarai mobil dengan kecepatan di atas rata-rata. Tiba-tiba…

Braaak…

Mobil Yoona menabrak mobil didepannya yang berjalan lambat, dan ternyata mobil Sooyoung.

Semua orang berteriak melihat kejadian itu. Dan, Ambulans datang dan membawa Yoona dan Sooyoung kerumah sakit.

Yoona terlihat parah dan Sooyoung hanya luka kecil dibagian kepala dan tanganya.

##

Tuan dan nyonya Choi menunggu di depan ruangan intensif tempat Yoona diperiksa.

“Yeobo.. tenanglah, Yoona tidak akan apa-apa” Kata tuan Choi menenangkan istrinya yang menangis.

Beberapa menit kemudian Siwon datang.

“Bagaimana? Yoona bagaimana?” Tanyanya.

“Entahlah. Masih diperiksa” Pasrah nyonya Choi.

“Yoona akan baik-baik saja siwon ah. Lebih baik kita berdoa untuk Yoona” Kata tuan Choi.

##

Pintu ruangan itu terbuka.

“Tuan, nyonya. Nona Choi Yoona butuh tranfusi darah. Siapa yang akan menyumbangkan darahnya?” Tanya dokter itu.

“Aku saja. Aku Ummanya. Silahkan ambil darahku” Kata nyonya Choi.

“Ne, aku dan istriku bergolongan darah B” Kata tuan Choi.

“Mwo? B?? Tapi… lebih baik diperiksa lagi” Kata dokter itu.

##

“Tuan dan nyonya Choi bergolongan darah B. Siwon juga B. Tapi ini aneh..” kata dokter itu.

“Kenapa? Ada yang salah” Tanya nyonya Choi.

“Yoona bergolongan darah O. Ini tidak mungkin. Jika ayah dan ibunya B, maka anaknya kemungkinan akan bergolongan darah B dan AB. Ini kemungkinan resus parental” Jelas dokter itu.

“Mworago? Maksudmu?” Tanya tuan Choi.

“Maaf jika saya tanyakan ini” kata dokter itu.

“Apa Yoona anak angkat kalian?” Tanyanya.

“Mwo? Kau bicara apa?” Kata tuan Choi.

“Ani, aku yang mengandung dan melahirkannya” Jelas nyonya Choi.

“Tapi golongan darah Yoona, tidak sama dengan tuan dan nyonya” Jelas dokter itu.

“Siwon bagaimana?” Tanya nyonya Choi.

“Siwon bergolongan darah B” Kata dokter itu.

“Lalu bagaimana?” Tanya tuan Choi.

“Bagaimana jika kita melakukan tes DNA?” Tanya dokter itu.

“Baiklah. Aku juga penasaran dengan ini” Kata tuan Choi.

##

Beberapa menit kemudian, hasil DNA pun keluar.

“Negatif. Hasilnya negatif. Yoona bukan anak kalian” Kata dokter itu singkat.

“Mwo??” Shock tuan dan nyonya Choi.

“Siwon bagaimana? Bukankah siwon tadi juga diperiksa?” Tanya tuan Choi.

“Siwon positif. Siwon anak kandung kalian. Hasil DNA tidak mungkin salah” Kata dokter itu.

“Lalu bagaimana?” Tanya nyonya Choi.

“Kami akan mencari darah O di bank darah rumah sakit ini untuk Yoona” Kata dokter itu.

“Ne” Kata nyonya Choi.

“Lalu? Bagaimana? Aku harus bagaimana? Siapa anak kandungku?” Tanya tuan Choi.

“Ini memang pernah terjadi tuan, kesalahan tempat rumah sakit anak kalian dilahirkan lebih bisa membantu dalam hal ini. datangilah rumah sakit itu dan minta administrasi tahun kelahiran putri anda. Disitu akan sangat jelas langkah selanjutnya” Jelas dokter itu.

“Baiklah. Khamsammida” Kata tuan dan nyonya Choi.

##

“Yeobo, rahasiakan ini dari Siwon dan Yoona” Kata tuan Choi.

“Ne, tapi..” kata nyonya Choi.

“Wae? Kau hanya perlu tutup mulut dan aku akan mencari tahu masalah ini. aku penasaran dengan ini, dan apakah putri kita tertukar?” Tanya tuan Choi.

“Tapi.. aku sudah terlanjur menyayangi Yoona. Sudahlah, jangan kau tanyakan ke rumah sakit itu. Kita anggap saja Yoona anak kandung kita dan kita tutup masalah ini” kata nyonya Choi.

:Mwo? Tidak bisa begitu, aku harus tahu putri kandungku. Siapa tahu putriku menderita diluar sana dan kita hidup mewah saat ini” kata tuan Choi.

“Yoona putri kita yeobo” Kata nyonya Choi sambil menangis.

“Entahlah.. aku begitu yakin dia bukan keluarga Choi. Dia banyak perbedaan dari Siwon” Kata tuan Choi.

“Yeobo..” kata nyonya Choi.

“Sudahlah, aku akan mencari tahu dan jangan halangi aku. Aku ingin bertemu putri kandungku” Kata tuan Choi dan berlalu meninggalkan nyonya Choi.

##

Sementara itu.. diruangan lain rumah sakit itu.

“Sooyoug ah, kau membuat harabojie ketakutan mendengar berita tadi pagi. Aigoo.. syukurlah kau tidak apa-apa” Kata tuan Kim.

“Ne, harabojie mianhae membuatmu ketakutan. Aku hanya luka kecil, tidak apa” Jelas Sooyoung sambil tersenyum.

“Ayolah.. kau sudah boleh pulang” ajak tuan Kim.

“Ne” Kata Sooyoung sambil menggandeng tangan tuan Kim.

##

“Mwo? Apa maksudmu? Ada dua anak perempuan yang lahir saat itu??” Tanya tuan Choi.

“Ne tuan. Anak dari tuan Choi dan tuan Kim” Jelas perawat itu.

“Kim? Ah, mianhae.. bukan tuan Kim. Tuan kim adalah harabojie anak perempuan itu. Ummanya meninggal setelah operasi itu” Jelas perawat senior.

“Siapa nama cucu tuan Kim itu?” Tanya tuan Choi.

“Saat administrasi dia membuat Kim Sooyoung. Dan anda mendaftarkan Choi Yoona saat itu” Kata perawat itu.

“Mianhae tuan, kami hanya memiliki data itu. Dan ini alamat tuan Kim” Kata perawat itu sambil menyerahkan selembar kertas kepada tuan Choi.

“Ne, aku harus bagaimana?” Tanya tuan Choi.

“Sebaiknya anda langsung saja mengutarakan niat anda dan mengajak cucu tuan Kim itu tes DNA. Agar semua jelas dan diselesaikan dengan cepat” Saran perawat itu.

“Baiklah. Aku akan mengunjungi rumahnya. Khamsammida” Kata tuan Choi pamit.

##

Tuan Choi pov

“Aku memencet bel rumah ini, rumahnya lumayan besar. Tapi kenapa sepi??” Bathinku.

Pintu terbuka dan muncullah lelaki tua yang masih terlihat sehat.

“Anyeonghaseo” Sapaku sopan.

“Ne, kau mencari siapa?: Tanyanya.

“Tuan Kim. Apa aku bisa bertemu dengan tuan kim?” Tanyaku langsung.

“Ne, aku. Kau silahkan masuk” Katanya.

“Tuan, sebenarnya aku kesini karena ingin menanyakan cucumu” Kataku.

“Ne, ada apa?” Tanyanya.

“Apakah cucumu lahir di seoul hospital?” Tanyaku langsung.

“Benar. Kenapa?” Tanyanya curiga.

Akupun menceritakan semuanya dengan detail dan tuan Kim menganga mendengar cerita ku.

“Bagaimana mungkin? Ini tidak mungkin. Sooyoung sangat mirip denganku” Katanya.

“Aku harapkan anda mengerti dan mau membantu” Kataku.

“Aku? Aku terserah Sooyoung. Semua tergantung Sooyoung. Jika dia mau silahkan. Tunggu sebentar, aku akan panggilkan sooyoung” ucap tuan Kim.

##

Seorang yeoja tinggi muncul dan aku yakin adalah Sooyoung.

Mwo? Ba.. bagaimana bisa? Sooyoung sangat mirip dengan Siwon. Melihatnya saja 50% sudah meyakinkan dia anakku. tubuh tingginya seakan mencerminkan keluarga Choi.  Yoona memang tinggi, tapi tidak setinggi Sooyoung.

“Anyeonghaseo..” sapanya sopan.

“Ne, anyeong. Apa kau Sooyoung?” Tanyaku lembut.

Hatiku hangat melihat senyumnya. Senyum istriku tergambar di wajahnya.

“Ah, sudahlah.. aku akan buktikan semua ini. lebih cepat lebih baik” Bathinku.

“Ne tuan. Ada apa? Tanyanya” Dan aku menceritakan semuanya.

Dia tertawa. “Ini tidak mungkin ahjusii, aku adalah Kim Sooyoung dan Yoona adalah Choi Yoona” Jelasnya.

“Tapi golongan darah kami berbeda. Tes DNA pun mengatakan jika Yoona bukan putriku” Jelasku.

“Tapi, aku juga tidak tahu golongan darahku” Kata Sooyoung.

“Hanya kau dan Yoona yang lahir di tanggal yang sama di seoul hospital tahun 1990. Jadi kau ada kemungkinan tertukar dengan Yoona” Jelasku.

“Seperti drama saja. baiklah, aku akan membantu, aku mau darahku diperiksa dan tes DNA” Katanya.

“Harabojie, aku akan tes darah dan DNA. Aku akan membantu Choi ahjusi. Apakah boleh?” tanyanya sopan pada tuan Kim.

“Ne, silahkan. Aku juga penasaran. Kenapa putri mereka bisa bergolongan darah O?” Canda tuan Kim.

##

Aku dan sooyoung bercerita banyak dalam perjalanan menuju rumah sakit, dia ceria. Bahkan dia menceritakan saat Siwon, Yoona, dan istriku di taman bermain melecehkannya. Aigoo. Aku malu.. Sooyoung sambil bercanda menceritakan itu. Aku serasa sangat akrab dengan Sooyoung walaupun ini pertemuan pertama kami.

“Apakah dia putriku? Bahkan dengan Yoona pun aku tidak merasakan kehangatan ini”

##

“Baiklah, dokter Park. Aku sudah mencari data rumah sakit itu dan ada dua bayi yang lahir saat itu. Kim Sooyoung dan Choi Yoona. Ini Kim Sooyoung. Dia bersedia tes darah dan DNA” Kataku.

“Ne, baiklah. Silahkan masuk” Kata dokter itu.

##

“Tuan, golongan darah Sooyoung adalah B. B resus positif. Ini sama dengan anda dan Siwon. Istri anda B resus negatif” Jelas dokter itu.

“Mwo?” Aku dan Sooyoung kaget.

“Lalu… bagaimana dengan tes DNA?” Tanyaku tidak sabar.

“Silahkan anda baca, ini hasilnya. Dan ini hasil DNA Siwon. Mereka parental. Positif. Sooyoung putrimu” Katanya.

“Mwo?? Tidak mungkin” Sooyoung berkata lemah.

“Ne, kau putriku” aku langsung memeluk Sooyoung. Aku terlalu bahagia saat ini.

Sooyoung melepas pelukanku. Aku kaget.

“Waeyo? Kau putri Appa”. Kataku lembut.

“Ani, aku Kim Sooyoung” Katanya.

“Tapi DNA mengatakan kau anak kandungku” Kataku tegas.

“Jinjha?” Katanya sambil manangis.

“Waeyo?” Aku meghapus air matanya.

“Aku bahagia mengetahui orang tua kandungku, tapi bagaimana dengan harabojie?” Tanyanya.

“Kita akan menjelaskan ini kepada tuan Kim. Fakta harus diketahui oleh semua orang” Kataku sambil menarik tangan Sooyoung menuju rumah tuan kim.

##

Aku menceritakan semua dan tuan Kim dengan tenang menanggapi ini.

“Baiklah, aku percaya denganmu tuan Choi. Sooyoung adalah putri kandungmu, tidak ada yang menolak ini. DNA dan golongan darah sudah mengakui semua” Katanya bijak.

“Sekarang tergantung Sooyoung” Katanya.

“Aku ingin membawa Sooyoung tinggal bersamaku. Apa boleh?” tanyaku.

“Tentu saja, Sooyoung putrimu” Katanya sambil tersenyum.

“Tapi.. aku tidak ingin meninggalkan harabojie” Kata Sooyoung yang membuat aku kaget.

“Sooyoungie, kau tinggalah bersama orang tua kandungmu dan kau bisa kesini kapanpun. Harabojie akan selalu menyambutmu. Kau tetap cucuku” Kata tuan Kim.

Sooyoung hanya menangis.

“Ahjussi. Aku akan disini seminggu lagi, aku ingin menghabisi waktu dengan harabojie terlebih dahulu” Katanya.

“Mwo? Ahjussi? Aku Appamu” Kataku sambil mengelus rambutnya.

“Mianhae, aku belum terbiasa” Katanya.

“Ne, baiklah.. Appa izinkan, tapi minggu depan Appa akan menjemputmu lagi. Othe?” Tanyaku. Dia menagngguk.

##

Ternyata benar, Yoona dan Sooyoung tertukar. Sooyoung putri kandungku. Aku merasa bersalah padanya. Aku tidak bisa menjaganya. Untung saja fakta ini cepat terungkap. Aku harus menceritakan semua pada istriku.

“Yeobo. Aku mendapat datanya. 3 hari ini aku mencari data itu” Kataku kepada istriku.

“Bagaimana? Yoona putri kita?” Tanyanya masih berharap Yoona anaknya.

“Ani, bukan. Dia bukan anak kita” Kataku.

“Lalu? Bagaimana bisa?” Tanyanya shock.

“Bayi kita tertukar saat itu. Aku sudah menyelidiki dan melakukan tes darah serta DNA pada bayi yang lahir di hari yang sama dengan Yoona. Positif, anak itu positif anak kita” Kataku.

“Siapa?” Tanya istriku.

“Sooyoung, aku tidak menyangka, ternyata dia satu sekolah dengan Siwon dan Yoona. Dia juga mendapat beasiswa” Kataku bangga.

“Mwo?? Tidak mungkin gadis itu anakku. gadis lusuh itu?” Tanyanya. Aku marah, bagaimana tidak. Dia tidak mengakui anak kandungnya.

“Ani, anakku Yoona” Katanya tegas.

“Terserah kau, minggu depan aku akan membawa Sooyoung tinggal bersama kita. Aku akan ceritakan ini kepada Siwon. Yoona terserahmu. Aku tidak peduli. Aku hanya ingin menebus kesalahan ku pada anakku dengan memberikan kehidupan dan kasih sayang layak padanya” Jelasku dan meninggalkan ruangan tempat Yoona dirawat.

“Jangan harap aku akan memperlakukan dia dengan baik” Teriak istriku.

                                                               TBC

16 thoughts on “[FF] The Complicated Story Begins… 2

  1. Kasihan bnget Soo…
    Yoona kok nggak tahu diri ya….
    Siwon, Yoona mirip eomma nya ….sama2 jahat
    Syukur deh appa Soo baik …mirip bnget Soo
    Ditunggu next partnya chingu…:)

  2. Omona… Pasti entar soo unnie bakal dijahatin sama yoona dan eommanya trus kalo siwon oppa sama soo unnie adik-kakak engga boleh nikah dong yah terus pairingnya gimana?

  3. akhirnya kebenarannya terungkap juga
    omo~ eommanya soo ga mau mengakui soo anaknya..
    penasaran dengan reaksiny siwon oppa dan yoona saat tau tentang ini semua…

    ditunggu kelanjutannya🙂

  4. eommanya wonppa jahat bnget gak mau ngakuin kalok soo eon anaknya😦 wonppa kan oppanya soo eon, trus soo eon sma sapa ? kyuppa kah ? next^^

  5. Ya…!!
    Kau im yoona dan umma sooyung..
    Klian bgitu jhat..,klu klian smpe nykitin soo unnie awas aja..
    Wonppa ayo lndngin soo unnie..:D

    Seru n’ daebak bngt thor..!!😀
    😉

  6. ceritanya bagus deh🙂
    tapi boleh kasi kritik dikit ya?
    gini masalah gol. darah
    kalau ortunya B kemungkinan anaknya B atau O
    gak mngkin AB, kan ga ada alel A di gol. darah B
    itu aja sih.
    makasi

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s