Nae Namja Part 11

juju

annyeong😀 hyejoong balik lagi…

hyejoong kali ini lanjutin ff nae namja yang sempet terbengkalai

mianhae buat reader yang sudah nungguin lanjutannya😦

Title : Nae Namja

Auhtor : Hyejoong

Genre : Romance, Friendship

Cast :

Choi Sooyoung

Choi Siwon

Stella Kim

Shim Changmin

Siwon POV

Sudah beberapa minggu semenjak aku dan Sooyoung putus, ternyata yang dikatakan Sooyoung benar. Dia dan Changmin memang berpacaran, aku sering melihat mereka pergi bersama.

Sebenarnya hatiku sakit melihatnya karena sampai sekarang aku masih menyukai Sooyoung. Tapi tidak mungkin aku memaksanya untuk tetap bersamaku sementara aku sendiri sudah bertunangan.

Aku menepikan mobilku di depan Coffe shop, tidak ada salahnya jika aku makan dulu.

Aku menatap sekeliling Coffe shop ini, ternyata sangat ramai. Benar saja inikan sudah memasuki waktu makan siang. Walaupun namanya Coffe Shop, tapi tempat ini tidak hanya menjual Coffe. Di sini beberapa jenis makanan juga tersedia.

pandanganku berkeliling mencari tempat kosong dan beruntung aku karena masih mendapatkan kursi kosong di pojok ruangan.

Akhirnya akupun duduk di kursi ini, setelah memesan makanan pada pelayan aku mengedarkan pandangan keseluruh ruangan. Tiba-tiba pandanganku berhenti pada seorang Namja paruh baya yang sangat aku kenal ‘Appa’.

“Sedang apa Appa di sini?” batinku.

Aku melihat Appa sedang bicara dengan seorang Namja yang seumuran dengannya. Spertinya teman Appa. Samar-samar aku mendengar apa yang mereka bicarakan karena tempat mereka kini hanya berjarak satu meja dari tempatku saat ini.

**Nae Namja**

Author POV

Di sebuah Cafe terdapat dua orang Namja paruh baya yang sedang duduk satu meja dengan pembicaraan serius di antara mereka.

“Annyeong… bagaimana kabarmu? Apa kau senang dengan kehidupanmu saat ini?” tanya Namja satunya yang bernama Choi Kiho.

“Ne.. aku bahagia dengan kehidupanku, aku memiliki dua orang putri dan seorang istri yang aku cintai” ucap Choi Jungnam yang merupakan Namja satunya lagi.

“Ada apa kau memintaku bertemu?” tanya Choi Kiho langsung terlihat sudah tidak sabar.

“Apa kau tahu dengan hubungan anak-anak kita?” tanya Choi Jungnam.

“Maksudmu Siwon dan putrimu itu?” tanya Kiho.

“Ne kau benar” jawab Jungnam.

“Ne aku tahu.. dan aku rasa mereka sudah tidak berhubungan karena aku sudah menunangkan Siwon dengan Yeoja lain” jawab Kiho mantap.

“Bagaimana dengan anakmu? Apa dia menyetujuinya?” tanya Jungnam terkejut.

“Dia tidak bisa menolaknya” jawab Kiho cepat.

“Jadi kau memaksa putramu untuk bertunangan?” tanya Jungnam.

“Itu bukan urusanmu” ucap Kiho tegas.

“Tentu saja ini urusanku juga, hal ini menyangkut putriku Sooyoung. Aku tahu dia sangat menyukai Siwon dan aku tidak tahu bagaimana perasaannya saat mengetahui Siwon sudah bertunangan” jawab Jungnam.

“Sebenarnya apa yang kau inginkan?” tanya Kiho gusar.

“Aku tahu kau pasti tidak menyukai hubungan anak-anak kita karena masalah kita dulu, tapi aku mohon jangan sangkutkan hal itu dengan keadaan saat ini. Biarlah anak-anak kita bahagia” jawab Jungnam.

“Kau ingin aku merestui hubungan mereka setelah apa yang kau lakukan pada adikku dulu? Tidak akan” jawab Kiho cepat.

“Kiho ah.. aku mohon, aku memang bersalah dan aku menyesal tapi anakku tidak bersalah dia tidak mengetahui apa-apa” ucap Jungnam.

“Aku tidak akan membiarkan anakku bersama dengan anak orang yang telah membuat adikku meninggal kau tahu itu” ucap Kiho kemudian berdiri dari kursinya dan segera pergi meninggalkan Jungnam yang masih terduduk di kursinya.

Flashback

“Minju ah… bangunlah” ucap Jungnam dengan tangisnya.

“Jeball… jangan pergi seperti ini” ucapnya merosot ke lantai kamar rumah sakit.

“Yak.. apa yang sudah kau lakukan pada dongsaengku?” ucap Kiho yang baru datang dan melihat adiknya yang terbaring di atas kasur rumah sakit dengan wajah yang sangat pucat.

“Kiho ah, mianhae” ucap Jungnam lemah.

“Apa yang kau lakukan?” ucap Kiho frustasi.

Jungnam hanya diam tidak mampu untuk berkata-kata saat ini, hingga seorang perawat masuk dan menutupi seluruh tubuh Minju dengan kain putih.

“Suster… adikku belum meninggal” ucap Kiho histeris melihat adikknya.

“Mianhae agashi” ucap suster itu kemudian keluar dari ruangan.

“Choi Jungnam… apa yang kau lakukan pada adikku? Kau membunuhnya?” ucap Kiho tajam dengan menarik kerah baju Jungnam.

“Mianhae ini semua salahku, dia mencoba menyelamatkanku saat melihat mobil yang mendekat ke arahku ketika aku akan mengejar Soohee” ucap Jungnam.

“Kau tau kan, kalau Minju menyukaimu? Tapi kenapa kau malah mengejar Soohee hah? Kau tidak hanya menyakitinya, tapi kini kau juga yang telah membuatnya meninggal… pergilah!! Aku tidak ingin melihat wajahmu lagi, mulai sekarang kau bukan temanku lagi.. aku sangat membencimu” ucap Kiho marah.

Flashback end

**Nae Namja**

Sooyoung POV

Baru saja aku menemui manajerku untuk membicarakan jadwalku minggu ini, sepertinya minggu ini aku bisa bersantai karena jadwalku yang tidak begitu padat.

“Noona…” aku mendengar seseorang memanggilku saat aku sedang berjalan di lobi dan akan keluar dari kantor.

Aku berbalik dan melihat Minho yang sedang berjalan ke arahku dengan Sulli di sampingnya.

“Annyeong Eonni” ucap Sulli padaku ketika mereka sudah berdiri di depanku.

“Ne.. annyeong” jawabku tersenyum padanya. Setelah itu aku tersenyum menggoda pada Minho yang berdiri di samping Sulli.

“Noona… kau akan pergi kemana?” tanya Minho mengabaikan senyumanku yang bermaksud menggodanya.

“Ah itu… aku baru saja akan pulang sebelum kau memanggilku” jawabku.

“Noona.. kami akan makan siang, kau mau makan bersama kami?” tanyanya.

“Tentu.. aku juga sudah lapar, apa kau mau mentraktirku kali ini?” tanyaku.

“Ne Noona.. aku akan mentraktirmu kali ini” jawabnya senang.

“Sepertinya aku melewatkan sesuatu” ucapku menatap Minho dan Sulli bergantian.

“Aniya Noona… ayo kita berangkat” ucap Minho cepat.

Kamipun pergi ke sebuah restoran dengan menaiki mobil Minho, sesampainya di sana kami langsung memesan makanan.

“Oppa… Eonni, mianhae..! aku lupa jika ada janji dengan Krystal, dia sudah menungguku sekarang” ucap Sulli ketika kami sedang bercakap-cakap menunggu pesanan makanan kami datang.

“Ne… gwenchana, jadi kau akan pergi sekarang?” tanyaku.

“Ne.. Eonni, Oppa mianhae kau sudah membayar makananku tapi aku tidak jadi memakannya” jawab Sulli menyesal.

“Ne.. gwenchana, kau tenang saja.. masih ada Sooyoung Noona yang akan menghabiskan makananmu nanti” jawab Minho yang langsung mendapat jitakan dariku.

“Auww.. Appo Noona” ucapku mengelus kepalaku yang dijitak olehnya.

“Oppa.. Eonni mianhae, aku harus pergi sekarang” ucap Sulli sebelum meninggalkan kami.

“Noona… aku mendengar beritamu dengan Changmin Oppa” ucap Minho setelah Sulli sudah pergi.

“Ne..” jawabku pelan.

“Lalu bagaimana dengan hubunganmu dan Siwon Oppa? Apa kalian baik-baik saja?” tanya Minho.

“Kami sudah berakhir Minho ah” jawabku lirih.

“Noona.. bagaimana bisa? Apa gossip itu benar?” tanya Minho terkejut dengan jawabanku.

“Aniya..” jawabku kemudian akupun menceritakan semuanya pada Minho.

“Noona… kau harus sabar, aku akan selalu mendukungmu” ucap Minho prihatin.

“Ne.. gomawo” jawabku.

**Nae Namja**

Siwon POV

Aku melajukan mobilku, pikiranku tengah kacau kini. Aku tidak percaya dengan apa yang aku dengar di Cafe tadi.

Ternyata Appa mengenal Appa Sooyoung, dan Appa tidak menyukai hubunganku dengan Sooyoung karena hubungan Appa dan Appa Sooyoung yang buruk.

“Jadi karena itu, Appa mengorbankan perasaanku”

Aku harus bertanya pada Appa tentang hal ini, aku harus mengetahui sebenarnya ada hubungan apa diantara Appa dan Appa Sooyoung.

Aku mendengar Appa mengatakan bahwa Appa Sooyounglah yang membuat Imo meninggal, apa yang sebenarnya terjadi.

Sooyoung POV

Setelah makan bersama Minho tadi, aku menyuruh Minho untuk mengantarku ke kantor karena mobilku berada di sana.

Kini aku sudah berada di dalam mobilku dan sedang dalam perjalanan menuju rumah orangtuaku. Aku sangat merindukan Eomma dan Appa, aku ingin mengunjunginya kini.

Setelah setengah jam mengemudi akhirnya aku sampai di halaman depan rumahku, aku langsung memarkirkan mobilku di garasi rumah.

“Eomma… aku pulang” ucapku mengetuk pintu rumah.

“Youngie…” ucap Eomma ketika membukakan pintu.

“Ne.. Eomma bogoshippo” ucapku memeluk Eomma.

“Ayo masuklah” ucap Eomma menarikku memasuki rumah.

“Eomma.. Appa belum pulang kerja?” tanyaku saat melihat keadaan rumah yang sepi.

“Belum, mungkin sebentar lagi Appamu pulang” ucap Eomma.

“Yeobo.. aku pulang” aku mendengar suara Appa memasuki rumah.

“Appa..” ucapku berlari menghampirinya dan kemudian memeluknya.

“Ya… Appamu tidak bisa bernafas” ucap Eomma melihatku.

“Ne..” jawabku kemudian melepaskan pelukanku.

“Appa bogoshippo” ucapku. Entah mengapa aku sangat merindukan Appaku saat ini.

“Nado..” jawab Appa.

“Youngie… gwenchanayo?” tanya Appaku, kenapa tiba-tiba Appa menanyakan keadaanku.

“Ne Appa, nan gwenchana. Wae? Kenapa Appa tiba-tiba bertanya begitu?” tanyaku bingung.

“Tidak apa-apa, Appa hanya ingin bertanya” jawab Appa.

“Youngie.. bagaimana dengan Namjachingumu, Si.. Siwon? Kapan kau akan mengajaknya kemari?” tiba-tiba Eomma bertanya padaku. Aku bingung harus menjawab apa.

“Eh itu… sepertinya tidak mungkin Eomma” jawabku.

“Wae? Apa kau ada bertengkar dengannya?” tanya Eomma.

“Aniya Eomma” jawabku.

“Yeobo… sudahlah jangan bertanya lagi pada Sooyoung” ucap Appa menyelamatkanku.

**Nae Namja**

Author POV

Member SNSD kini tengah berkumpul di dorm kecuali Sooyoung yang sedang berada di rumah orang tuanya.

“Sooyoungie kemana?” tanya Yuri mencari keberadaan Sooyoung.

“Soo Eonni bilang dia pergi ke rumah orangtuanya” jawab Seohyun mengingat pesan dari Sooyoung tadi.

“Aissh… sayang sekali padahal aku punya berita menarik” ucap Yuri.

“Apa itu?” tanya Tiffany penasaran.

“Stella sudah bertunangan” ucap Yuri antusias.

“Jinja? Ah aku  jadi iri padanya” ucap Yoona.

“Dengan siapa dia bertunangan?” tanya Taeyeon kini.

“Aku juga tidak tau, tapi dia bilang padaku dia sudah bertunangan dan memamerkan cincin pertunangannya padaku” jawab Yuri.

“Sooyoung harus tahu ini, dia pasti akan sangat senang sekalgus iri pada Stella” ucap Hyoyeon.

Jessica hanya diam di tengah percakapan para membernya ini, dia bingung apa seharusnya dia memberitahu mereka saja supaya tidak mengungkit hal ini lagi di depan Sooyoung.

“Aku tau Stella bertunangan dengan siapa” ucap Jessica akhirnya.

“Jinja? Katakan siapa?” ucap Sunny mendesak.

“Siwon Oppa” jawab Jessica.

“Mwo? Kau jangan bercanda Sica ah” jawab Taeyeon.

“Aniya… aku tidak sedang bercanda” jawab Jessica lalu menceritakan semua yang dikatakan Sooyoung padanya.

“Ne? Benarkah begitu? Kasihan sekali Soo Eonni” ucap Seohyun sedih.

“Aku tidak menyangka jika akan seperti ini, ternyata Stella masih menyukai Siwon Oppa sampai sekarang” ucap Yuri.

“Jadi hubungan Soo Eonni dan Siwon Oppa sudah berakhir?” tanya Yoona pada Jessica.

“Ne.. kau benar” jawab Jessica.

“Oleh karena itu, aku mohon pada kalian jangan mengungkit hal ini di depan Sooyoung, kalian pasti tahu bagaimana perasaannya” ucap Jessica.

“Kau benar Sica… aku kasihan sekali pada Sooyoung” lanjut Taeyeon.

**Nae Namja**

Siwon POV

“Eomma apakah Appa sudah pulang?” tanyaku pada Eomma yang sedang sibuk di dapur menyiapkan makan malam.

“Ne, Appamu sekarang di ruang kerjanya” jawab Eomma.

“Gomawo Eomma” ucapku kemudian meninggalkan Eomma dan menuju ruang kerja Appa.

Aku menarik kenop pintunya perlahan ternyata tidak dikunci, aku langsung masuk ke dalam dan menemui Appa yang sedang duduk di kursi kerjanya.

“Appa.. aku perlu bicara dengan Appa, ada hal yang ingin aku tanyakan” ucapku pada Appa.

“Katakan saja” jawab Appa.

“Ini tentang Appa dan Appanya Sooyoung, sebenarnya ada hubungan apa di antara kalian?” tanyaku langsung.

“Ne? Apa yang kau tanyakan? Aku tidak mengenal Appanya Sooyoung” jawab Appa berbohong.

“Appa jangan berbohong, aku tau Appa pasti mempunyai hubungan dengan Appanya Sooyoung dan itu sebabnya Appa melarangku untuk berpacaran dengan Sooyoung” ucapku.

“Yak.. apa yang kau bicarakan?” ucap Appa keras.

“Aku hanya ingin tahu Appa, dan alasan kenapa kau melarangku bersama Sooyoung” ucapku lebih pelan dari sebelumnya.

“Keluarlah, dari ruang kerjaku… aku sibuk” ucap Appa menyuruhku keluar.

“Appa… pasti tidak akan mau memberitahuku” batinku.

Tiba-tiba terlintas di pikiranku untuk menanyakan hal ini pada Appa Sooyoung.

**Nae Namja**

Author POV

Sooyoung dan Changmin kini tengah berjalan di loby kantor dengan sesekali tertawa karena obrolan mereka. Tanpa mereka sadari Siwon sedang memandang mereka sendu, hatinya miris melihat pemandangan di depannya.

Selain itu seorang Namja kini juga tengah memperhatikan mereka dengan tampang bersalah.

Dengan mantap Siwon berjalan menghampiri Sooyoung dan Changmin. “Soo… aku perlu bicara denganmu” ucap Siwon menghentikan langkah Sooyoung dan Changmin.

Sooyoung sangat bingung, apa yang harus dia lakukan. “Ap.. apa yang ingin kau bicarakan?” tanya Sooyoung, suaranya terdengar bergetar.

“Tidak di sini, aku hanya ingin bicara denganmu.. hanya kita berdua” jawab Siwon lalu menarik tangan Sooyoung namun dihentikan oleh Changmin yang juga menarik tangan Sooyoung yang satunya.

“Oppa.. biarkan saja” jawab Sooyoung pada Changmin dan Changmin akhirnya membiarkan Sooyoung ditarik oleh Siwon.

Siwon melepaskan tangan Sooyoung ketika mereka sudah berada di taman kantor.

“Apa yang ingin kau bicarakan?” tanya Sooyoung tidak sabar.

“Aku.. aku ingin bertemu dengan Appamu, ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padanya. Apa kau mau menemaniku bertemu dengan Appamu?” tanya Siwon ragu.

“Mwo? Appa?  Apa yang ingin kau tanyakan padanya?” tanya Sooyoung.

“Aku akan meberitahu padamu nanti setelah aku bertemu dengan Appamu” jawab Siwon. Sooyoung hanya diam terlihat sedang berpikir.

“Aku mohon Soo.. ini sangat penting” ucap Siwon memohon.

“Baiklah..” jawab Sooyoung kemudian.

**Nae Namja**

Author POV

Sesuai janji Sooyoung tadi, kini Sooyoung dan Siwon sedang dalam perjalanan menuju rumah Sooyoung.

Mereka hanya diam selama perjalanan dengan suasana canggung menyelimuti mereka.

“Soo..” ucap Siwon memecahkan keheningan di antara mereka.

“Ne..” jawab Sooyoung.

“Apa kau bahagia sekarang? Apa kau bahagia bersama dengan Changmin?” tanya Siwon lirih.

“Te.. tentu saja” jawab Sooyoung cepat.

“Benarkah?” ucap Siwon kecewa

“Sebaiknya kita jangan membahas ini” jawab Sooyoung kemudian.

Sooyoung POV

Pertanyaan Siwon Oppa tadi benar-benar membuatku sedih, aku terpaksa berbohong padanya.

Aku ingin saat ini, kami segera sampai di rumahku. Aku tidak kuat berlama-lama dengan Siwon Oppa.

Aku takut pertahananku akan runtuh dan aku akan menangis di depannya. Tidak akan, aku harus terlihat kuat di depannya.

Aku tidak ingin dia kasihan terhadapku dan kemudian meninggalkan Stella.

Akhirnya mobil yang kami naiki sampai di depan rumahku, dan aku langsung mempersilakannya masuk.

“Aigoo… Youngie, kau membawa namjachingumu kemari?” ucap Eomma senang saat melihat aku bersama dengan Siwon Oppa.

“Aniya Eomma” jawabku cepat.

“Ne? Apa kau Choi Siwon?” tanya Eomma pada Siwon Oppa.

“Ne..” jawab Siwon Oppa bingung.

“Ternyata benar… masuklah Siwon ah” ucap Eomma senang. Aku hanya menghela nafas pasrah bersiap untuk menjelaskan semuanya pada Siwon Oppa nanti.

“Eomma… apa Appa sudah pulang?” tanyaku.

“Belum.. mungkin sebentar lagi” jawab Eomma.

Aku mendengar suara mobil Appa tida di garasi rumah, aku segera keluar dan menyambut Appa. Sedangkan Eomma tengah berbincang dengan Siwon Oppa.

“Appa..” panggilku.

“Ne.. kau mampir ke rumah lagi?” tanya Appa.

“Aku tadi menemani Siwon Oppa, dia ingin bertemu dengan Appa. Katanya ada yang ingin dia sampaikan” ucapku langsung.

“Siwon?” tanya Appa.

“Ne.. Choi Siwon, Appa tau kan” ucapku.

“Ne.. Appa tau” jawab Appa kemudian kami masuk ke dalam rumah.

**Nae Namja**

Siwon POV

Aku kini sedang berada di dalam ruangan kerja Appa Sooyoung, Appanya Sooyoung menyuruhku untuk berbicara di ruang kerjanya saja.

“Ada apa? Aku dengar dari Sooyoung kau ingin bertanya sesuatu padaku, apa itu?” tanya Appa Sooyoung.

“Begini.. ajushi, ini mengenai Appa. Apa Ajushi mengenal Appaku?” tanyaku langsung.

“Aku sengaja bertanya pada Ajushi karena aku pernah melihat Appa dan Ajushi berbicara, Appa tidak ingin memberitahuku. Jadi aku mohon ajushi tolong beritahu aku” ucapku lagi.

Aku melihat Appa Sooyoung menghela nafasnya dalam kemudian mulai berbicara.

“Aku rasa harus memberitahu ini padamu, aku dan Appamu dulu berteman tapi kemudian Appamu sangat membenciku karena dia menganggap akulah yang telah menyebabkan Imo mu meninggal. Dan akupun sangat menyesal dengan hal itu” ucap Appa Sooyoung.

“Tapi bagaimana bisa Imo meninggal karena ajushi?” tanyaku tidak mengerti.

Akhirnya Appanya Sooyoung pun menceritakan semuanya padaku, mengenai hubungannya dan juga Imo. Ternyata dulu Imo menyukai Appa Sooyoung namun Appa Sooyoung hanya menganggapnya sebagai yeodongsaengnya karena Appanya Sooyoung juga sudah mempunyai kekasih saat itu yaitu Eommanya Sooyoung. Selain itu ajushi juga menceritakan padaku bagaimana Imo bisa meninggal.

“Aku tau bagaimana perasaan Appamu, dia pantas membenciku” ucap Appa Sooyoung.

“Tapi ajushi.. itu semua bukan sepenuhnya salah ajushi. Bukan salah ajushi jika tidak bisa mencintai Imo, kita tidak bisa memaksakan perasaan” jawabku setelah lama terdiam.

“Mianhae Siwon ah.. gara-gara hubungan kami, kau dan Sooyoung harus berpisah” ucap ajushi yang membuatku terkejut, bagaimana dia bisa tau.

“Aku mengetahuinya Siwon ah, mianhae gara-gara aku Appamu juga membenci Sooyoung dan tidak mengijinkan kalian bersama” lanjutnya.

“Apa kau masih mencintai putriku?” tanyanya dan aku mengangguk mantap.

“Bagaimana dengan yeoja yang bertunanangan denganmu?” tanyanya.

“Aku tidak mencintainya” jawabku.

“Lalu bagaimana dengan Sooyoung, apa dia mengetahui kau telah bertunangan?” tanya Appa Sooyoung lagi.

“Ne.. dia mengetahuinya, dan aku sangat menyesali itu” jawabku.

Tbc…

12 thoughts on “Nae Namja Part 11

  1. halo thoor hehehe
    aku udah baca part 1-10 tapi komen disini aja gapapa yaa hehehehe
    btw thor menurut aku sebenernya ini udah bagus, cuma kurang nyentuh aja. jadi mmmm feelnya belum dapet, mungkin diksinya perlu diperbaiki lagi, menurutku aja sih, maaf kalo gimana-gimana hehe
    ceritanya bagus tapi thor sumpaaahhh
    yaaa tinggal itu aja, diksinya, biar kerasa feelnya gitu thor hehehe
    saran dan kritik aku itu aja sih thor buat ff ini, good luck^^

Leave a Reply (Comment yah)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s